Headlines News :
Home » » KPK Pinta Didik Arianto segera Menahan Wako Dumai dan Bupati Bengkalis Tersangka Korupsi

KPK Pinta Didik Arianto segera Menahan Wako Dumai dan Bupati Bengkalis Tersangka Korupsi

Written By HARIANBERANTAS on Tuesday, July 23, 2019 | 11:36:00 AM

HARIANBERANTAS, BENGKALIS- Banyaknya kepala daerah yang tersangkut korupsi setidaknya menunjukkan terjadi krisis pemimpin yang berintegritas di daerah. Ironisnya, banyak di antara kepala daerah yang ditangkap KPK tersebut pernah menandatangani pakta integritas atau menyatakan tidak akan melakukan korupsi ketika menjabat.

Belum ditahannya hingga kini dua kepala daerah di Riau meski sudah ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi tanda tanya . Pasalnya Wali Kota Dumai Zulkifli Adnan Singkah dan Bupati Kabupaten Bengkalis Amril Mukminin hingga kini belum ditahan oleh lembaga anti rasuah.

Ini menjadi hal aneh dalam penanganan pemberantasan Korupsi yang kami ketahui selama ini KPK bergerak begitu gesit. Namun korupsi di Riau, Komisi Pemberantasan Korupsi seakan tidak bertaji.

Kami minta KPK RI untuk melakukan penahanan terhadap kedua kepala daerah di Riau yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perbuatan tindak pidana korupsi. 

Apa lagi korupsi di Kabupaten Bengkalis yang selama ini dijuluki Negeri kaya Raya itu di Riau, AM selaku Bupati Bengkalis diduga banyak terlibat kasus Korupsi, terang Didit Arianto.

Bupati, Amril Mukminin kata Didit Arianto, masuk dalam daftar salah seorang anggota DPRD Kabupaten Bengkalis diduga menikmati uang haram yang mengalir ke Panitia Khusus (Pansus) DPRD Bengkalis pada 2012 guna memuluskan pengesahan Perda Penyertaan Modal Pemkab Bengkalis ke PT BLJ sebesar Rp300 miliar.

Hal itu terungkap Kamis, (28/6/2018) dalam persidangan di Pengadilan Negeri Pekanbaru, korupsi dana bansos Bengkalis tahun 2012 senilai Rp. 272 miliar, Amril Mukminin diduga sebagai salah satu pihak penerima sejumlah uang hasil dari korupsi dana bansos, hingga penetapan tersangka oleh KPK pada Kamis 16 Mei 2019 terkait suap sebesar 5,6 milyar

Koordinator, Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat anti Korupsi Riau, Didik Arianto itu menyebutkan, berdasarkan catatan hitam yang semuanya bermuara pada Korupsi, hingga penetapan tersangka oleh KPK, tentu bagi orang yang berakal sehat dari rentetan berbagai kasus diduga ada keterlibatan AM selaku Bupati Bengkalis saat ini, sudah sewajibnya dilakukan penahanan

Kami apresiasi atas kinerja KPK dalam penanganan Korupsi, tapi kami juga menyesalkan serta mengkritisi kinerja KPK di Riau, yang menurut hemat kami adanya  dugaan proses hukum yang tebang pilih dalam penanganan kasus Korupsi di Riau utamanya di Kabupaten Bengkalis, kata Didit.

Alasan kami cukup sederhana, dimana kami menilai KPK dalam penanganan kasus Korupsi di Kabupaten Bengkalis terlihat janggal. Kami  mendugga KPK memberikan perlakukan istimewa terhadap para koruptor di Kabupaten Bengkalis, buktinya pada 01 Juni 2018 terjadi penggledahan rumah dinas Bupati Bengkalis oleh tim penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi.

Atas penggledahan dalam rumah dinas Bupati Bengkalis tersebut, dihasilkan penyitaan uang sebesar Rp1,9 miliar yang menurut keterangan KPK uang sitaan tersebut merupakan uang hasil kejahatan namun hingga detik ini tidak ada satupun penjahatnya disentuh sebagai tersangka.

Ini menjadi preseden buruk dalam pemberantasan Korupsi yang pernah ditangani oleh KPK, sehingga wajar muncul sepekulasi dugaan di masyarakat ada perlakuan istimewa proses tebang pilih  terkait korupsi di Riau khususnya Bengkalis.

Untuk itu tegas Didik Arianto, kami dari AMMAN (Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Anti Korupsi) Riau, punya rencana berangkat ke Jakarta untuk mempertanyakan status hukum Bupati Bengkalis, Amril Mukminin ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Oleh sebab itu, kami meminta segenap lapisan masyarakat Riau memberikan sport  dukungan moril dalam mempertanyakan proses penanganan korupsi di Riau yang diduga terjadi tebang pilih, pinta koordinator, Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat anti Korupsi (AMMAN) Korupsi Riau, Didik Arianto ***(Isnadi)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas