Headlines News :
Home » » Karyawan Mogok Kerja, Willy Sirait : Diduga Staff PT. SRK Terlibat

Karyawan Mogok Kerja, Willy Sirait : Diduga Staff PT. SRK Terlibat

Written By HARIANBERANTAS on Saturday, July 27, 2019 | 10:38:00 AM

HARIANBERANTAS, INHU- Aksi mogok kerja yang dilakukan para tenaga kerja PT Sawit Raya Kencana (PT. SRK), Jumat (26/7) menuntut status pasca perubahan kepemilikan saham PT. SRK kepada PT Mentari Group (PT. MG) menjadi pembahasan serius bagi Top Management khususnya General Manager (GM) PT. MG regional Riau.

GM PT. MG regional Riau, Willy Sirait sangat menyesalkan aksi mogok kerja yang dilakukan para tenaga kerja. Willy menduga bahwa aksi tersebut dimotori oleh Staff dan pimpinan kebun PT. SRK. Dampak dari aksi mogok kerja itu tidak saja hanya merugikan perusahan tapi turut merugikan bagi koperasi mitra perusahaan, "ucapnya kepada awak media, Jumat (26/7).

Willy membantah bahwa aksi mogok kerja tersebut terjadi bukan di areal kebun SRK-KCE Kecamatan  Peranap melainkan di areal kebun SRK-STE Kecamatan Rakit Kulim Kabupaten Indragiri Hulu. Dirinya mencontohkan, kerugian perusahaan akibat aksi mogok kerja antara lain ; mengganggu rotasi perawatan kebun dan produksi tandan buah sawit. Sekarang ini banyak buah terlambat panen. Bahkan restan karena belum diangkut, "sebut warga kelahiran Medan itu.

Anehnya, kata Willy, aksi mogok kerja yang diduga didalangi Staff dengan alasan menuntut status pekerja pasca akuisisi saham dari PT. SRK kepada PT. MG justru tidak pernah memberitahukan rencana mogok kerja kepada management PT. MG. Tapi hanya memberitahukan kepada Disnaker Kab. Inhu di Pematang Reba.

Namun demikian, kata Willy, mediasi tentang status dan legalitas para tenaga kerja akan diselesaikan paling lambat selasa pekan depan. Besok juga ada rapat antara petani dengan perusahaan.

Terpisah Wakil Ketua Koperasi Kuantan Tenang Makmur, Dul Harsono alias Bujang ikut mengecam aksi mogok kerja buruh kebun PT SRK-STE.  "Kami anggota koperasi selaku mitra kerja perusahaan sebanyak 131 KK merasa dirugikan. Sebab hasil panen menurun dan TBS pun banyak restan yang belum diangkut dan dikhawatirkan membusuk, "sesal Bujang, via seluler.

Diketahui, Kadisnaker Pemkab Inhu Endang Muliyanto membenarkan menerima surat pemberitahuan aksi mogok dari Estate Manager kebun PT.SRK, Baharudin Gurning dan Askep kebun Agus Suryoko.

Surat pemberitahuan aksi mogok tersebut menuntut hak dan kewajiban perusahan pasca akuisisi saham. (Lamhot Manurung).
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas