Headlines News :
Home » » Anggaran Publikasi Media Kabupaten Kepulauan Meranti Akan Disedekah PWRI-B ke Kabag Kominfo

Anggaran Publikasi Media Kabupaten Kepulauan Meranti Akan Disedekah PWRI-B ke Kabag Kominfo

Written By HARIANBERANTAS on Thursday, July 18, 2019 | 6:09:00 AM

HARIANBERANTAS, MERANTI- Kebijakan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Kabag Kominfo dalam mengelola anggaran biaya publikasi media, dinilai merendahkan wartawan. Hal ini sontak berbuah polemik dan menjadi perbincangan hangat antara wartawan di group Agenda dan Rilis Humas Pro Meranti. 
Illustrasi

Pasalnya kebijakan yang dikeluarkan Kabag Kominfo dalam kontrak kerjasama dengan media selalu mengalami perubahan serta menggunakan sistem yang berbelit-belit tanpa dasar hukum yang jelas.

Sejumlah pihak menduga kebijakan ini dianggap perbuatan yang semena-mena serta sengaja dilakukan guna mempersempit ruang gerak Wartawan dalam melakukan kontrak kerjasama dalam bentuk berita advertorial dan lain sebagainya. 

Hal ini disampaikan Ketua DPC Persatuan Wartawan Republik Indinesia-Bersatu (PWRI-B) Kabupaten Kepulauan Meranti kepada Indonesia Berita tentang dana publikasi media yang dinilai terlalu merendahkan profesi rekan-rekan Pers, Rabu (17/7/19). 

“Pengelolan anggaran publikasi media di Kabupaten Kepulauan Meranti, dinilai terlalu merendahkan profesi rekan-rekan Pers, karena selain angkanya yang cukup minim, ditambah pula aturan kerjasama Advertorial yang terlalu berbelit belit tanpa ada dasar hukum yang jelas. Tindakan yang semena-mena ini dilakukan oleh Kabag Kominfo,” kesal Fadli. 

Dengan tegas Fadli mengatakan, akan menolak kontrak kerjasama dengan Pemda dan akan menghibahkan alokasi dana yang diperuntukkan kepada Kabag Kominfo. “Kalau begini cara kinerja dari Kabag Kominfo, kita akan minta surat pernyataan dari seluruh wartawan yang tergabung di PWRI-B untuk menolak kontrak kerjasama, dan alokasi dana yang dianggarkan untuk media akan kita hibahkan kepribadi Kabag Kominfo. 

Bila kita terima angka kerja sama Advertorial yang sangat minim itu lanjut Fadli, tak ubahnya menginjak harga diri kita sebagai insan Pers. 

Pimpinan organisasi Wartawan nasional ini mengatakan, akan melakukan kordinasi ke Bagian Hukum Pemda Meranti terkait penghibahan dana advetorial tersebut. “Nantinya kita juga akan melakukan koordinasi ke bagian hukum, apakah ada payung hukumnya atau tidak, jikalau alokasi advertorial wartawan dihibahkan ke pribadi Kabag kominfo, ini bertujuan agar tidak ada temuan BPK nantinya,” sindir Fadli. 

Lebih lanjut Fadli mengatakan, para wartawan di Meranti sudah melakukan tugasnya dengan baik yaitu dengan berkonstribusi untuk daerah dalam bentuk pemberitaan. 

“Kita sudah berkontribusi untuk daerah ini, semua kegiatan daerah ini kita publikasi, supaya orang luar tau kita. Tanpa campur tangan media, suatu daerah tidak akan besar. Apa mungkin kita dihargai dengan angka segitu, pikirlah, kasian rekan-rekan kita yang berkerja untuk membangun daerah ini melalui tulisan. Hargailah profesi mereka,” tutup Fadli. 

Hingga berita ini naik, Kabag Kominfo, maupun Bupati Kepulauan Meranti belum dimintai keterangan Pers, karena via seluler kedua pejabat tersebut saat dihubungi Harian Berantas, tak aktif. ***(rls/red)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas