Headlines News :
Home » » Sejumlah Proyek di Desa Sawojajar Diduga Siluman Dan di Kerjakan Asal Jadi

Sejumlah Proyek di Desa Sawojajar Diduga Siluman Dan di Kerjakan Asal Jadi

Written By HARIANBERANTAS on Tuesday, June 25, 2019 | 5:42:00 PM

HARIANBERANTAS, LAMPUNG UTARA- Sejumlah proyek di Kabupaten Lampung Utara, diduga siluman dan di kerjakan asal jadi. Pasalnya, proyek proyek tersebut tanpa. Plang papan informasi kepada khalayak umum untuk diketahui dinas apa yang mengelola, siapa kontraktor pelaksana, dan berapa jumlah Anggaran nya,  sehingga masyarakat mudah mengawasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Namun, hal ini tidak terlihat di lokasi seakan akan pelaksanaan proyek ini tanpa tuan (Siluman). 
Beginilah cara pemasangan batu proyek Talud tanpa plang alias Siluman.

Proyek siluman ini banyak ditemukan diberbagai sudut kota dan pelosok di Kabupaten Lampung Utara, seperti halnya pengerjaan proyek pembuatan Talud yang terletak di Jalan Raya Ketapang RT 05 RW 03  Desa Sawojajar Kec, Kota Bumi utara Kab Lampung Utara, tanpa plang informasi dan pengerjaannya asal jadi.

Pantauan awak media ini dilokasi, plang proyek tidak ditemukan yang harusnya dipasang oleh pihak terkait yang bertanggung jawab / kontraktor pelaksana agar masyarakat mengetahui sumber anggaran, jumlah anggaran dan siapa pelaksanaannya dan mudah mengawasi ya di lapangan. Namun, hal ini tidak dilakukan seakan-akan sengaja mengelabui masyarakat agar jauh dari pengawasan publik.

Akibat tidak diawasi pelaksanaan proyek ini membuat kontraktor pelaksana lebih leluasa melakukan aksinya yang asal jadi demi meraup keuntungan yang lebih besar.

Indikasi dugaan penyimpangan pekerjaan proyek pembangunan talud ini terlihat pada pemasangan batu yang hanya sekedar di tempel dan di dalamnya di isi dengan tanah.

Menurut keterangan para tukang /Pekerjaan, kepada awak media menjelaskan, jika mereka hanya disuruh bekerja oleh seseorang yang cukup di kenal pemain proyek di lingkungan Kabupaten Lampung Utara.

"Kami bekerja di suruh oleh saudara Padil yang rumahnya di gedung Ketapang, kami hanya pekerja dengan upah 70 ribu per-hari untuk tukang dan 50 ribu untuk upah kernek, bahkan ada tukang yang berhenti karena upah pekerjaan tidak sesuai.

.

Sukardi, selaku kepala Dusun menjelaskan,"  Saya memang sebagai kepala dusun lima tapi saya tidak tahu pekerjaan ini ada di karena pihak pemborong itu tidak permisi/memberitahukan kepada kami sebagai pemerintahan setempat.

"Kami berharap, pihak Pemborong agar mengerjakan proyek itu sesuai kontrak dan ketentuan yang berlaku" Katanya


Padil yang disebut sebut sebagai pelaksana proyek siluman itu ketika awak media berusaha meminta konfirmasi dirumahnya tidak membutuhkan hasil, karena sdr. Padil berusaha mengelabui wak media.

"Padil lagi keluar pak. Tidak lama kemudian muncul seorang bidadari dari dalam rumah sambil bertanya "ada perlu apa pak"?" Sementara Padil bergegas masuk kamar untuk menghindari wartawan".

"Padil baru saja keluar" kata bidadari tersebut dengan suara manjanya.

Ketika ditanya masalah pekerjaan proyek di Desa Sawo Jajar. Bidadari itu mengatakan, "itu proyek dari Provinsi  Kalau suami saya (Padil, Red) haya di suruh mengawasi saja. Kalau penanggung jawabnya Sdr. Hatta, dari dinas pekerjaan umum (PU) Provinsi Lampung.

"Hatta banyak kok proyeknya bukan hanya ini saja, seperti proyek di jalan raya negara ratu  tempatnya saya tidak tahu persis. Tambahnya.

Di harapkan kepada pihak terkait dan penegak hukum agar memeriksa pelaksana proyek siluman tersebut agar tidak menjadi penyalahgunaan anggaran dan negara tidak di rugikan.

Pihak Dinas pekerjaan umum  bina marga, hingga berita ini diturunkan belum berhasil dimintai keterangan persnya.(Defriwansyah AWPI)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas