Headlines News :
Home » » Dua Tokoh Jenderal Purnawirawan TNI Dituduh Makar, Menkopolhukam Tegaskan Kivlan dan Soenarko Tetap Diproses

Dua Tokoh Jenderal Purnawirawan TNI Dituduh Makar, Menkopolhukam Tegaskan Kivlan dan Soenarko Tetap Diproses

Written By HARIANBERANTAS on Saturday, June 8, 2019 | 2:07:00 PM

HARIANBERANTAS, JAKARTA- Dugaan makar yang dituduhkan kepada dua tokoh Jenderal Purnawirawan TNI Angkatan Darat ternyata tetap diproses secara hukum.

Demikian ditegaskan Menko Polhukam Wiranto saat menanggapi kasus yang menimpa Jenderal Purnawirawan TNI, Kivlan Zen dan Soenarko. Saat ini, Kivlan Zen dan Soenarko dituding melakukan dugaan makar dan rencana pembunuhan terhadap empat pejabat negara, termasuk salah satunya Wiranto.

“Hukum tidak selesai dengan memaafkan, hukum itu ada aturan- aturannya sendiri,” tegas Wiranto saat berada di rumah dinasnya di Jalan Denpasar Raya, Jakarta pada Rabu (5/6) lalu.

Wiranto kembali menegaskan bahwa hukum biarlah berproses, berjalan secara adil, transparan dan jujur pasalnya didalam negara hukum, proses hukum harus ditegakkan dan setiap pelanggaran harus mendapatkan sanksi yang adil.

“Setiap pelanggaran harus mendapatkan sanksi,” tegasnya.

Sementara itu, tudingan makar yang mensasar dua purwanirawan Jenderal TNI terbaik ini tengah membuat geram Mantan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen (Purn) Johanes Suryo Prabowo. Dia mengaku tidak terima mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko dituding akan melakukan makar. Menurutnya itu sebuah penghinaan.

“Jangan hina kami para purnawirawan dengan makar, kami punya apa? Saat ini persis menjelang 1965. Para ulama ditangkapi, dibunuh dan muncul Dewan Jenderal yang ujungnya para Jenderal Angkatan Darat dibunuh dan dibuang kelubang buaya,” tegas JS Prabowo saat melakukan konferensi Pers di Senopati-08 Hotel Century, Senayan beberapa hari lalu.

Bahkan JS Prabowo menegaskan bahwa tidak ada jenderal berpengalaman sebaik Soenarko bahkan Wiranto sekalipun. Oleh karenanya dia sakit hati dengan tudingan makar itu dan terhadap media terkait penangkapan Soenarko.

“Saya sakit hati dengan pemberitaan soal penangkapan Pak Soenarko. Boleh Pak Soenarko dibilang bersalah tetapi jangan dibilang makar. Jangan mudah menggunakan kata makar, jangan sekali-kali,” tegas JS Prabowo. (Red/Rls/Hen)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas