Headlines News :
Home » » Debu Dikeluhkan Warga Kota Dumai, Izin PT Semen Padang Perlu Diselidiki

Debu Dikeluhkan Warga Kota Dumai, Izin PT Semen Padang Perlu Diselidiki

Written By HARIANBERANTAS on Saturday, June 22, 2019 | 9:25:00 PM


HARIANBERANTAS, DUMAI– Warga Kelurahan Bangsal Aceh Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai, mengeluhkan debu semen yang berterbangan dipemukiman warga, Sabtu (22/06/2019).

Perusahaan PT Semen Padang Bangsal yang berada dikelurahan Aceh tempat penimbunan Semen Padang serta tempat pengepekan dalam bentuk kemasan. Namun aktifitas pembongkaran dari kapal, banyak debu semen beterbangan hingga mencapai dipermukiman rumah warga sekitar.

Menurut keterangan warga masyarakat Bangsal Aceh yang namanya tidak ditulis media menyatakan,setiap ada pembongkaran semen Padang di pelabuhan, sudah dipastikan debu semen banyak bertebangan hingga sampai kerumah kami.

”Tentunya debu semen ini sangat mengganggu aktifitas masyarakat, apalagi mengenai kesehatan anak-anak. Kita tidak pernah keberatan mengenai keberadaan PT Semen Padang itu, tapi kami minta perhatian jangan ada debu-debu lagi” ujar warga Bangsal Aceh berharap.

Lurah Bangsal Aceh, Tamy, saat dikonfirmasi media  membenarkan jika masalah debu semen Padan tersebut, pernah diingatkan, bahkan dikeluhkan kepihak terkait pada Dinas DLH Kota Dumai.

“Masalah debu milik perusahaan Semen Padang ini, sudah pernah kami sampikan ke dinas terkait di DLH Kota Dumai. Bahkan melalui Musrenbang pun sudah kita sampaikan melalui utusan masyarakat. Namun untuk masalah teknis saya tidak bisa banyak menjawab”, ujar Lurah.

Disebut Lurah, memang masyarakat kami ada yang mengeluh terutama keberadaan sekolah atau SD yang berdekatan dengan perusahaan dimaksud. Namun kami tidak mengerti tekhnis izin operasional yang dimiliki perusahaan, oleh karenanya, itu semua merupakan kewenangan dinas PUPR dan PTSP serta DLH, kata Tamy Lurah Bangsal Aceh ini lagi.

Tamy menambahkan, dari kaca mata masyarakat, tentunya ada masyarakat yang terganggu dengan dampak dari operasional perusahaan. tapi ada juga masyarakat yang terbantu dengan adanya perusahaan yang beroperasi diwilayah Bangsal Aceh, karena disamping tenaga kerja, multiply efect di perekonomian pasti ada meski tdk ada jumlah pastinya. Industri memang pisau bermata dua, ada manfaat dan dampak negatif, sebutnya.

”Apakah kami tidak berupaya untuk menyikapi masalah dimaksud ? Tentunya bahkan sejak Lurah sebelum kami pun, sudah banyak berusaha untuk menyampaikan keluhan masyarakat. Namun apa daya, pemerintah Kelurahan sendiri sangat terbatas kewenangannya” ujar Lurah Bangsal Aceh mengakhiri*** (Irf)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas