Headlines News :
Home » » Berantas Korupsi, Kasus Korupsi Dana Subsidi Penebangan Pada Kab Kepulauan TALAUD Telah Di Putuskan Oleh Hakim

Berantas Korupsi, Kasus Korupsi Dana Subsidi Penebangan Pada Kab Kepulauan TALAUD Telah Di Putuskan Oleh Hakim

Written By HARIANBERANTAS on Tuesday, June 18, 2019 | 1:32:00 PM


HARIANBERANTAS, TALAUD - Pada tanggal 13 Mei 2019 pukul 10.37 Wita Majelis Hakim Tipikor pada Pengadilan Negeri manado yang di Ketuai oleh Lukman Bachmid, S.H M.H menjatuhkan vonis 6 tahun penjara dengan denda 200 juta subsidair 4 bulan kurungan dan uang pengganti sebesar 1 miliar rupiah terhadap TERDAKWA H. Mochamad Rusli (direktur PT AERO SUPPORT INTERNATIONAL) dalam perkara korupsi dana subsidi penerbangan tahun 2009-2010 pada Kabupaten Kepuluan Talaud, ada pun pada tanggal 16 Meli 2019 pukul 10.30 Wita Majelis Hakim Tipikor pada Pengadilan Negeri manado yang di Ketuai oleh Lukman Bachmid, S.H M.H Memvonis dua terdakwa lain yaitu Ir. Frans CH. Udang, MBA,MM. (eks Sekda Talaud) dan DR. Jak P. Potoboda, S.Sos,M.Si (Kuasa Pengguna Anggaran pada dinas DPPKAD KAB. KEP. TALAUD) divonis 4 tahun penjara subsidair 4 bulan kurungan dan denda sebesar 200 juta rupiah.

Para terdakwa terbukti melanggar Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU RI No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU RI No 31 Tahun 1999, juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP pidana sehingga menyebabkan Pemda Kabupaten Kepulauan Talaud mengalami kerugian sebesar 1 miliar rupiah .

Dalam dakwaannya Jaksa Penuntut Umum menuntut ketiganya dengan primair Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang – undang Nomor 31 Tahun 1999 Jo Undang – Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Penyalah gunaan dana subsidi penerbangan melibatkan mantan Sekretaris Daerah dan kpa ini sempat terkendala setelah sebelumnya terdakwa Muhammad Rusli yang merupakan Dirut PT. Aero Support Internasional keberadaannya tidak diketahui hingga diterbitkan daftar pencarian orang (DPO) dan menjadi buronan sejak tahun 2014 dan berhasil ditangkap oktober 2018 lalu.

Jaksa Penuntut Umum yang juga menjabat sebagai Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud (Eliston Hasugian S.H) untuk putusan terdakwa H.Mochamad Rusli JPU masih pikir – pikir namun menyatakan banding terhadap putusan terdakwa DR. Jak P. Potoboda, S.Sos,M.Si dan Ir. Frans CH. Udang, MBA.(Melsion)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas