Headlines News :
Home » » PT.AKA Diduga Lecehkan Putusan Mahkamah Agung

PT.AKA Diduga Lecehkan Putusan Mahkamah Agung

Written By HARIANBERANTAS on Saturday, May 25, 2019 | 8:29:00 AM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU-  PT. Anugerah Karya Aslindo diduga lecehkan Mahkamah Agung yang menghukumnya wajib membayar upah atau pesangon hasil keringat karyawannya sendiri, beberapa waktu lalu. 

Mahkamah Agung (MA) mengukuhkan kedua putus badan peradilan hubungan industri Pekanbaru yang menghukum PT AKA yang bergerak di bidang perindustrian Spring Bed untuk segera membayar uang keringan karyawannya bernama Sumarihon Siagian. 

Perkara pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak itu sudah empat tahun bergulir. MA menilai kesewenang-wenangan PT. AKA itu sudah melampaui batas sehingga MA memerintahkannya agar segera membayar seluruh hasil keringat karyawan tersebut. Namun PT. AKA tetap mengabaikan putusan MA tersebut.

Ketua DPD LSM Penjara Kabupaten Kampar, Daniel Gultom, mendesak juru sita Pengadilan Negeri Pekanbaru untuk segera mengesekusi pesangon Sumarihon Siagian dari PT. AKA, Desak ya, Kamis, (23/05/2019) saat dijumpai awak media ini.

Menurutnya, seharusnya pihak pihak PT. AKA yang tidak tidak mematuhi putusan MA itu dapat di kategorikan sebagai pelecehan terhadap badan peradilan di negeri ini.

"Diharapkan kepada pihak pengadilan sesegera mengesekusi putusan MA itu bila tidak mau terus menerus dilecehkan oleh pengusaha ina bobok tersebut" Pintanya.

Perlu diketahui, bergulirnya kasus ini berawal ketika Sumarihon Siagian kedapatan menyimpan rokok yang terlipat didalam dompetnya oleh pihak Security PT.AKA. Lalu personalia PT.AKA dengan arogansinya langsung menyodorkan surat pengunduran diri Sumarihon Siagian. Surat tersebut dibuat sepihak dengan penuh tekanan agar di tanda tangani sebagai modus untuk menggelapkan hak karyawannya sendiri.

Sumarihon Siagian, tidak terima dan memberikan kuasa kepada DPD LSM Penjara, Kabupaten Kampar guna Pengusutan lebih lanjut. Alhasil, selama proses persidangan hingga Kasasi di MA, hukum tetap berpihak kepada Sumarihon Siagian. Namun, putusan itu tidak dihargai oleh PT.AKA.

Atas ketidak dipatuhi putusan MA tersebut, PT.AKA berbelit dengan sejuta alasan. Nanti akan kami diskusikan dulu lagi pak, katanya melalui personalianya bernama Mariani.

Semoga pihak pengadilan tidak membiarkan pengusaha yang tidak patuh terhadap putusan MA yang memiliki kekuatan hukum tetap, dan sesegera mungkin melakukan eksekusi uang pesangon Sumarihon Siagian dari PT.AKA. (Tim).
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas