Headlines News :
Home » » Marahi Wartawan, Kejiwaan Gubernur Riau Perlu Diperiksa

Marahi Wartawan, Kejiwaan Gubernur Riau Perlu Diperiksa

Written By HARIANBERANTAS on Friday, April 26, 2019 | 7:14:00 PM

HARIAN BERANTAS, PEKANBARU- Dilansir sejumlah media, Gubernur Riau H Syamsuar tak berkenan saat dimintai himbauannya kepada masyarakat agar klaim saling kemenangan terkait Pemilihan Presiden (Pilpres) tidak berdampak buruk kepada masyarakat.

Tidak hanya tak berkenan, orang nomor satu di Riau ini bahkan mengeluarkan kata-kata tidak bijak. "Awak Sarjana atau belum. Kalau belum sekolah dulu," kata Syamsuar kepada salah satu awak media, Jumat (26/4/2019).

Ucapan tak santun itu disampaikan Syamsuar saat wartawan Kompas TV Sarwino Ardi bertanya terkait sikapnya pada hasil Pilpres usai Gubri menghadiri ekspos penyitaan 70 kilogram sabu di BNNP Riau.

"Saya heran juga kenapa Pak Gubernur merespon seperti itu, padahal saya hanya meminta beliau sampaikan himbau terkait Pilpres agar masyarakat tenang," keluh Wino.

Tidak hanya itu, mantan Bupati Siak ini bahkan menyebut kepada salah seorang awak media sebagai wartawan bongak, karena pertanyaan tersebut.

"Bongak," cela Syamsuar sebelum masuk mobil. Suaranya didengar jelas sejumlah wartawan yang berada di dekatnya, termasuk riauterkini.com.

Hanya saja untuk celaan bongak itu, Wino mengaku tak mendengar. "Saya tak dengar kalau gubernur sampai bilang seperti itu," tukasnya.

Sebagai data tambahan, Syamsuar layak ditanya seputar Pilpres karena sikap politiknya sangat jelas, yaitu mendukung petahana, Joko Widodo-Ma'ruf Amin. ***(red/mona/)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas