Headlines News :
Home » » Gabungan LSM Desak Polres Nias Segera Tangkap Semua Terduga Pelaku Koruptor

Gabungan LSM Desak Polres Nias Segera Tangkap Semua Terduga Pelaku Koruptor

Written By HARIANBERANTAS on Tuesday, April 23, 2019 | 4:21:00 PM

HARIANBERANTAS, NIAS (SUMUT)-Sekretariak eksekutif pusak anti korupsi dan suap, (paksa) rakyat nias Helpy anus Gea menyampaikan desakan, kepada kepolisian resort Nias untuk segera, menindaklanjuti Yasi gelar perkara, kasus dugaan korupsi.

Penyertaan modal pemkab nias pada PT. Riau Airlines, (RAL) yang di gelar di bagwas sidik ditreskrimsus polda sumut, pada tanggal 24 januari 2018 lalu, tuturnya.

Harapan kita, kepolisian Resort Nias secepatnya menindak lanjuti, rekomendasi dari Bagwassidik Ditreskrimsus poldasu. Dimana kesimpulan podasu, penyidik polres Nias untuk meminta keterangan saksi ahli hukum adminitrasi Negara (AHAN) kata helpy kepada wartawan dalam press release yang dikirim melalui jejeringan sosial whatsapp, senin 19/3/2018. 

Lanjuk Helpy, Rekomemdasi daro poldasu tersebut, suda berjalan hampir dua bulan. Namun hingga sampai sekarang belum ada tanda-tanda tindak lanjutnya, dari penyidik Polres Nias.

 "Tegasnya- saya harap Polres Nias lebih serius lagi menuntaskan kasus ini dan membongkar aktor lain atau tersangka lain, yang terlibat seperti paparan waka polres Nias saat temu prese di Polres Nias, beberapa bulan lalu Di teruskan Helpy sebagai informasi.

 Mencuatnya kasus digaan kasus korupsi ini berawal ketika pemkab Nias, menyertakan modal terhadap PT. Riau Airlines senilai RP 6 (miliyar) pada tahun 2007 silam.

 Dimana penyertaan modal itu bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Nias, namun kemudian setelah pemkab Nias memberikan dana tersebut.

Terdapat indikasi diduga pemaksaan kehendak oleh oknum tidak bertanggung jawab, karna menurut dugaan temuan.

Penyertaan modal di maksud tampa adanya peraturan Daerah yang Di tetepkan oleh DPRD kabupaten Nias, adapun pihak yang diduga turuk bertanggung jawab dalam dugaan kasus ini, adalah mantan Bupati Nias (Binahati B, Baeha) dam juga Najara yang saat ini menjabat sebagai Bupati Nias Utara, serta di duga Direktur PT. Riau Airlines.

Paparnya kepada wartawan, untuk BINAHATI B.BAEHA,SH. sendiri, Majelis hakim pengadilan tipikor medan, Telah menjatuhi hukuman vonis (dua tahun penjara) dan denda Rp(50 juta rupiah) binahati dinyatakan terbukti bersalah dalam kasus korupsi.

Peryertaan modal Pemerintah kabupaten (PEMKAB) Nias tahun 2017 kepada PT. Air lines menyikapi putusan tersebut, jaksa penuntuk Umum menyatakan banding, Helpy mengakhiri  ditempat terpisah, ketua LSM Lembaga Peduli Rakyat Indonesia (LP-RI) kepulauan Nias bung Suar Natal Waruwu, A,md.
  
Dikantornya mengatakan kasus RAL Sudah bukan rahasia lagi, jelas-jelas kasus korupsi fatal ini barometer, kepada aparat gagal atau tidak menanganinya, papar ketua ini.

  Kalau kita teliti efek kepada transportasi Udara saat ini "Ongkos pesawat tidak pernah turun malah semakin Naik, Coba saja kalau berhasil penyertaan modal itu kepada perusahaan penerbangan, Tentunya (Nias tidak Seperti ini).

Lanjut seperti kata Kapolres Nias menunggu keputusan inkrah pra pengadilan- Sampai kapan kita menunggu publik dan aktivis pemerhati sudah kesa, kepada penegak HUKUM. Polres Nias menjadi perhatian, tutur sang ketua.

Diharapkan kepada Kapolres Nias controll kepada bawahan, penyidikan Kasus RAL ini Prosedural, Profesional, Legalitas,  Transparan serta evektif dan evisien.

Untuk mendapatkan kepastian hukum, siapapun di kepulauan Nias ini tidak ada yang kebal hukum, semua taak hukum yang berlaku di NKRI (negara   kesatuan republik indonesia) tegasnya mengakhiri. (Herlaf/MN/Red)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas