Headlines News :
Home » » Diduga Selewengkan ADD TA. 2017-2018, Diminta Pihak Berwajib Periksa Kades Way Melan

Diduga Selewengkan ADD TA. 2017-2018, Diminta Pihak Berwajib Periksa Kades Way Melan

Written By HARIANBERANTAS on Monday, March 4, 2019 | 2:38:00 AM

HARIANBERANTAS, LAMPUNG- Sejumlah pihak mempertanyakan realisasi ADD sejak tahun anggaran 2017 s/d 2018, hingga kini tidak jelas peruntukkannya. Dimana, sejumlah paket proyek  yang bersumber dari APBN melalui  Desa pada tahun 2017 dan tahun 2018 tidak ada yang terselesaikan 100%.

Selama ini Dana Desa Way Melan,2018  hanya terealisasi sekitar 20 % saja dan yang diserap dari Rekening Desa 40 %. Pada tahap 2 (duga) dan 40 % tahab ahir tidak mampu di serap %.

Pada hari jum,at tgl 01 maret 2019 pukul 16.31 wib  hasil konpimasi rekan pers Harian Berantas perwakilan Lampung dan elva iswandi, pers Harian keriminal kpl perwakilan  Lampung ,terhadap Seketaris desa (sekdes) Way Melan, Marfa’I, saat di konfirmasi sejumlah wartawan di rumah kediamannya, dengan rekot rec dan tertulisnya, untuk kegiatan Dana Desa tahun 2017 ada 7 Item kegiatan yaitu:
  1. Pembuatan empat buah pos Kamling sudah selesai;
  2. Pembangunan jalan lingkungan dengan model paving blok di dusun 01 dusun 02 dengan panjang dan lebar berpariasi antara lain ada yang lebarnya 1 meter dan 2 meter sudah selesai semua;
  3. Pembangunan Dranase sepanjang 400 meter;
  4. Pembangunan gorong gorong 3 titik.dua titik sudah selesai,satu titik belum selesai;
  5. 5.Rehab puskesdes di perkirakan baru selesai 90%  di karnakan daun jendela dan daun pintu belum selesai terpasang;
  6. Pembangunan gedung bumdes di dusun 01, daun jendela daun pintu belum selesai di pasang;
  7. Pengadaan lampu jalan sebanyak 132 tiang sudah selesai semua 100% ; dan
  8. Kegiatan Dana Desa pada tahun anggaran 2018 mencapai 20 % kurang lebih 145 juta rupiah untuk pembangunan pagar, dan sumur bor lima titik dan dua titik lagi masih belum selesai. Pembangunan pagar kantor Desa terbuat dari besi belum selesai.

Sementara Dana dari rekening sebesar 40% tahap dua dan 40% terahir, tidak bisa di cairkan, karna ada yang belum selesai pembangunannya pada tahun 2017, Papar Marfa’i. (Df)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas