Headlines News :
Home » » Proyek Terbengkalai, Kades Sumarji Bungkam, Ada Apa Gerangan..?

Proyek Terbengkalai, Kades Sumarji Bungkam, Ada Apa Gerangan..?

Written By Harian Berantas on Saturday, February 16, 2019 | 5:41:00 PM

HARIANBERANTAS, INHU- Kepala Desa (Kades) Pasir Ringgit Kecamatan Lirik Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau, Sumarji diduga 'kangkangi' surat Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kab. Inhu, yang ditujukan kepada Camat se-Kabupaten Inhu dengan nomor : 140/DPMD/XI/2018/455 tanggal 19 November 2018.
Plang Proyek Desa Ringgit, Inhu
Bagaimana tidak, hasil pantauan awak media ini, Sabtu 16/2/2019 siang, bahwa proyek pekerjaan drainase sepanjang 281 Meter, Lebar 40 Centimeter dan Tinggi 60 Centimeter dengan jumlah anggaran sebesar Rp 125.391.000 dari Dana Desa (DD) APBN 2018 lalu, yang terletak di Rukun Tetangga (RT) VI, Rukun Warga (RW) IV, Dusun IV Sumber Jaya, Desa Pasir Ringgit, tetap saja dikerjakan hingga tanggal 16 Pebruari 2019.
Inilah Proyek T.A. 2018, Terlihat Pekerja sedang mengerjakan pada bulan Februari 2019.
Dalam isi surat Kadis PMD Inhu itu pada point 3 disebutkan bahwa semua pelaksanaan pekerjaan fisik di desa harus selesai 100 % per 31 Desember 2018. Apabila tidak memungkinkan waktu pelaksanaanya selesai 100 %, sebaiknya dibicarkan dengan Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Desa Tehnik Infrastuktur (PDTI). Selanjutnya menjadi silpa dan dapat dianggarkan kembali di APBDes tahun 2019.

Dan, pada point 4 disebutkan bahwa, semua pelaksanaan pekerjaan fisik di desa dibayarkan sesuai dengan persentase progres fisik pekerjaan.

Kepala tukang, Zul Ana saat diwawancai awak media ini mengatakan bahwa proyek drainase tersebut mulai dikerjakan tanggal 19 Desember 2018 lalu hingga saat ini. "Ya bagaimana pak, kami disuruh kerjakan, ya kami kerjakan. Kami kan hanya upah kerjakan aja," ucapnya.

Saat ditanya, siapa yang suruh kerja ? Ya siapa lagi kalau bukan pak Kades dan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), "ujarnya menjawab awak media.

Di tempat yang sama, Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) proyek drainase 2018 Desa Pasir Ringgit, Isman membenarkan bahwa proyek drainase yang sedang dikerjakan Zul Ana tersebut memakai DD APBN 2018. Hanya saja, Isman terkesan berdalih bahwa Kades Sumarji sudah membuat surat pengajuan perpanjangan waktu ke pak Camat Lirik.

"Ya, seingat saya sudah ada surat pengajuan perpanjangan waktu ke pak Camat Lirik,"cetusnya sambil pulang.

Terpisah, mantan Camat Lirik, Harris yang pada masa itu (2 Pebruari 2019) masih menjabat Camat Lirik tidak mengetahui surat pengajuan perpanjangan waktu untuk pekerjaan proyek drainase dari Kades Sumarji. "Biar lebih jelas, tunggu dulu saya tanya sama Kasi Pembangunan,"sebutnya singkat.

Sementara, kepala desa Sumarji sudah berungkali ditelpon nomor kontak 0813644335XX oleh wartawan media ini guna konfirmasi, meskipun masuk namun tidak dijawab hingga berita ini diturunkan.

Secara terpisah, Ketua Umum Dewan Pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Pemberantas Korupsi (DPP LSM KPK) Toro Zl, melalui sekretaris Umumnya Bowonaso Laia yang akrap disapa B. Anas, merasa kecewa dengan pelaksanaan pembangunan Drainase di Desa Pasir Ringgit yang terbengkalai itu.

Menurut B. Anas, dalam pelaksanaan kegiatan proyek drainase di Desa Pasir Ringgit melenceng dari peraturan yang ada. Kata B. Anas, Minggu (16/02/2019) melalui telpon genggamnya di Pekanbaru.

Kita mintak pihak pelaksana harus mengutamakan kualitas / mutu proyek itu. Apabila tidak, maka akan menjadi persoalan hukum dikemudian hari.

Kita mengingatkan pihak pelaksana khususnya Kadesnya, jika tidak mau berurusan dengan hukum, maka utamakan kualitas/mutu proyek itu. Tegas B. Anas mengingatkan pihak pelaksana dan Kades Pasir Ringgit.

Liputan : Lamhot Manurung.
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas