Headlines News :
Home » , » KPK Kembali Periksa Kepala Daerah Terkaya di Riau, Amiril Mukminin Sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan Batu Panjang- Nyirih, Kabupaten Bengkalis

KPK Kembali Periksa Kepala Daerah Terkaya di Riau, Amiril Mukminin Sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan Batu Panjang- Nyirih, Kabupaten Bengkalis

Written By Harian Berantas on Friday, February 8, 2019 | 9:46:00 AM

HARIANBERANTAS, JAKARTA- KPK kembali memeriksa Pemimpin Daerah terkaya di Riau yakni Bupati Bengkalis, dalam kasus dugaan korupsi proyek jalan Batu Panjang- Nyirih, Kabupaten Bengkalis.
Neet
Amril diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Hobby Siregar terdugaan terduga pelaku korupsi Proyek Jalan Batu Panjang-Nyirih, Kabupaten Bengkalis.

"Iya, Amril diperiksa sebagai saksi untuk tersangka HOS (Hobby Siregar,red)," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Kamis (6/2/2019) kemaren kepada sejumlah media.

Selain Amril, KPK juga memanggil 3 Anggota DPRD Bengkalis periode 2014-2019 yaitu Azmi, Firzal Fudhoil dan Suhendri Asnan. Ketiganya juga sebagai saksi untuk Hobby.

Ssbelum dipanggil sebagai saksi, Amril sudah dicegah KPK untuk tidak pergi ke luar negeri. Pencegahan itu dilakukan oleh KPK guna kepentingan proses penyidikan lebih lanjut.

Dalam kasus ini KPK telah menetapkan 2 orang tersangka yaitu sebagai Direktur Utama PT MRC, Hobby Siregar dan Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bengkalis, Muhammad Nasir.

Keduanya disangka telah memperkaya diri sendiri atau korporasi terkait proyek peningkatan Jalan Batu Panjang, Kecamatan Nyirih, Kabupaten Bengkalis, Riau, pada tahun anggaran 2013-2015. Dalam kasus ini, indikasi kerugian keuangan negara diperkirakan sebesar Rp 80 miliar lebih. (sumber DetikNews)

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Pemberantas Korupsi (DPP LSM KPK), Toro Zl melalui Sekretaris Umum Bowonaso laia yang akrab disapa B. Anas, mengapresiasi langkah KPK RI untuk menuntaskan kasus itu.

“Iya kita berharap KPK RI tidak hanya sekedar memeriksa Amril Mukminin sebagai saksi, tetapi KPK harus berani menentukan status Amril, agar masyarakat tidak semakin penasaran” Kata B. Anas
B. Anas menambahkan, KPK RI selain memperjelas sejauh mana keterlibatan Amril Mukminin dalam dugaan kasus Korupsi Jalan, juga kita minta KPK RI harus menjelaskan status uang yang disita di Rmah Dinas Bupati Bengkalis beberapa waktu lalu.

“KPK RI harus jelaskan status uang Rp.1,9 M itu” Pinta B. Anas kepada awak media, Jumat (8/2/2019) pagi. (Tim)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas