Headlines News :
Home » » Mentang-Mentang Keluarga Penguasa, Adek Bupati Nisbar Diduga Asal Genjot

Mentang-Mentang Keluarga Penguasa, Adek Bupati Nisbar Diduga Asal Genjot

Written By HARIANBERANTAS on Friday, January 25, 2019 | 8:10:00 AM

HARIANBERANTAS, NIAS BARAT- Pemerintahan Daerah Kabupaten Nias Barat (Nisbart) Provinsi Sumatera Utara, dibawah kepemimpinan, Faduhuhusi Daely baru-baru ini dihebohkan oleh ulah oknum Kadis Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup setempat yang diduga berbuat mesum kepada salah seorang wanita yang merupakan bawahannya atau staf.

Pejabat nomor satu (1) di Pemkab Nias Barat itu, terkesan gagal nemahami ketentuan undang-undang RI No. 14 tentang Keterbukaan Informasi Publik atau KIP.

Dilansir wawancara siagaonline.com melalui via seluler Bupati setempat, Senin (22/01/19) lalu terkait dugaan perilaku salah satu Kadis OPD-nya yang diduga asal genjot anak buahnya (staf) saat itu, cukup disesali. Karena sang Bupati tak  menggubris wawancara media.

Adapun bahan konfirmasi Wartawan ini kepada Bupati Nias Barat, menindaklanjuti pemberitaan yang dimuat siagaonline.com edisi Minggu (20/01/19) lalu, dengan judul" Gawat !! Oknum Kadis Mesum, Diminta Bupati Nisbar Tindak Tegas Jangan Tebang Pilih". 

Alhasil pun, sang Bupati tak dapat memberikan kenjelasan pesan yang dikrim melalui WatsApp miliknya.

Dari iformasi data video/ visual yang diperoleh siagaonline.com dan awak media, dalam sebuah video baik dokumentasi foto mesra  di itempat yang sama diduga salah satu oknum Kadis  saat ini menjabat tugas pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Nias Barat Provinsi Sumatera Utara, bernisial BED.

Hal itu, oknum Kadis membenarkan kepada media Jumat (18/01/19) lewat kontak personya 08214726XXXX bahwa, yang ada dalam sebuah video mesum tersebut benar.

"Karna dalam hal ini pribadi saya tidak bisa membantah, dan ini sudah terjadi bahkan sudah disampaikan di media sosial, seperti facebook dan diberitakan di beberapa media," akui kadis.

Persitiwa ini bukan rahasia umum lagi, karna ini sudah tersebar dan sudah terjadi. 

Kalau untuk pribadi saya pasrah saja pak, bagimana pun saya seandainya tutup yang satu bagaimana dengan yang lain, jadi saya mohon maaf bukan saya tidak merespon persoalanya ini, katanya  melalui via handphone menjawab Wartawan.

Menyikapi dugaan video mesum salah satu oknum Kadis dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Nias Barat, menuai sorotan tajam dikalangan masyarakat dan juga para LSM, salah aktivis Komunitas Pemberantas Korupsi (KPK) yang di ketuai Toro Z, angkat bicara.

"Oknum Kadis atau PNS (Pegawai Negari Sipil) yang terlibat kasus seksual seperti yang ada dalam sebuah rekaman video tersebut itu sudah benar-benar sudah tidak bermoral lagi, PNS itu seorang pejabat publik bukan malah sebaliknya melakukan prilaku yang jorok. 

Kelakuaan sang oknum tersebut sudah  mencoreng nama baik instansi, baik pemerintah setempat khususnya Kabupaten Nias Barat, terang Toro kepada media Kamis siang (24/01/19).

Toro menegaskan, yang namanya perbuatan melawan hukum, kapan dan dimana pun harus di pertanggungjawabannya.

Persitiwa dugaan perbuatan senonoh oknum Kadis berinisial BED yang terekam dalam video dan viral itu, harus di pertanggungjawabkan sesuai norma hukum berlaku. 

Karna perilaku oknum Kadis yang  tidak terdidik seperti itu, pelanggaran hukum yang berlaku sudah menantinya, cakapnya.

Dalam hal ini, lanjut Toro, Menteri dalam Negeri diminta perintahkan Bupati Kabupaten Nias Barat, bertindak menertibkan dan/atau mencopot oknum kadis bernisial BED yang saat ini diduga menjabat selaku orang nomor 1 di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Nias Barat.

Karna kelakuaan oknum kadis yang tidak senonoh itu wajib diberi sanksi berat, termasuk displin kepegawaian, tegasnya

Toro berjanji, berdasarkan informasi data, baik dari hasil pemberitaan beberapa rekan-rekan media termasuk data yang diperoleh lembaga yang dipimpinnya, Komunitas Pemberantas Korupsi bersama Lembaga Pemantau Prasarana Aparatur Negara (PEPARA) Republik Indonesia dalam waktu dekat akan melayangkan surat laporan resmi ke lembaga Prediden RI termasuk kepada Menteri Dalam Negeri, juga kepada Bupati Kabupaten Nias Barat untuk segera menindaklanjuti perilaku asusila oknum kadis dilingkungan Pemerintahan Nias Barat setempat, tutupnya. (rls/tim)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas