Headlines News :
Home » » Mantap..! Kades Rantau Bakung Diduga Jadi “Preman”?

Mantap..! Kades Rantau Bakung Diduga Jadi “Preman”?

Written By HARIANBERANTAS on Tuesday, January 15, 2019 | 4:27:00 PM

HARIANBERANTAS, RENGAT— Jalan penghubung antara Desa Pekan Heran dengan Desa Rantau Bakung dan desa lainnya yang di bangun Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) yang bersumber dari APBD-Inhu diduga dijadikan sebagai jalan pribadi oleh oknum Kepala Rantau Bakung berinisial KJ (Komar Jaman) dengan cara membuat portal / palang secara permanen untuk menghambat masyarakat yang menggunakan jalan tersebut. Pemasangan portal / palang permanen tersebut, disinyalir ajang kepentingan.

Dimana penghubung antara Desa Pekan Heran dengan Desa Rantau Bakung, yang sekaligus dan daerah masyarakat Desa lainnya merupakan salahsatu akses jalan masyarakat untuk berpergian bercocok tanam palawija dan kebun sawit. Namun dengan adanya pemasangan palang/portal yang dilakukan oleh pihak oknum Kepala Desa Rantau Bakung, menjadi dilema bagi masyarakat setempat dan masyarakat umum lainnya.

Menurut salahsatu warga setempat berinisial E, kepada awak media mengatakan, masyarakat sangat keberatan dan kecewa dengan oknum Kades Rantau Bakung yang memasang Portal/palang permanen tersebut.

Kami sangat keberatan atas pemasangan portal/palang permanen itu. Dan kami juga sangat kecewa dengan JK atas kebijakannya tersebut. pasalnya, dengan adanya pemasangan palang/portal di jalan umum milik pemerintah kabupaten Inhu tersebut menjadi penghalang atau penghambat bagi masyarakat yang membawa keluar masuk bahan dan hasil panen perkebunan didua desa ini” Kata warga, Senin (14/1/19).

“Apa tujuan JK sebagai kades memasang portal itu? Dan kami masyarakat juga tidak diberi tahu. Saat ini hasil pertanian menjadi besar biayanya karena harus dilangsir dengan Honda” Kata warga dengan kesal.

Sebelumnya, warga yang mengeluarkan hasil panen perkebunan didua desa tersebut seperti palawija dan sawit lancar lancar saja dan biaya pun ringan. Akan tetapi setelah adanya pemasangan portal / palang di jalan umum ini masyarakat tidak setuju karena untuk mengeluarkan hasil panen biayanya menjadi lima kali lipat dan memakan waktu yang cukup lama.

“Kami masyarakat menganggap kebijakan kades satu ini merupakan perbuatan yang sangat keji”. Tutur warga.

Hal yang sama juga diungkapkan warga sebut saja Bayu (Nama Samaran) salah satu masyarakat desa rantau bakung kepada awak media mengatakan "Kami tidak paham dan mengerti apa tujuan dan maksud pemasangan portal/palang itu. Seharusnya Kades itu kordinasilah dengan masyarakat kalau  mau dipasang, jangan hanya perutnya saja yang dipikirkannya. Kalau sudah begini, bagaimana kami mau mengeluarkan hasil sawit dan hasil pertanian kami yang lainya. Imbuhnya.

Sebenarnya masyarakat yang punya kebun disini sudah mau mencabut portal yang dipasang ini, tapi saya larang. Supaya pihak pemerintah atau Camat biar melihat secara langsung kelapangan, Tambahnya.

Selain itu warga lainnya juga menyesalkan perbuatan JK. Kekesalan itu ditimpalkan wrga berinisial Pasaribu, dirinya  sangat terkejut ketika melihat adanya pemasangan portal/palang dijalan pemerintah daerah inhu ini.

Memang sebelumnya jalan umum ini dibangun oleh desa melalui Alokasi Dana Desa (ADD) dari APBN pusat untuk menghubungkan didua desa ini yaitu Desa Pekan Heran dan Desa Rantau Bakung serta Desa lainnya. Oleh karena itu kami minta kepada JK sebagai Kades Rantau Bakunguntuk tidak memasang portal / palang di jalan tersebut. Portal yang sudah di pasang, silahkan dicabut saja. Pinta Pasaribu.

Secara terpisah, JK sebagai Kades Rantau Bakung ketika dikonfirmasi awak media melalui handpone pribadinya dengan  08526300xxxx, terkait pemasangan portal / palang secara permanen tersebut, meskipun berulang kali berdering Kades itu  tidak menjawab. (Pinten S)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas