Headlines News :
Home » , » Supeni: Saya Tidak Pernah Jual Badan Jalan Umum

Supeni: Saya Tidak Pernah Jual Badan Jalan Umum

Written By HARIANBERANTAS on Thursday, December 27, 2018 | 4:32:00 PM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Supeni, pemilik dari awal tanah yang berbatas dengan "Jalan Umum" mengatakan tidak pernah menjual "Badan Jalan Umum" ke pihak penambang / pembuat perumahan Villa Karya Bakti Hiusing II yang berada di jalan Karya Bakti, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru.

"Surat yang dijadikan Penambang Perumahan berinisial, BD untuk menerbitkan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) atas badan jalan seluar 3X275 saya (Supeni,red) tidak pernah menanda tanganinya apalagi menjual. Katanya kepada sejumlah media di rumahnya, (26/12/2018.

Perlu diketahui, oknum penambang perumahan berinisial BD telah menguasai badan jalan umum dan telah dialihkannya sebagai hak milik pribadinya dengan membuat SKGR berdasarkan surat keterangan dari Ibu Supeni yang ditanda tangani 2016 silam.

Selain surat pernyataan dari ibu Supeni, oknum pebambang (BD,red) juga memanfaatkan surat keterangan warga sekitar yang tidak ada sangkut pautnya dengan warga/sepadan sesungguhnya. Akibat keserakahannya, membuat warga sekitar yang bersepadan dengan Badan Jalan "keberatan".

Warga meminta kepada pemerintah dan penegak hukum untuk menindak oknum penambang perumahan yabg serakah tersebut, Kata warga kepada wartawan, Rabu (26/12/2018).

Informasi yang berhasil dihimpun media ini dari oknum penambang/pembuat perumahan Villa Karya Bakti II, ketika dikonfirmasi melalui kuasanya Agus, mengatakan kami tunggu pihak sepadan yang merasa keberatan untuk melaporkan klien kami kepolisi atau menggugat ke pengadilan, katanya dengan menantang.

Sedangkan kepala lurah air hitam, Indra Gama, kepada wartawan mengatakan konfirmasi ke Pengacaranya marga Manurung, kata Indra Gama dengan nada tinggi sambil mengakhiri telponnya.

Setelah wartawan konfirmasi debgan Pengacara Lurah air hitam yang bermarga Manurung menjelaskan, saya hanya pengacara pribadi Gamal, bukan pengacara Lurah air hitam. Namun demikian, Indra Gama sebagai Lurah telah melakukan tugas dengan menanda tangani surat SGKR atas Badan Jalan seluas 3X175 Meter itu sesuai Prosedur dan SOP.

"Nggak usah lagi di permasalahkan, meskipun Indra Gama sebagai Lurah tidak turun kelapangan memastikan dab survey Badan Jalan yang di SKGR itu. Akan tetapi Indra Gama telah melakukan tugas sesuai prosedur dan SOP" Kata Maburung.

Sementara surat SKGR atas Badan Jalan yang di serobot "BD" saat ini sedang dalam kepengurusan Surat Hak Milik (SHM) di BPN Kota Pekanbaru.

Aneh bin ajaib, lurah air hitam Indra Gama, dalam masalah ini menggunakan pengacara pribadi. Ada apa sebenarnya? Kita tunggu jawaban berikutnya. (Anas).
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas