Headlines News :
Home » , » Faisal, Kordit LSM KOPPAS, Minta KPK RI Segera Ungkap Dugaan Gratifikasi dan Oknum Mafia Proyek RSUD Selasih

Faisal, Kordit LSM KOPPAS, Minta KPK RI Segera Ungkap Dugaan Gratifikasi dan Oknum Mafia Proyek RSUD Selasih

Written By Harian Berantas on Sunday, December 9, 2018 | 11:26:00 PM

HARIANBERANTAS, PELALAWAN- Proyek Raksasa Pembangunan Gedung Instalasi Rawat Inap (IRNA) khusus "Penyakit Dalam" Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih yang berada di desa Makmur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau menjadi sorotan publik dan para penggiat anti rasuah.

Proyek raksasa dengan nilai pagu anggaran hampir Rp11 miliar rupiah itu dinilai ada persekongkolan atau Kolusi banyak pihak seperti yang dituduhkan oleh PT Pollung Karya Abadi (PT PKA) perusahaan asal Sumatera Utara salah satu perusahaan peserta lelang.

Dari hasil investigasi dilapangan, PT PKA merupakan perusahaan yang justru menawarkan nilai pagu yang lebih rendah dari perusahaan yang dimenangkan LPSE  yaitu PT Satria Lestari Multy (PT SLM), namun seperti yang diduga PT PKA bahwa dalam prosedur pelelangan sarat persekongkolan, yang kemudian lelang dimenangkan oleh PT SLM.

Terkait persoalan tersebut, diketahui PT PKA sempat mengirimkan somasi keinstansi terkait, namun kepala dinas kesehatan (Diskes) selaku Dinas yang membawahi RSUD Selasih tidak bersedia memperlihatkan surat somasi tersebut.

Sementara kepala Inspektorat, Muhamad Irsyad, SH, MH kepada media mengaku telah menerima surat pelaporan dari pihak PT Pollung Karya Abadi (PT.PKA) beberapa waktu lalu dan pihaknya telah menindaklanjuti aduan tersebut dan langsung menyerahkan kepada Kepala daerah Pelalawan yaitu  Bupati Pelalawan  yang bertepatan dengan perayaan ulang tahun Kabupaten Pelalawan. Jum'at (12/10) lalu.

"Kita langsung tindaklanjuti surat dari PT Pollung Karya Abadi saat itu, dan pada Jum'at lalu kami sudah kirimkan hasil pemeriksaan kami kepada Bupati Pelalawan," jelasnya kepada Wartawan saat ditemui diruang kerjanya.

Namun sayangnya pihak Inspektorat sedikit tertutup saat ditanyakan apa materi hasil pemeriksaan yang dilakukan pihaknya.

Faisal selaku koordinator Koalisi Pemuda Pengawas Aset Daerah (LSM KOPPAS) Pelalawan dalam wawancara singkat mengaku sedang menyiapkan berkas pengaduan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus proyek Irna yang sempat gagal sebanyak 4 kali itu.

"Gak usah terburu-buru ya mas, justru biar saja sampai selesai dulu proyeknya, sambil kita lengkapi berkas laporan kita ke KPK, mulai dari kronologi prosedur lelang sampai siapa-siapa saja pihak yang membackingi masih kita susun biar cepat ditelusuri KPK," pungkasnya saat ditemui di halaman Kejari Pelalawan, pekan lalu.

Lebih terang Faisal melanjutkan, masih mempelajari kualifikasi dokumen pengadaan no 027/BLPBJ/POKJA 06/2017/11 tanggal 9 Juni 2017 dan beberapa pengakuan informan dilapangan. "Kita berharap KPK RI segera bongkar permainan oknum mafia proyek tersebut. Pasalnya, masalah RSUD Selasih itu tidak pernah selesai masalahnya, namun kita tidak tahu kenapa penegak hukum diam saja. Terang Faisal. (Tim)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas