Headlines News :
Home » , » Baru Seumur Jagung Oprit Jembatan di Desa Barangan Siap di Kerjakan PT.Istaka Hasrat Sudah "Jebol/Ambruk," Membuat Pengguna Jalan Lintas Timur Terhambat dan Macet

Baru Seumur Jagung Oprit Jembatan di Desa Barangan Siap di Kerjakan PT.Istaka Hasrat Sudah "Jebol/Ambruk," Membuat Pengguna Jalan Lintas Timur Terhambat dan Macet

Written By Harian Berantas on Wednesday, December 19, 2018 | 12:47:00 PM

HARIANBRANTAS, RENGAT-  Baru seumur jagung setelah siap dikerjakan oleh kontraktor Oprit Jembatan Desa Barangan Kecamatan Rengat Barat Inhu yang berdekatan dengan jembatan Japura di jalan lintas timur sudah "Jebol/ambruk". Akibatnya, membuat seluruh kendraan roda / empat dan mobil angkutan berat dan Bus yang melintas jadi terganggu dan macet.
PT.Istaka Hasrat. Terlihat sedang mengerjakan kembali Oprit Jembatan yang sudah Jebol / Ambruk beberapa wakru lalu.
Parahnya, selama jebol / ambruknya Oprit Jembatan tepat itu,  telah memakan korban Pengendara roda dua / Sepeda Motor beberapa minggu yang lalu akibat terjebak pada lobang oprit jembatan yang diduga dibiarkan oleh kontraktor yang mengerjakannya. Untung hal ini cepat diketahui pihak Pemerintahan Inhu dan Polres Inhu dibantu oleh pemberitaan media ini, sehingga cepat  informasikan ke pihak Pemerintah Pusat.

Setelah Pemerintah Pusat menerima laporan dari Pemerintah Daerah Inhu dan Polres Inhu langsung bertindak dan menginstruksikan ke pihak Kontraktor dari PT. Istaka Hasrat yang mendapat Kontrak Pekerjaan. Dan setelah Pemerintah Pusat memerintahkan PT. Istaka Hasrat untuk mengerjakan kembali membuat para kontraktor dari PT. Istaka Hasrat ini sibuk menambal lobang Oprit Jembatan yang sudah "Jebol atau Ambuk". Saat ini PT. Istaka Hasrat sedang melakukan penimbunan menggunakan tanah.

Perlu diketahui, jebol atau ambuknya Oprit Jembatan di daerah Desa Barangan ini, diakibatkan tidak mampu menahan kekuatan air (Banjir), dimana ketinggian air sampai ke Lantai bawah jembatan, sehingga terjadi bencana alam yang alamiah ini.

Anton sebagai Kepala Proyek atau Superintendent PT.Istaka Hasrat, mengatakan ke awak media " pekerjaan ini sifatnya  force majeure/bencana alam. Kita bertanggung jawab segera menanggulangi agar jalan tidak putus. Setelah Pemerintah Pusat mengetahui hal ini terjadi berkat informasi atau laporan masyarakat.

"PU pusat menghubungi Pimpinan kami bahwa ada bencana di Japura jalan lintas di inhu. Supaya segera dikondisikan, karena jalan itu satu satunya jalan tidak boleh putus. Maka hal ini cepat ditangani.  Kebetulan alat ada di lokasi Proyek di ukui 2 ( dua ) sehingga cepat kita kerjakan" Kata Anton, Senin (17/12/2018)

Anton menjelaskan "Kalau pekerjaannya digali dulu sampai titik bencana, nanti ditimbun dengan urugan pilihan, baru dilapis dengan plat injak beton bertulang. Biaya untuk menanggulangi bencana ini belum tau bagaimana, yang jelas kami perbaiki dulu" Imbuhnya.

Hal multy yers saat ini yang kami kerjakan dari sorek ke Inhu, pekerjaan Fokus dulu di ukui 2018 ini, baru di 2019 tahun depan Fokus lagi ke Inhu.  Masalahnya waktu masih panjang. Tuturnya.

Sebagai catatan, PT.Istaka Hasrat ini selalu mendapat proyek pusat dan daerah dengan nilai Proyeknya Puluhan Milyar-Ratusan Milyar. Dalam setahun jumlah paket yang dikerjakan oleh PT.Istaka Hasrat ini sangat banyak. Sedangkan kualitas pekerjaan PT.Istaka Hasrat itu dilapangan, baru seumur jagung saja sudah mulai rusak. Ada apa sebenarnya dengan Pemerintah Pusat/Daerah antara PT.Istaka Hasrat..?. (Pinten Sitorus)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas