Headlines News :
Home » » Badan Jalam Umum di Rampas, Oknum Pengacara Ancam Laporkan Warga Kepolisi..?

Badan Jalam Umum di Rampas, Oknum Pengacara Ancam Laporkan Warga Kepolisi..?

Written By HARIANBERANTAS on Monday, December 31, 2018 | 1:39:00 PM

HARIANBERANTAS,  PEKANBARU- Dugaan perampasan jalan umum seluas 3X175 M yang dijadikan hak milik pribadi oleh oknum pengembang Perumahan Villa Karya Bakti Housing II yang terletak di Jalan Karya Bakti RT.002-oo3/ RW. 003, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru-Riau, menuai kritik keras dari berbagai elemen masyarakat.

Pasalnya, jalan umum yang seharusnya merupakan hak masyarakat tanpa terkecuali itu, secara tiba – tiba dirubah peta oleh oknum pengembang perumahan berinisial BD sebagai hak milik pribadi/Kelompok tertentu, dan saat ini sedang dalam kepengurusan Sertfikat ke Badan Pertanahan Nasional  (BPN) Kota Pekanbaru.

Parahnya, dalam keserakahan yang diduga dilakukan BD ini, kuat diduga turut melibatkan berbagai pihak termasuk oknum pejabat pemerintah Kota Pekanbaru, sehingga tanpa hak dan dasar yang sah pihak pemerintah mengeluarkan surat SKGR atas “Badan Jalan Umum 3X175 M” tersebut.

Sadisnya, ketika warga sekitar komplaint atau mengajukan keberatan terhadap keserakahan oknum pengembang perumahan (BD,red), warga malah mendapatkan ancaman atau intimidasi dari oknum “Pengacara” yang diduga sengaja dibayar / disediakan oleh BD.

Ancaman oknum pengacara itu tak tanggung tanggung yaitu berupa pelaporan ke pihak berwajib / Kepolisian RI wilayah. Hal ini disampaikan langsung oleh Agustinus Sinaga selaku kuasa hukum BD, kepada sejumlah wartawan.

“Kami dari tim kuasa hukum pengembang perumahan Sdr. BD, akan melaporkan warga yang melakukan keberatan atas permasalahan penebitan surat SKGR An: Klien kami. Kami minta pihak pihak yang merasa keberatan tersebut ajukan gugatan atau laporkan ke Polisi. Karena kami sebagai kuasa BD, tidak tinggal diam, akan kami laporkan warga itu" Kata Agus saat diwawancara  di Nom Caffe jalan Durian, Kamis (27/12/2018) sore.

Secara terpisah, Lurah Air Hitam, Indra Gama, ketikan di konfirmasi sejumlah wartawan melalui sambungan selulernya mengatakan, kalau mau konfirmasi langsung saja dengan pengacara saya bernama Masido Prawiro Manurung. Kata Indra Gama sembari menyebutkan nomor Handpone pengacara hebatnya itu kepada wartawan.

Dalam kasus ini wartawan meminta keterangan pers Indra Gama selaku lurah dan pejabat publik yang sangat bertanggungjawab atas terbitnya surat SKGR atas tanah Badan Jalan Umum, bukan masalah pribadi atau masalah dapur rumahnya, namun lurah ini mengarahkan wartawan ke pengacara pribadinya.

Sedangkan Masido Prawiro Manurung selaku pengacara pribadi Indra Gama dan juga tim kuasa hukum dari oknum terduga serakah tanah jalan umum (BD,red) itu, kepada wartawan mengungkapkan, jika dirinya hanyalah selaku pengacara pribadi Indra Gama dan sisi lain juga bertindak sebagai tim kuasa BD. Katanya saat diajaknya jumpa wartawan di Nom Caffe jalan Durian, Kamis (27/12/2018) sore.

“saya (Masido Prawiro Manurung,red) memang pengacara pribadi Indra Gama bukan pengacaranya sebagai Kepala Kelurahan. Saya minta jangan di permasalahkan lagi ya” Imbuhnya.

Ada apa sebenarnya  dengan Indra Gama dalam kasus ini,  sehingga menyewa pengacara untuk memberikan keterangan  pers kepada wartawan?  (Tim) 
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas