Headlines News :
Home » » Pemda Inhu Agendakan Rapat Untuk Membahas HGU PT Alam Sari dengan Masyarakat

Pemda Inhu Agendakan Rapat Untuk Membahas HGU PT Alam Sari dengan Masyarakat

Written By Harian Berantas on Sunday, October 28, 2018 | 1:03:00 AM

HARIANBRANTAS, RENGAT- Surat undangan yang di layangkan oleh pemda Inhu untuk 3 desa Rawa Skip, Skip Hilir dan Sungai Raya juga kepada Perusahaan PT Alam Sari Lestari yang ada di Paya Rumbai Kec. Seberida Inhu, telah dibahas di Kantor Bupati Inhu tanggal 26/10/2018  melalui Sekda Inhu sebagai Koordinator rapat. Rapat ini dihadiri oleh Kapolres, Dandim, kadis dinas pertanian, kasubag, kadis Bpn, Camat Rengat, camat K. cinako, kades rawa skip dan Kades Sei raya dan masyarakat Sei Raya serta pimpinan PT. Alam Sari Lestari.

Sekda Inhu Ir. H. Hendrizal Msi   mengatakan “ Pertama tama marilah kita ucapkan sukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa  yang telah memberikan kita kesehatan sehingga dapat berkumpul dalam rangka Rapat pertemuan penyelesaian sengketa lahan garapan masyarakat sei raya dan sei raya terindikasi di lahan HGU PT. Alam Sari Lestari.

Kadis Pertanian dan Perikanan Paino  SP Mengatakan “ bahwa PT Alam Sari Lestari ini beriri dari atas dasar bumi daya perkebunan sesuai dengan ijin usaha perkebunan tahun 20007 sk Bupati  dengan luasan HGU 5980 Ha  dan Plasma 2000 Ha. Dan belum semua HGU yang telah diberikan oleh pemerintah dimanfaatkan. Sehingga masyarakat yang ingin memanfaatkan tanah kosong menjadi lahan pertanian  menjadi kebun sawit masing masing, karena batasan HGU PT Alam Sari Lestari masyarakat  tidak mengetahui sampai dimana batasan areal. Semoga dalam pertemuan ini dapat diselesaikan ujarnya.

Amdan GM PT Alam Sari Lestari mengatakan “ untuk seluruh lapisan masyarakat agar dapat mengetahui, SK HGU Pt. Alam Sari Lestari tahun 2007 dan juga Sertipikat dari BPN  Desember tahun 2007, memang luasan HGU yang telah diterbitkan oleh negara kepada Perusahaan kami belum selruhnya ditanami, baru tertanam sekitar 1700 Ha. Kalau tentang pembuatan Canal yang kami lakukan sekarang tidak ada masuk ke lahan masyarakat seperti yang di beritakan oleh media online beberapa hari yang lalu. Semuanya masih didalam HGU Perusahaan ujarnya.

Tokoh Masyarakat Rudi dari 3 desa Sungai Raya Sei, Rawa Skip dan Skip Hilir mengatakan “ agar seluruh permasalahan yang terjadi sampai saat ini antara perusahaan Pt Alam Sari dan Masyarakat, sebaiknya kegiatan pembuatan Canal pembatas HGU perusahaan dengan areal desa segera dihentikan dulu. Agar masyarakat dan pemerintah serta pihak perusahaan  mengukur ulang dimana batasan HGU ujarnya. 27/10 /2018. (Pinten Sitorus).
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas