Headlines News :
Home » » Diduga Oknum Lurah Maharatu Kerap Lakukan Pungli, Akhirnya Resmi Dilaporkan LSM-BIDIK RI Ke Kejari Pekanbaru

Diduga Oknum Lurah Maharatu Kerap Lakukan Pungli, Akhirnya Resmi Dilaporkan LSM-BIDIK RI Ke Kejari Pekanbaru

Written By Harian Berantas on Tuesday, October 9, 2018 | 11:56:00 AM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Pengurus Lsm- Bidik Ri secara resmi melaporkan dugaan Pungutan Liar (Pungli) kepada Kejaksaan Negeri Kota Pekanbaru yang diduga pelakunya adalah Kepala oknum Lurah Maharatu pada tanggal 28 september 2018 sekira pukul 13.30 tepatnya hari jum’at.

Dalam laporan itu, diduga Lurah Maharatu Krisna Minang meminta fee 10 % dari hasil penjualan sebidang tanah yang terletak di jalan handayani II Kota Pekanbaru, fee tersebut diatas surat perjanjian yang ditandatangani oleh Lurah Maharatu Krisna Minang beserta RW 15 Wulyadi / RT 01Nefrianto Kasim yang tertanggal 27 maret 2016, kepada warga yang sedang berperkara antara dua belah pihak, pihak ke I  Syamsir pihak ke II Almarhun  Tumini ahli waris Suseno para pihak sepakat untuk dimediasi oleh Kelurahan Maharatu.


Namun kesepakatan antara dua belah pihak, melepaskan haknya kepada pihak ketiga untuk menjual tanah tersebut, diduga hal ini dimamfaatkan oleh lurah maharatu beserta jajaran RW 15/RT 01dengan modus operandi jasa administrasi pembuatan surat menyurat dengan fee 10 % dari penjualan sebidang tanah warga yang terletak di jalan handayani II Kota Pekanbaru.

RN mencoba mengkomfirmasi lurah Maharatu Krisna Minang (03/10/18) via phonselnya 081365654xxx untuk membenarkan laporan pengaduan yang telah di sampaikan oleh Lsm-Bidik RI kepada Kejaksaan Negeri Pekanbaru terkait dugaan pungli (fee 10%) kepada warganya, apakah Krisna Minang sudah mengetahuinya ternyata sambungan telp. Genggamnya tidak di angkat sampai tiga kali di hubungi.

Dalam komfirmasi RN (05/10/18) via phonsel Sekdakot Pekanbaru M. Nur, mengatakan “belum ku baca belum tau, belum dapat informasinya, saya kemari keluar kota, belum terbaca masalah apa itu, nanti saya cari ya” ungkap M. Nur.

Directur Lsm- Bidik Ri Sam Tanjung, SH didampingi Masrul, pada hari yang sama RN meminta tanggapannya di ruang kerjanya, ia  mengatakan (sam). Kami akan memita perkembangan informasi penyelidikan dan penyidikan yang terkait dugaan fee 10 %  oleh Lurah Maharatu, tembusan telah disampaikan pada tanggal 28 september 2018 kepada Kejaksaan Tinggi Riau, Gubernur Riau, Walikota Pekanbaru, Ka. BKD Kota Pekanbaru. Nanti kepada penyidik kejaksaan Negeri Pekanbaru kita terus kawal kasus dugaan pungli fee 10 %. Tuturnya. (Sumber: Media RN)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas