Headlines News :
Home » » Petinggi Partai Nasdemn di Minta Harus Kaji Ulang Kembali Andika Sakai Bacaleg DPRD Bengkalis 2019

Petinggi Partai Nasdemn di Minta Harus Kaji Ulang Kembali Andika Sakai Bacaleg DPRD Bengkalis 2019

Written By Harian Berantas on Monday, September 24, 2018 | 9:29:00 PM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Partai Nasdem yang di Pimpin Bapak Surya Paloh adalah salah satu Tokoh Politik ternama di Indonesia yang selalu mengedepankan prinsip berbangsa dan bernegara di NKRI.

Berdasarkan dari situs Mediaindonesia.web.id menjelaskan, bahwa pak Surya Paloh juga merupakan Pemilik Media Group yang berisikan Metro TV dan Harian Media Indonesia serta Media Lampung Post.

Namun sepertinya Surya Paloh selaku Pimpinan Partai Nasdem yang juga merupakan Pimpinan di Media Group bakal mendapat lawan dari Kader Partainya sendiri.

Sebab, salah satu kader Partai Nasdem yang dijadikan perahu Andika Sakai untuk maju sebagai Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) DPRD Kabupaten Bengkalis 2019 mendatang bakal menjadi lawan serius bagi Pak Surya Paloh sebagai Pemimpin Pers Nasional di Indonesia.

Pasalnya, Andika Sakai telah mendukung Kriminalisasi Pers terhadap Toro selaku Pemilik Media www.harianbrantas.co.id di Riau, yang saat ini sedang berseteru dengan Bupati Bengkalis Amril Mukminin.

Perseteruan Toro dengan Bupati Bengkalis ini akibat santernya Media www.harianbrantas.co.id mengangkat kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (Bansos) atau Hibah untuk masyarakat di Kabupaten Bengkalis-Riau Tahun Anggaran 2012 senilai sebesar Rp272.277.491.850 atau Rp272 miliar lebih. Yang mana kasus ini diduga melibatkan Amril Mukminin semasa ia menjabat sebagai Anggota Banggar DPRD Bengkalis periode 2009-2014.

Alhasil kasus inipun bergulir keranah Hukum, sebab Bupati Bengkalis merasa dirugikan terhadap pemberitaan media yang dipimpin sdr. Toro, karena ia merasa tidak terlibat dalam kasus tersebut meskipun sudah ada namanya tertuang dalam LHA BPKP Perwakilan Riau, sehingga sang Bupati merasa tercemar nama baiknya dalam pemberitaan tersebut.

Atas keberatannya terhadap pemberitaan Media Harianbrantas.co.id tersebut, sang Bupati Bengkalis pun melaporkan sdr. Toro ke Polda Riau, dengan laporan dugaan pencemaran nama baik, sehingga sdr. Toro pun dijerat dengan UU ITE oleh penyidik Polda Riau hingga kini sedang dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Pekanbaru. 

Perseteruan antara Toro dan Amril Mukminin itu mulai merasuki terjadi perpecahan antara sesama Wartawan maupun pemilik Media.

Pasalnya, sebagian wartawan atau media mendukung upaya hukum yang dilakukan Bupati Bengkalis tersebut. 

Disisi lain juga, ratusan wartawan maupun pemilik media yang kini mengatasnamakan diri secara spontan dan sukarela dalam Solidaritas Pers Indonesia di Riau prihatin terhadap kasus yang menimpa Toro tersebut.

Sehingga ratusan Wartawan inipun melakukan aksi Demo atau Protes di Depan Polda Riau beberapa waktu lalu, dan juga terus mengawal proses persidangan Toro ini di Pengadilan Negeri Pekanbaru. 

Namun pada waktu persidangan sdr. Toro itu tepat pada hari Kamis (20/09/2018) dengan kawalan ketat dari ratusan media, pada saat itu pula muncul kelompok pendukung Bupati Bengkalis yang dipimpin oleh Andika Sakai.

Andika Sakai yang merupakan Caleg DPRD Bengkalis 2019 ini memimpin aksi demo bersama puluhan massa yang terdiri mahasiswa dan masyarakat Kabupaten Bengkalis.

Mereka menuntut majelis hakim segera menahan terdakwa Toro yang tersangkut kasus ITE yang ini dalam proses persidangan.

Aksi ini juga sebagai bentuk kecaman terhadap aksi sejumlah massa yang menamakan diri Solidaritas Insan Pers. Yang mana pada Kamis (13/9/2018) lalu kelompok massa ini diduga telah melakukan intervensi kepada saksi hingga terjadi kericuhan dan videonyapun sempat viral di media sosial.

Aksi Demo yang dikoordinir oleh Andika Sakai dari Aliansi Pemuda Sakai Bengkalis dan Hengki Saputra yang merupakan ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Bengkalis (IPMKB) meminta kepada penegak hukum agar tidak mudah diintervensi oleh pihak manapun.

Selain itu mendukung pihak kepolisian untuk memberantas berita-berita hoax yang sangat menyusahkan.

Tak hanya itu, dalam orasinya mereka juga mengatakan jika apa yang sudah dilakukan oleh terdakwa Toro memang sudah sangat meresahkan masyarakat Bengkalis. Dengan menjalankan aktifitasnya selaku LSM dan wartawan diluar batas yang kerap menciptakan kegaduhan.

''Kami minta agar pihak penegak hukum segera menahan terdakwa, karena kami menilai dia telah melakukan mobilisasi massa untuk menekan Pengadilan dan mengintervensi saksi seperti yang sudah kita lihat di video di medsos,'' ujar Andika.

Setelah melakukan orasi, akhirnya para pengunjuk rasa diterima Humas PN, Martin Ginting SH.

Menurutnya, aspirasi adik-adik mahasiswa sudah kami terima. Hal ini akan kami sampaikan ke Majelis Hakim yang menyidangkan perkara ini.

Namun setelah diselidiki oleh awak media, ternyata keterangan dari pelaku aksi yang ditemui awak media di Mess Pemerintah Bengkalis di Pekanbaru yang di pimpin Andika Sakai tersebut merupakan massa bayaran seperti dilansir media massage sebelumnya dengan nominal terkecil Rp50.000/orang bersih.

Terkait hal ini, awak media mencoba konfirmasi kepada Andika Sakai atas apa yang disampaikan dalam orasinya tersebut. 

Namun beberapa pertanyaan awak media kepada Andika Sakai bacaleg DPRD Bengkalis, melalui Via WatsAppnya pada (24/09/2018), sepertinya Andika Sakai enggan untuk berkomentar, sebab ia hanya membalas,"Aku fikir, tak perlulah aku jawab." balas Andika via WhatsAppnya. 

Adanya Stetmen Andika Sakai selaku seorang Caleg DPRD Bengkalis tersebut, ditanggapi oleh Toro. 

"Jika seorang Bacaleg DPRD Bengkalis mendukung adanya Kriminalisasi Pers yang dilakukan Bupati Bengkalis terhadap saya, maka saya pastikan, ketika Andika Sakai menjabat DPRD Bengkalis nantinya, ketika ia diberitakan miring oleh rekan Pers. Maka ia akan melakukan hal yang sama, seperti yang dilakukan Bupati Bengkalis tersebut," ungkap Toro kepada ratusan awak media.

"Ya, ucapan saya ini coba rekan-rekan telaah saja. Belum ia duduk sebagai Anggota DPRD saja, ia sudah mendukung Kriminalisasi Pers, nah bagaimana jika ia Sudah duduk. Kemudian ia lupa, bahwa Partai yang ia sandang saat ini adalah seorang Pemilik Media / Pers juga." imbuh Toro.

Menurut Toro, para petinggi Partai Nasdem terutama kepada Bapak Surya Paloh, hendaknya mengkaji kembali atas pencalonan Andika Sakai selaku Bacaleg DPRD Bengkalis 2019 mendatang sebelum terlanjur.

"Jika hal ini terjadi kepada wartawan maupun media yang di pimpin Surya Paloh, maka saya yakin ia akan melakukan hal yang sama. Atau sebaliknya, saya pastikan ia tak berani melakukan hal ini" tandas Toro kepada ratusan awak media di Pekanbaru. (Red)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas