Headlines News :
Home » » Nama Alm.Leo Batubara Dinobatkan Sebagai Nama Ruang Rapat Penting di Gedung Dewan Pers

Nama Alm.Leo Batubara Dinobatkan Sebagai Nama Ruang Rapat Penting di Gedung Dewan Pers

Written By Harian Berantas on Monday, September 3, 2018 | 12:50:00 PM

HARIANBERANTAS, JAKARTA-- Nama Tokoh Pers Nasional Alm. Leo Batubara akan dijadikan sebagai nama sebuah ruang rapat / pertemuan para pejabat elit Dewan Pers di Gedung Megah Dewan Pers Jakarta.
Upacara penghormatan dan pelepasan Tokoh Pers Nasional Alm. Leo Batubara, Sabtu, (01/09/2018).
Penobatan nama Alm. Leo Batubara sebagai nama pertemuan atau rapat penting itu di Gedung Dewan Pers sebagai penghargaan dan penghormatan istimewa atas pengabdian Alm. Leo Batubara dalam perjuangan PERS di Indonesia semasa hidupnya.

"Kami persembahan sebuah ruangan pertemuan/rapat penting di Gedung Dewan Pers dengan "Nama Kebebasan Pers Leo Batubara" Kata Wakil Ketua Dewan Pers Ahmad Jauhar saat melepas jenazah Leo Batubara di Gedung Dewan Pers, Sabtu, (1/9/2018) kemaren.

Ahmad menjelaskan Ruangan yang terletak di lantai tujuh gedung Dewan Pers tersebut didalamnya sudah ada ribuan pengaduan dan sangketa pers, serta tempat pergerakan kemerdekaan pers yang dibahas selama ini.

Lebih jauh Ahmad menjelaskan lagi, Alm. Leo Batubara didalam ruangan yang kami persembahkan untuk kepergian beliau (Alm. Leo Batubara, red) banyak waktu yang telah dihabiskannya untuk mengabdikan dirinya demi perjuangan pers selama ini.

"Hampir setiap hari, bahkan hingga larut malam Alm.Leo Batubara di gedung Dewan Pers ini"

Menurut Ahmad, Dewan Pers dan seluruh insan pers sangat kehilangan atas kepergian Alm. Leo.
Selain senior di Dewan Pers, Alm.Leo, juga dianggap sebagai orang tua teladan.

"Dewan Pers, merasa sangat kehilangan beliau," Jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan mantan Ketua Dewan Pers, Atmakusumah Astraatmadja. Menurutnya, Alm. Leo merupakan pejuang kebebasan pers Indonesia. Pengabdian tersebut tetap Leo tekuni hingga akhir hayat hidupnya.

"Leo menunjukkan bahwa dirinya memang pejuang pers, hingga akhir hayat hidupnya tetap mengamati situasi dan mengawal kebebasan pers di Indonesia," Imbuhnya.

Alm.Leo pernah menjadi Wakil Ketua Dewan Pers pada 2007-2010.
Beliau menghembuskan nafasnya di RSPAD Gatot Subroto, Rabu (29/08/2018) Sore. Setelah terpeleset dari kamar mandi Gedung Dewan dan kepalanya kepalanya terbentur dan terluka hingga tak tertolong lagi.

"Ya, memang beliau sempat dibawa ke IGD Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat namun nyawanya tidak tertolong" Tutupnya. (Sumber : Tempo.co/Tim)

Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas