Headlines News :
Home » » Kades Rantau Bakung, Komar Zaman : Mari Bersama-sama Membangun Desa

Kades Rantau Bakung, Komar Zaman : Mari Bersama-sama Membangun Desa

Written By Harian Berantas on Friday, September 21, 2018 | 12:45:00 PM

HARIANBERANTAS, INHU- Tim Pelaksanaan Kegiatan (TPK) Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) Desa Rantau Bakung menyerahkan asset pekerjaan Tahun Anggaran (TA) 2018 dan silpa TA 2017 di kantor Desa Rantau Bakung, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Inhu, Kamis (20/9/2018).

Penyerahan asset kegiatan pekerjaan APBDes 2018 dan silpa 2017 disaksikan Inspektorat, Sekcam Rengat Barat, Dinas PMD Pemkab Inhu,  Bhabinkamtimas Rengat Barat, Babinsa Rengat Barat, BPD, Kadus, RT, RW, tokoh masyarakat tokoh, pemuda, PKK dan masyarakat Desa Rantau Bakung.

Kepala Desa ( Kades ) Rantau Bakung, Komar Zaman mengatakan serah terima pekerjaan kegiatan APBDes 2018 dan silpa 2017 yang bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD) Kabupaten maupun dari Dana Desa (DD) APBN setiap tahunnya kami laksanakan secara terbuka atau transparan kepada warga.

Salah satunya pelaksanaan pembangunan 2018 dengan padat karya yang bertujuan untuk menguatkan ekonomi masyarakat. "Semua tenaga kerja yang mengerjakan padat kerja itu berasal dari warga Desa Rantau Bakung,"ucap Kades dua periode ini.

Jika kegiatan pembangunan selama ini ada kekurangan, diharapkan Pemkab Inhu memberikan masukan dan bimbingan. Karena, Sumber Daya Manusia (SDM) perangkat Desa Rantau Bakung masih relatif terbatas. Diharapkan, masyarakat Desa Rantau Bakung jangan sungkan-sungkan memberikan masukan atau kritikan kepada kami demi tercapainya pembangunan untuk peningkatan ekonomi masyarakat, "pintannya.

Camat Rengat Barat, Hendry melalui Sekcam Encik Moh Ali Syukery mengapresiasi para kades, karena terbuka dan transparan soal anggaran ADD dan DD kepada masyarakatnya. Apa saja agar berkoordinasi dan duduk bersama masyarakat.

Sementara, Kasi Bina Administrasi dan Aset Desa Dinas PMD Inhu, Amrianto mengatakan, pencairan ADD dilakukan tiga tahap, pertama 20 persen. Selanjutnya tahap kedua  40 persen dan tahap ketiga 40 persen. Adapun tahapan pencairan dana tersebut bertujuan untuk kelancaran alokasi dana sesuai aturan yang ada.

Penggunaan ADD Kabupaten maupun DD APBN Pusat tidak bisa main-main, karena sudah sangat ketat pengawasan. Selain pengawasan juga dilakukan pembinaan. Kita apresiasi Kades Rantau Bakung, karena kegiatan pembangunan menggunakan uang negara ADD dan DD APBN Pusat dilakukan transparan, "ucap Amrianto memuji Kades Komar. (Lamhot Manurung)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas