Headlines News :
Home » » Dua Perusahaan Kelas Kakap PT. Arara Abadi dan PT. RAPPP Menyumbangkan Debu Jalan Kepada Masyarakat Tempatan

Dua Perusahaan Kelas Kakap PT. Arara Abadi dan PT. RAPPP Menyumbangkan Debu Jalan Kepada Masyarakat Tempatan

Written By Harian Berantas on Tuesday, September 4, 2018 | 12:40:00 PM

HARIANBERANTAS, PELALAWAN-- Masyarakat Desa Padang Luas, Kec Langgam Kab. Pelalawan-Riau, mengecam keras perilaku kedua perusahaan kelas kakap yakni PT. Arara Abadi dan PT. RAPP (Riau Andalan Pulp And Paper)/APRIL GROUP yang menyumbangkan penyakit kepada warga sekitar.


Sikap kencaman terhadap kedua perusahaan kelas kakap di Riau itu disampaikan sejumlah warga sekitar kepada awak media setelah pertemuan antara perusahaan dan kepala desa yang di wakil sekretaris desa (sekdes), senin (03/09/2018) sore.



"Iya pak, masa kedua perusahaan itu hanya mementingkan keuntungannya saja tanpa memperhatikan kesehatan kami. Coba bapak lihat rumah kami berubah warnanya karena jalan ini tidak disiram oleh pihak perusahaan"

"Selain itu, akibat dari abu jalan selama beberapa hari ini saja kami sudah mengalami sakit sakitan, batuk, flu dan sesak nafas mulai dari orang dewasa sampai anak anak dampak abu jalan kedua perusahaan itu. imbuh warga dengan kesal.

Warga berharap pihak perusahaan bisa memperhatikan kesehatan warga sekitar, khususnya Desa Padang Luas ini.

"Kami harap kedua pihak perusahaan itu harus setiap saat menyiram jalan ini bukan hanya 4 jam sekali dalam satu hari. Selanjutnya kami juga minta untuk mempedacayakan ekonomi kami melalui dana CSR yang merupakan hak masyarakat. Dimana selama ini hanya dinikmati oleh segelintir orang" Pintanya.

Sementara humas PT. Arara Abadi, Yogi, membenarkan adanya  keterlambatan penyiraman jalan selama 3 (tiga) hari belakangan ini.

"Iya pak, memang benar ada keterlambatan penyiraman jalan itu dari pihak PT. RAPP kemaren sehinggi masyarakat memblokir jalan itu sehingga membuat kendaraan kami tidak bisa lewat. Lalu kemaren juga kami sudah mengadakan pertemuan antara pihak desa. Namun saya tidak tahu persisi isi kesepakatan itu karena saya (Yogi, red) terlambat datang"

Lebih jauh yogy menjelaskan, bahwa yang menyiram jalan itu adalah tanggungjawab pihak PT. RAPP. Karena kami hanya menyiram di sekitar Gondai, jelasnya melalui sambungan selularnya, Selasa, (04/09/2018) sekira jam. 10.48 Wib.

Sedangkan, Humas PT. RAPP, Syafrizal, menjelaskan, bahwa keterlambatan penyiraman jalan poros sepanjang Desa Padang Luas Kec. Langgam akhir akhir ini disebabkan adanya kerusakan pada mesin Hisap Air. Akibatnya membuat warga tempatan marah dan memblokir ruas jalan itu. Sehingga puluhan kendaraan perusahaan kami tidak bisa beroperasi dan tertahan di lokasi tersebut.

"Iya, kemaren mesin Hisap Airnya rusak dan saat ini sudah di perbaiki. Sekarang sudah berjalan normal setelah kami mengadakan pertemuan dengan pihak desa" ucapnya.

Syafrizal menambahkan, masyarakat setempat seharusnya bersyukur, karena dengan adanya jalan perusahaan kami itu telah mempekerjakan warga melalui perusahaan lokal milik masyarakat.

"Ya, kan yang mengerjakan penyiraman itu perusahaan milik masyarakat sekitar"

Terkait keterlambatan penyiraman akhir akhir ini disebabkan adanya kerusakan mesin Hisap dan keringnya air yang biasanya di ambil di kolam pinggir jalan tersebut.  Sekarang kami mengambil air untuk penyiraman dari kolam belakang rumah warga. Ungkap Syafrizal melalui telpon genggamnya

Sekarang sudah berjalan dengan baik. Kami melakukan penyiraman kembali dengan kapasitas sekitar 20 .000.000 liter/per-hari. Untuk tindak lanjut pertemuan itu akan di adakan setelah kami menerima undangan dari pihak desa. 

Sebenarnya produksi kami di daerah itu minim. Akan tetapi produksi yang paling banyak itu milik PT. Arara Abadi. Mereka memiliki kendaraan disana sekitar 20 unit.



Terkait dengan buruknya kesehatan warga akibat abu jalan kemaren itu saya akan koordinasi dengan pihak CDR HRD RAPP.

"Iya, saya akan koordinasi dengan Cdr HRD, apakah pengobatan kesehatan masyarakat disana di lakukan atau tidak. Karena selama ini kita hanya menampung terlebih dahulu aspirasi warga baru kita adakan pengobatan". Tutupnya. (Fg. Halawa)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas