Headlines News :
Home » » Saksi, Mustapa : Keberadaan PT SBB Tidak Memberi Manfaat

Saksi, Mustapa : Keberadaan PT SBB Tidak Memberi Manfaat

Written By Harian Berantas on Wednesday, August 29, 2018 | 1:28:00 PM

HARIANBERANTAS, INHU - Alamak, Mustapa warga Desa Pauh Ranap, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, saksi yang dihadirkan oleh pihak penggugat memberikan keterangan dalam persidangan bahwa keberadaan PT Samantaka Batu Bara tidak memberikan mamfaat terhadap masyarakat setempat.

Keterangan tersebut dilontarkan Mustapa dalam sidang lanjutan Perdata gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terhadap PT Samantaka Batu Batu (SBB) selaku tergugat dari Dodi Fernando SH.MH kuasa hukum dari Idris selaku penggugat yang digelar Pengadilan Negeri (PN) Rengat, Selasa (28/8) di kantor Pengadilan Negeri Rengat.

Tanpa ada rasa takut, Mustapa yang didampingi saksi lainnya mengatakan bahwa semenjak hadirnya PT SBB yang melakukan penambangan batu bara di Desa Pauh Ranap, Kecamatan Peranap itu tidak bermamfaat bagi masyarakat setempat, "sebutnya menjawab pertanyaan Dodi Fernando SH.MH kuasa hukum Idris.

Justru sebaliknya. Bayangkan saja, "sebutnya lagi, sebelum PT SBB hadir di desa kami, aliran sungai Kimpur itu mengalir lancar seperti biasanya. Tapi, karena tumpukan tanah galian batu bara milik PT SBB itu membuat aliran sungai Kimpur terbendung mengakibatkan lahan kebun sawit milik pak Idris tergenang, "ucapkan menjelaskan.

Memang pernah lahan milik beberapa warga diukur oleh pihak perusahaan. Tapi, gak jadi diganti rugi, "pungkasnya.

Saksi lainya, Dede juga mengatakan hal yang sama dalam sidang lanjutan. Bahwa PT SBB tidak pernah melakukan sosialisasi sebelumnya kepada warga. Setahu saya (Dede-red), dari dulu sebelum PT SBB datang, aliran sungai Kimpur mengalir seperti biasannya. Bahkan warga jadikan sebagai tempat memancing mencari ikan.

"Dari dulu aliran sungai Kimpur sebagai tempat kami memancing mencari ikan, "sebutnya di hadapan Ketua Majelis menjawab pertanyaan Viktor SH kuasa hukum PT SBB.

Sebelumnya, Dodi Fernando SH. MH selaku kuasa hukum dari Idris pemilik lahan kebun sawit telah meregistrasi gugatan Perdata PMH ke kantor PN Rengat nomor : 12/Pdt.6/2018 PN Rgt, tanggal 30 April 2018.

Sidang lanjutan dengan agenda mendengar keterangan saksi yang digelar PN Rengat ini dipimpin langsung oleh Ketua PN Rengat, Darmo Indo Damanik, SH. M.Kn sekaligus sebagai Ketua Majelis didampingi dua Anggota Majelis lainnya yakni, Omori Rotama Sitorus, SH.MH dan Maharani Debora Manullang, SH.MH.

Setelah selesai kedua saksi memberikan keterangan, Ketua Majelis mengetok palu tiga kali, tok..tok..tok. Sidang kita lanjutkan Senin (1/9) depan. (Lamhot Manurung).
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas