Headlines News :
Home » » Idris Gugat PT SBB, PN Rengat Gelar Sidang Di Kebun Sawit

Idris Gugat PT SBB, PN Rengat Gelar Sidang Di Kebun Sawit

Written By Harian Berantas on Saturday, August 25, 2018 | 12:27:00 PM

HARIANBERANTAS, INHU- Pengadilan Negeri (PN) Rengat menggelar sidang Pemeriksaan Setempat (PS) di lokasi kebun kelapa sawit dan tambang batu bara PT Samantaka Batu Bara (SBB) di Desa Pauh Ranap, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu Inhu. Riau, Jumat (24/8/2018) disaksikan oleh ratusan masyarakat setempat.

Sidang Pemeriksaan Setempat ( PS ) kali ini dipimpin langsung oleh Ketua PN Rengat Darma Indo Damanik, SH. M.Kn selaku Ketua Majelis didampingi 2 Hakim Anggota yakni Omori Rotama Sitorus, SH. MH dan Maharani Debora Manulang SH. MH turun langsung ke titik lokasi perkara.

Kehadiran orang nomor satu di PN Rengat bersama 2 Hakim Anggota ini menjadi perhatian khusus terhadap ratusan warga setempat. Mereka turut menyaksikan proses berlangsungnya persidangan tersebut. Meski begitu, sidang PS berjalan dengan aman dan tertib.

Idris warga Peranap pemilik kebun kelapa sawit selaku penggugat PT SBB turut hadir pada sidang PS yang digelar PN Rengat di lokasi kebun sawit miliknya.

Idris bersama kuasa hukumnya Dody Fernando SH. MH mengajak Ketua Majelis Hakim dan 2 Hakim Anggota lainya masuk ke dalam kebun sawit miliknya guna melihat secara langsung tanaman kelapa sawit yang terendam air, sekaligus untuk melihat puluhan batang kelapa sawit mati yang diduga kuat akibat ulah dari PT SBB.

Saat pelaksanaan sidang PS kita menunjukan lokasi kebun klien kita yang terendam. Tujuanya agar bapak bapak Hakim PN Rengat melihat langsung seperti apa kondisi di lapangan yang sedang berperkara, "kata Dody Fernando, SH MH menjelaskan kepada awak media.

Politisi muda Partai Gerindra ini mengatakan, kalau seperti ini, kan, jelas perkaranya. Bapak bapak Hakim langsung turun melihat lokus perkara. Mudah mudahan dalam kasus ini saya bisa memenangkan perkara klien (Idris-red) saya, "harapnya.

Selain itu, pihak penggugat melalui kuasa hukumnya juga mengundang aparat desa setempat untuk menjelaskan soal aliran anak Sungai Kimpur Desa Pauh Ranap, Kecamatan Peranap yang kini sudah tertutup dengan timbunan batu bara milik PT SBB.

Usai pelaksanaan sidang PS di lokasi kebun sawit yang bersepadan dengan tambang batu bara, para Majelis Hakim PN Rengat kembali pulang. Sidang kembali dilanjutkan pada hari Selasa (28/8) mendatang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari penggugat.

Sidang gugatan ini sebelumnya dimulai ketika Idris menggugat PT Samantaka Batu Bara ke Pengadilan Negeri Rengat karena tumpukan batu bara milik perusahaan yang membendung aliran anak Sungai Kimpur mengakibatkan air meluap membanjiri kebun miliknya. Bahkan mengakibatkan puluhan batang kelapa sawit mati.

Akibat dari perbuatan PT SBB itu, dirinya mengalami kerugian materil hingga mencapai ratusan juta. Sementara proses mediasi antara penggugat dan tergugat juga tidak menemukan kata sepakat hingga proses persidangan terus berlanjut, "pungkas Idris (Lamhot Manurung)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas