Headlines News :
Home » , » Proyek Peningkatan Puskesmas Kulim Jaya Terbengkalai, Diduga PPK dan PPTK "Bersubahat" Dengan Rekanan. Ini Kronologisnya

Proyek Peningkatan Puskesmas Kulim Jaya Terbengkalai, Diduga PPK dan PPTK "Bersubahat" Dengan Rekanan. Ini Kronologisnya

Written By Harian Berantas on Thursday, July 5, 2018 | 8:00:00 PM

HARIANBERANTAS, INHU--- Aneh tapi nyata.! Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu ( Inhu ) melalui Satuan Kerja (Satker) Dinas Kesehatan Inhu menggelontorkan anggaran sebesar Rp 2.8 Milyar dari APBD Inhu TA.2017 lalu untuk pembangunan peningkatan Puskesmas Kulim Jaya.

Sayangnya, pekerjaan proyek peningkatan Puskesmas Kulim Jaya, Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Prov. Riau yang dikerjakan oleh PT Cahaya Danau Raja yang memenang lelang kegiatan Satker Dinas Kesehatan Kab. Inhu dengan nilai kontrak sebesar Rp 2.8 Milyar yang bersumber dari APBD Inhu TA.2017 lalu dan ditandatangani tanggal 02 Juni 2017 sampai 15 Juni 2017 dengan masa pelaksanaan 180 HK itu, masih meninggalkan sejumlah item pekerjaan alias belum tuntas hingga bulan Juli 2018.

Anehnya, sekalipun pekerjaan proyek tersebut belum tuntas, secara administrasi sudah di Provisional Hand Over (PHO) 95 % sekitar bulan Desember 2017 lalu. Bahkan retensi yang 5 % untuk masa pemeliharaan 180 HK pun sudah selesai bulan Juni 2018. Dengan kata lain, tanggungjawab pihak rekanan sebagai pelaksana proyek sudah selesai 100%.

Bujang Bakhtiar warga Rengat selaku owner PT Cahaya Danau Raja saat dikonfirmasi awak media Harianberantas.co.id melalui telepon selulernya, Kamis (05/07) mengakui bahwa PT Cahaya Danau Raja selaku pemegang kontrak kerja untuk kegiatan proyek peningkatan Puskesmas Kulim Jaya adalah miliknya.

Dia juga mengakui bahwa perusahaannya dipinjam oleh si Jon dan si Willy yang sama-sama warga Kelayang. Setahu saya, pekerjaan proyek peningkatan Puskesmas Kulim Jaya APBD Inhu TA.2017 lalu sudah selesai 100 % sesuai kontrak.

Saat disinggung seperti apa item-item pekerjaan dalam kontrak itu.? Bujang Bakhtiar menjelaskan bahwa dirinya tidak memiliki kontrak kerja tersebut. Dirinnya hanya menjelaskan bahwa perjalanan proyek tersebut mengalami perubahan kontrak atau adendum pekerjaan. Ada beberapa item pekerjaan yang berubah. Seperti : tiang tiang pancang dan penimbunan yang tujuannya agar pondasi bangunan tersebut lebih tinggi dari halaman bangunan.

Tambahnya, sekalipun diadakan Adendum pekerjaan, kalau masalah nilai kontrak memang tetap nilainya sebesar Rp 2.8 Milyar. Yang jelas pekerjaan proyek tersebut sudah 100 % selesai pekerjaanya sesuai kontrak yang ada, "ucapnya sambil berpesan agar proyek itu ditanyakan juga ke pihak konsultan pengawas.

M. Yunus, selaku Pelaksana tugas (Plt) Dinkes Inhu pada tahun 2017 lalu, saat dikonfirmasi awak media Harianberantas.co.id melalui telepon selulernya, Selasa (03/07) kemarin mengatakan bahwa, proyek peningkatan Puskesmas Kulim Jaya yang dikerjakan oleh PT Cahaya Danau Raja APBD Inhu 2017 lalu itu sudah selesai dikerjakan 100 % sesuai kontrak kerja.

Proyek peningkatan Puskesmas Kulim Jaya yang menelan anggaran Rp 2.8 Milyar dari APBD Inhu 2017 tersebut sudah clear sesuai administrasi. Segala sesuatunya yang menyangkut proyek itu dinyatakan tuntas 100 %, "sebut Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana ini.

Saat ditanya masalah isi kontrak kerjanya, M Yunus yang sekarang menjabat Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana ini menjawab bahwa dirinya tidak lagi di Dinkes. Tanya saja sama Plt Dinkes atau Kabid SDK Dinkes yang sekarang. 

Dirinya mengatakan sudah tidak ingat lagi seperti apa item-item pekerjaan dalam isi kontrak tersebut. "Pekerjaan yang masih berlangsung itu seperti pemasangan keramik lantai 2, pembuatan drainase dan pembuatan septictank masuk dalam kontrak Penunjukan Langsung (PL) APBD 2018.

Berita sebelumnya, hasil pantauan awak media Harianberantas, Kamis 28 Juni 2018 kemarin, bahwa PT Cahaya Danau Raja yang beralamat di Jalan Aski Aris Gang Nusa no 01 Sekip Hulu Rengat selaku pemegang kontrak kerja dengan nilai kontrak sebesar Rp 2.895.132.000,-dengan masa pelaksanaan hanya 180 HK masih terlihat beberapa orang pekerja sedang beraktivitas seperti biasa.

Anehnya, pekerjaan proyek peningkatan Puskesmas Kulim Jaya yang dikerjakan oleh PT Cahaya Danau Raja ini diduga kuat masih meninggalkan sejumlah item pekerjaan seperti pembuatan septictank, pemasangan keramik, dan pembuatan drainase serta pengecatan.

Akan tetapi, pekerjaan yang masih berlangsung tersebut sudah diambil alih dengan memunculkan kontrak baru penunjukan langsung (PL) APBD Inhu TA 2018 Satker Dinkes Kab. Inhu kepada CV Sugih Waras Jaya dengan nomor kontrak : 29/SPK/PL-PK/Dinkes-Inhu/PPSPP/APBD/V/2018 masa pelaksanaan selama 60 HK.

Salah seorang pegawai ASN Puskesmas Kulim Jaya yang tidak berkenan ditulis namanya saat dikonfirmasi awak media Harianberantas.co.id, Kamis (28/06) di Puskesmas Kulim Jaya, Kec. Lubuk Batu Jaya, Kab. Inhu mengatakan bahwa, proyek tersebut dimulai pekerjaanya dari tahun 2017 lalu.

Saya tidak tau banyak tentang proyek itu. Sampai dengan saat ini belum ada serah terima kepada kami yang rencananya sebagai pengganti Puskesmas Kulim Jaya yang lama, "sebutnya menjawab awak media.

Junedi Iskandar warga Kelayang, Kab. Inhu saat ditemui awak media di lokasi proyek peningkatan Puskesmas Kulim Jaya, Kamis (28/06) mengklaim bahwa proyek tersebut merupakan miliknya. "Ya, proyek ini adalah punya saya. Saya yang mengerjakannya atas nama PT Cahaya Danau Raja APBD 2017 lalu," katanya.

Junaedi menjelaskan bahwa proyek peningkatkan Puskesmas Kulim Jaya merupakan APBD Inhu TA.2017 lalu dikerjakan oleh PT Cahaya Danau Raja selaku pemegang kontrak dengan masa pelaksanaan pekerjaan 180 HK. Dengan nilai kontrak sekitar Rp 2.8 Milyar sudah di Provisional Hand Over (PHO) 95 % retensi 5 % atau masa pemeliharaan selama enam bulan sekitar bulan Desember 2017 lalu, "sebutnya.

Pekerjaan yang dikerjakan saat ini adalah untuk menyempurnakan mana-mana yang kurang sempurna, yah kita sempurnakan. Seperti pengecatan dan pemasangan lantai keramik lantai 2 maupun kamar mandi. Yang jelas proyek ini tidak ada masalah. Saya bertanggungjawab sepenuhnya terhadap proyek ini, "ucap Junedi.

Terpisah, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Dinkes Inhu, Ella Fitriani pada masa itu (2017-red) lalu menjabat sebagai Kabid Sumber Daya Kesehatan sekaligus sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada proyek peningkatan Puskesmas Kulim Jaya saat dikonfirmasi, Jumat (29/06) di ruang kerjanya mengatakan bahwa proyek peningkatkan Puskesmas Kulim Jaya sudah selesai dikerjakan oleh pelaksana sesuai dengan kontrak yang ada. 

"Saya sudah tidak ingat lagi masalah kegiatan proyek tersebut. Tanya aja sama humas biar lebih jelas," sebut mantan PPK ini sembari mengatakan saya sedang sibuk.

Sementara, Kasi Pengembangan Sarana dan Prasarana Kesehatan Dinkes Inhu, Desria Ianty Tiop yang juga sebagai Pejabat Pengawas Teknis Kegiatan (PPTK) pada proyek peningkatan Puskesmas Kulim Jaya mengatakan hal yang sama dengan mantan PPK nya bahwa proyek tersebut sudah selesai dikerjakan oleh pihak rekanan sesuai dengan kontrak tahun 2017 lalu. (Lamhot Manurung)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas