Headlines News :
Home » » PT Solarindo Internusa Diduga Kangkangi IMB, Kades Kubang Jaya: Kami Segera Turun Lapangan

PT Solarindo Internusa Diduga Kangkangi IMB, Kades Kubang Jaya: Kami Segera Turun Lapangan

Written By Harian Berantas on Tuesday, May 22, 2018 | 11:02:00 PM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Pembangunan perumahan Griya Taman Anggrek Naga di daerah Desa Kubang Jaya, diduga tidak mempedomani Site Plan yang ada. Menurut Ar  warga yang ada di perumahan tersebut, pihak Developer dari PT Solarindo Internusa yang beralamat di Jalan Harapan Raya membangun perumahan tidak berpedoman pada Site Plan yang ada, seperti badan jalan poros yang seharusnya 8 meter, namun dilapangan jalan poros tersebut hanya 6,3 meter dari parit coba ukurlah pak kalau gak percaya, ujar Ar kepada wartawan.

Dikatakan, seperti saluran drainase yang sudah ada sebelumnya dialihkan oleh Developer dari PT Solarindo Internusa menjadi kecil, agar bisa membangun rumah, akibat dari pengalihan drainase tersebut warga di perumahan mengalamin kebanjiran ketika hujan turun bahkan sampai masuk kedalam rumah, karena saluran air tidak berfungsi maksimal dan terjadi genangan, melimpah dan banjir, jelas Ar.

Terkait permasalahan tersebut, wartawan riaukontras.com mengkonfirmasi pihak dari Developer bernama (Yuli-red) mengatakan, "terkait hal itu saya tidak tau, saya hanya mengikutin perintah atasan saya dari Pt Solarindo Internusa bernama Kumar Siantar, kalau lebih jelas tanya saja sama pimpinan langsung, jelas Yuli.

Wartawan ini mencoba konfirmasi Kumar Siantar Pimpinan PT Solarindo Internusa dikantornya pada Senin, 14/05/2018 mengatakan, dalam pembangunan rumah tipe 36 di Perumahan Griya Taman Anggrek Naga di jalan Rambah Raya desa Kubang jaya, sudah saya lakukan sesuai dengan izin, jelasnya Kumar.

Kumar Siantar menceritakan kepada wartawan, pembangunan perumahan Griya Taman Anggrek Naga di jalan Rambah Raya desa Kubang jaya telah saya lakukan sesuai prosedur yang ada, namun terkait perubahan jalan Poros dan pengalihan drainase, yang awalnya ukuran jalan poros 8 meter menjadi 6,3 meter dan juga derenase yang sebelumnya lurus saya alihkan menjadi kecil itu urusan saya dan hak perusahaan Developer PT Solarindo Internusa merubahnya, ceritanya kepada wartawan.

Ketika disinggung Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Kumar Siantar mengatakan, saya membangun rumah tersebut sudah sesuai prosedur. Apakah telah memiliki IMB membangun perumahan Griya Taman Anggrek Naga di jalan Rambah Raya desa Kubang jaya sebanyak 12 Unit Rumah?, Kumar menjelaskan, silahkan tanya pada dinas terkait masalah IMB, tidak mungkin tak ada IMB-nya, jelas Kumar.

Kumar Siantar menambakan, semua pengurusan IMB Perumahan Griya Taman Anggrek Naga di jalan Rambah Raya desa Kubang Jaya langsung Ketau RT06, Kubang Jaya (Dodi-red) yang mengurus semuanya, awalnya izin pembangunan itu di tolak oleh pihak Kepala Desa Kubang Jaya, namun setelah (Dodi-red) mengajak saya (Kumar-red) ketemu langsung dengan Kades Kubang Jaya di Rumahnya barulah ditanda tangani surat itu dengan cepat oleh Kades, kata Kumar. 

Lanjut Kumar Siantar, sangat menyayangkan kalau ada warga yang protes terkait pembangunan perumahan Griya Taman Anggrek Naga itu, saya sudah banyak membantu mereka disana, kalau begini caranya saya tidak akan lagi memberikan bantuan, ketika ditanya wartawan bantuan apa saja yang bapak berikan kepada warga di sana? silahkan langsung tanya RT/RW setempat, tambah Kumar.

Dodi-red ketika dikonfirmasi wartawan terkait hal diatas mengatakan, bahwa terkait bantuan yang diterima oleh warga dari PT Solarindo Internusa itu bukan bantuan tetapi kewajiban sebagai Developer dari PT Solarindo Internusa, contohnya dalam perbaikan Gorong-gorong dan penimbunan jalan, itu kan rusak di akibatkan karna Developer dari Pt Solarindo Internusa yang sedang melakukan pembangunan perumahan, itu sudah kewajiban mereka, tegas Dodi RT 06.

Diterangkan Dodi, mengenai surat-surat atau Izin Mendirikan Bangunan di PT Solarindo Internusa itu bukan saya semuanya melainkan hanya membantu saja, waktu itu saya kebetulan di Bangkinang dan pada itu juga Kumar Siantar menelpon saya menanyakan bagaimana kelajutan pengurusan surat Izin Mendirikan Bangunan dari PT Solarindo Internusa yang di urus di Desa Kubang Jaya. Dodi mengatakan bahwa saya sedang ketemu dengan Kepala Desa di Bangkinang, Kumar mengatakan kalau begitu saya meluncur kesana dalam sambungan telpon dengan Dodi.

Ditambahkan Dodi, setelah Kumar Siantar ketemu saya dan kepala Desa Kubang Jaya di Bangkinang di suatu tempat barulah surat itu ditanda tangani oleh Kepala Desa Kubang Jaya dan selanjutnya surat tersebut di teruskan kepada dinas terkait sampai ke Kabupaten Kampar, kata Dodi.

Ketika di konfirmasi Zulkifil Kades Kubang Jaya mengatakan, saya tidak begitu tau masalah izin mendirikan bangunan itu, saya baru tiga bulan menjabat kades Kubang Jaya, wartawan menjelaskan, di perumahan Griya Taman Anggrek Naga ada jalan Poros dan juga derenase yang pekerjaannya diduga tidak sesuai dengan di Site Plan yang ada, seperti jalan poros seharusnya di Site Plan 8 meter di lapangan di temukan 6,3 meter, begitu juga dalam pengalihan derenase yang seharusnya jalur derenase tersebut lurus sekarang sudah di bengkokan dan ukurannya pun kecil, sehingga mengakibatkan kebanjiran di perumahan tersebut.

Kades menegaskan, kalau seperti itu kan menyalahi aturan, mana bisa seenaknya aja perkecil jalan umum, atau alihkan derenase, kalau didalam site plan 8 meter begitu juga dilapangan, sebelum dikeluarkan IMBnya pasti sudah ada Site Plannya, mana bisa dirubah-rubah. Kalau begitu kita dari Desa Kubang Jaya dalam waktu dekat ini kita akan turun langsung kelapangan melakukan Krocek kebenarannya, tutup Kades. (rk/ar)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas