Headlines News :
Home » » Mendadak Kantor Dinas PU Inhu Seperti Rumah Hantu, Tagihan Listrik Menunggak

Mendadak Kantor Dinas PU Inhu Seperti Rumah Hantu, Tagihan Listrik Menunggak

Written By Harian Berantas on Wednesday, May 30, 2018 | 4:30:00 PM

HARIANBERANTAS, INHU--- Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang terletak di Jalan Lintas Timur Pematang Reba Kabupaten Indragiri Hulu-Riau yang biasanya siang dan malam selalu terang bagaikan surga dunia, namun Senin 28 s/d 30 mei 2018 mendadak kantor dinas PU ini berubah menjadi gelap gulita bagaikan rumah hantu. Pasalnya, Kantor PU Inhu ini telah diputus aliran arus listrinya oleh pihak PT.PLN Rayon Inhu selama 3 (tiga) hari karena belum membayar tunggakkan tagihan listrik yang jatuh tempo  tanggal 20 Mei 2018. Pemutusan arus listrik kantor PU ini terhitung tanggal (28 s/d 30 Mei 2018).

Menurut keterangan salah seorang pegawai kantor PU yang tidak mau ditulis namanya oleh media ini mengatakan, jika arus listrik kantor dinas PU Inhu tempatnya bekerja telah kedatangin tamu dari kantor PT.PLN Rayon Inhu jumat 25 mei 2018 kemaren untuk memberitahukan ke Kadis PU Inhu, bahwa Kantor Dinas PU telah menunggak pembayaran tagihan litrik.

“iya pak, kemaren memang ada pegawai PT.PLN datang memberitahukan ke kadis tunggakkan listrik kantor PU ini, namun tidak di indahkan ibu kadis.  Pegawai kebingungan bagaimana mau bekerja seluruh ruangan kantor gelap dan pengap. Padahal banyak kontraktor yang berdatangan untuk mengurus administrasi. Tapi tolong jangan ditulis nama saya ya pak, karena takut dipecat dengan ibu kadis yang galak itu” katanya.

“Saya sudah puluhan tahun jadi pegawai di dinas PU ini belum pernah yang namanya PLN mati seperti ini, lain hal kalau dari pusat PLN mati secara keseluruhan. Tapi semenjak Kadis lama digantikan oleh Ibu Kadis yang baru, beginilah jadinya. Ungkap Pegawai dengan kesal.

Sementara Kadis PU Ir.Yelfidar saat dikomfirmasi awak media, langsung berang seakan-akan tidak berterima jika ditanya wartawan terkait penyebab masalah tunggakkan pembayaran tagihan listrik kantor PU yang dipimpinnya itu. Padahal PT.PLN sudah memberi dispensasi waktu selama 3 (Tiga) hari untuk dilakukan pembayaran tunggakan.

“Apaaaaa…? Listrik mati tidak perlu ditulis-tulis, apa yang mau ditulis..? jangan ditulis, pigi sana tanya ke Sekretaris biar lebih jelas” kata Ir.Yelfidar dengan gaya premannya.

Sekretaris Dinas PU Inhu, Usep, ternyata membohongi media ini, mengatakan, jika masalah tunggakkan listrik bukan tidak dibayar tapi Nomor Rekening PT.PLN Rayon Inhu tak jelas.

“Aliran Arus Listrik diputus oleh PLN karena ada kesalahan sedikit. Kemarin sudah dibayar, tapi nomor rekening PT.PLN-Nya  salah. Tagihan tunggakkan listrik kantor pu itu sudah dibayar dan sekarang lampu sudah hidup, Katanya membohongi wartawan yang menghubunginya melalui telpon genggamnya, Rabu, (30/05/2018) sekira pukul 14.30 Wib. dari halaman kantor PU yang gelap gulita tersebut.

Sikap kedua pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) satuan kerja (Satker) Dinas PU Kabupaten Indragiri hulu (Inhu) tersebut “Tidak Perlu di contoh” dan mencoreng nama baik inhu dibawah kepemimpinan Bupati H. Yopi Arianto, SE yang terkenal tegas dan dekat dengan wartawan selama ini.

Humas PT.PLN, Boy, saat dihubungi melalui telpon genggamnya dari halam kantor PU Inhu, mengatakan, jika pihaknya telah melakukan pemutusan sementara (Tusbung) aliran arus listrik Kantor dinas PU inhu tersebut, karena telah menunggak tagihan listrik, serta tidak mengindahkan teguran dari PLN.

“Iya pak, memang benar kami melakukan pemutusan sementara aliran listrink PU itu, karena telah menunggak pembayaran tagihan. Padahal kami sudah memberikan tenggang waktu selama 3 (Tiga) hari untuk bisa dilakukan pembayaran diloket terdekat dengan membawa Ressi/kartu listrik yang ada nomor Id.Pelanggan. Namun pihak Dinas PU dinilai tidak memiliki itikad baik untuk membayarnya, makanya kita putuskan selama 3 (Tiga) hari”

“Saya heran loh pak jika pihak PU mengatakan nomor rekening PT.PLN tidak jelas atau salah. Tidak masuk akal saya pak, karena semuanya sudah sangat jelas kok didalam Kartu rekening dan ada tertera disana semua administrasi. Tak mungkin nomor rekening PLN salah. Tegas Boy.

Akibat kelalaian Kadis PU, Ir.Yelfidar, dalam membayar tagihan / hutang dinasnya ke pihak PLN, membuat aktivitas seluruh pelayanan masyarakat terhenti selama 3 (Tiga) hari. Masyarakat dan Negara dirugikan.

Apakah Bupati H. Yopi Arianto, SE pantas mempertahankan Ir.Yelfidar ini sebagai Kadis PU..? Seharusnya diganti saja kadis PU ini, agar tidak terulang lagi dan pelayanan publik berjalan secara proposional. Kata Sekretaris Umum DPP LSM Komunitas Pemberantas Korupsi (KPK), B. Anas, melalui telpon seluler, (30/05/2018) sore ini. ( Pinten Sitorus )
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas