Headlines News :
Home » , » Kapolres Kampar AKBP. Andri Ananta: Saya Siap Bertanggungjawab Ungkap Dugaan Kasus Pembunuhan Korban

Kapolres Kampar AKBP. Andri Ananta: Saya Siap Bertanggungjawab Ungkap Dugaan Kasus Pembunuhan Korban

Written By Harian Berantas on Thursday, May 17, 2018 | 11:00:00 AM

HARIANBERANTAS, KAMPAR— Kapolres Kampar, AKBP. Andri Ananta Yudhistira  didampingi Kasat Reskrim AKP Fajri diruang kerjanya, saat ditemui media ini bersama Ketua Lembaga Pemantau Penyelengara Negara Republik Indonesia (LPPNRI) Saudara Hondro sebagai Kuasa keluarga Korban Almarhum (Alm) Maryanto, yang menjadi korban dugaan pembunuhan atas sengketa lahan antara pondok pesantren Umar Bin Khattab dengan Suseno di Km.09 Jl.Rajawali Desa karya Indah Kec.Tapung Kab.Kampar Riau rabu ( 02/05/2018) lalu.

Kapolres Kampar AKBP. Andri Ananta Yudhistira kepada kuasa korban diruang kerjanya mengatakan, pihaknya bertanggungjawab atas pengukapan kasus pembunuhan tersebut. dan juga sangat mengapresiasi informasi yang diberikan kuasa keluarga almarhum.

“Iya, saya siap memeprtanggungjawabkan. dan terimakasih juga atas informasinya. Berkas Informasi yang bapak sampaikan ini akan kami telaah apakah dapat dijadikan bahan bukti sebagai petunjuk untuk mengungkap siapa saja yang terlibat dalam kasus ini"

Terkait kasus ini saya juga ikut di pemakaman almarhum Maryanto, dan esok harinya satu hari setelah kejadian, saya bersama kepala desa dan tokoh masyarakat di Tapung mendatangi rumah keluarga alm korban untuk menyampaikan belasungkawa atas kepergian alm yang sedang berduka cita, sekaligus meminta kepada keluarganya untuk mempercayakan sepenuhnya pihak kepolisian untuk menangani kasus ini ”

“saya juga minta kepada kades tapung untuk memberikan keterangan dan salinan berkas dokumen masalah sengketa lahan antara Pondok Pesantren Umar Bin Khattab dengan Suseno tersebut, guna mengungkap latar belakang dugaan pembunuhan itu, sehingga tidak ada korban lagi dikemudian hari” Kata AKBP Andri, diruang kerjanya, Rabu (15/05/2018) .

AKBP. Andri Ananta Yudhistira menambahkan, terduga pelakunya sudah ditahan di ruang tahan polres kampar. Jadi kalau ada pihak-pihak yang menyebar luaskan informasi terduga pelaku tidak ditahan, itu tidak benar.

“Ya, Tersangka baru satu orang dan sudah kita tahan, dan penyidik sedang mendalami kasusnya guna mengukap tersangka lainnya dan keterlibatan pihak lain. Informasi yang bapak dengar kalau tersangka tidak ada ditahan, Itu tidak benar” Kata Andri.

Selain itu, Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Fajri membenarkan kata Kapolres Kampar AKBP Andri tersebut.

“iya, benar kita sudah menahan terduga tersangkanya, tapi maaf kita tidak bisa beri ijin untuk membesuk tersangka karena sedang dalam penyelidikan” Kata AKP FAjri Rabu (15/05/2018), sembaring kuasa keluarga Korban Saudara Hondro memberikan bukti baru berupa Rekaman Pembicaraan sebelum peristiwa pembunuhan.

Kuasa keluarga almarhum korban, Saudara Hondro, berharap jika kepolisian bisa menerapkan pasal berlapis terhadap pelaku dengan menerapkan pasal pembunuhan berencana.

“Iya, harapan kita pasal yang diterapkan adalah pasal pembunuhan berencana. Karena sebelum terjadi peristiwa kasus pembunuhan tersebut, sudah ada pembicaraan terlebih dahulu antara terduga pelaku dengan pemilik lahan (majikan alm Maryanto,red) yang menjadi  korban akibat dampak kasus sengketa lahan antara Pondok Pesantren Umar dan Suseno” Kata saudara Hondro di halama Mapolres Kampar usai menemui Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta. (Tim)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas