Headlines News :
Home » , » Pilkada Serentak Tanggal 27 Juni 2018 Tinggal Hitungan Jari, Dihimbau Seluruh Masyarakat "Cerdas" Memilih Pemimpin Riau Selama 5 Tahun Kedepan

Pilkada Serentak Tanggal 27 Juni 2018 Tinggal Hitungan Jari, Dihimbau Seluruh Masyarakat "Cerdas" Memilih Pemimpin Riau Selama 5 Tahun Kedepan

Written By Harian Berantas on Saturday, May 26, 2018 | 12:39:00 PM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU---  Tokoh Masyarakat F. Laiya, menghimbau seluruh masyarakat Riau untuk cerdas menentukan pilihan terhadap para pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada serentak yang bertempatan tanggal 27 Juni 2018 mendatang.

F.Laiya dalam siaran persnya, mengatakan, apabila masyarakat tidak cerdas dan jeli dalam menentukan pilihan terhadap salah satu calon gubenur riau/wakil gubenur riau yang bertarung merebut kursi Riau-1 untuk memimpin riau selama 5 (lima) tahun kedepan, maka akan timbul penyesalan dikemudian hari. Oleh sebab itu, kita harus cerdas dan jeli dalam menentukan sikap dan pilihan yang tepat salah satu dari ke empat calon gubri diatas agar tidak menyesal dikemudian hari.

"Iya, kita minta masyarakat harus cerdas dan jeli dalam menentukan pilihan, karena pemimpin yang kita pilih akan menentukan nasib hidup kita selama lima tahun ke depan. Jangan nati setelah duduk calon yang kita pilih lalu menyesal dan memprotes kebijakan yang tidak memihak pada masyarakat. Hal-hal seperti itulah yang harus kita cegah" katanya, Kamis (24/5/2018) di Pekanbaru.

F. Laia memandang bahwa memilih dengan cerdas, jeli dan dewasa dalam menentukan setiap pemilihan terhadap calon kepala daerah itu sangat penting karena setiap pelaksanaan pilkada selalu ada insiden-insiden yang biasanya membuat kereasahan di masyarakat dikemudian hari selama memimpin.

"Oleh karena kita mendorong masyarakat untuk bersama-sama mengawal pilkada saat ini agar berjalan dengan baik dan damai sesuai aturan yang berlaku, sebab selama ini yang menjadi korban adalah masyarakat itu sendiri" Tambahnya.

Kempat calon gubernur riau yang sedang berusaha merebut hati agar terpilih untuk memimpin riau selama 5 tahun kedepan tentunya dengan janji-janji manis dan program yang sangat fantastis. kita berharap janji-janji yang telah dilontarkan dapat terealisasi setelah duduk bukan hanya sekedar slogan saja.

Kita berharap janji para calon ini bisa terealisasi bukan hanya sekedar slogan saja. Pengalaman kita selama ini selalu di PHP (Pemberian Harapan Palsu). Sehingga apa yang mereka sampaikan ketika mencalonkan kembali, masyarakat seakan-akan tak acuh seperti angin berlalu bahkan tidak sedikit masyarat juga berkata dalam hati "PHP" lagi dan "Janji" terus tapi tidak di tepati.

"Kita berharap kekecewaan masyarakat tidak terulang lagi di kemudian hari. Mari kita ikut serta secara langsung untuk bersikap dewasa dalam mengikuti tahapan pilkada saat serta saling menjaga kestabilitas pesta demokrasi yang kita cintai ini” Imbuhnya.
Sumber Gambar Riau Terkini
Seiring dengan pesan tokoh masyarakat riau diatas dalam pemilihan pemimpin riau selama 5 tahun kedepan. Media ini menelusuri di beberapa media masa online tentang catatan setiap para calon gubernur riau tersebut, sebagai berikut :

Catatan Calon Gubernur Riau   Nomor Urut 1 “Syamsuar” :
  1. Bahwa, pada program "kandidat bicara" di stasiun televise swasta Live MetroTV, Syamsuar menjawab penelis mengatakan, jika dirinya tidak pernah di dituding atau demo terkait dugaan korupsi selama menjabat sebagai bupati "Alhamdulillah tidak pernah"jawabnya (8/03/2018). Artinya Syamsuar Bersih dari korupsi. Padahal kenyataannya Syamsuar pernah dilaporkan oleh para aktivis anti korupsi dari DPP LSM Komunitas Pemberantas Korupsi (DPP LSM KPK) ke Mabes Polri, Kejaksaan Agung, dan Komisi Pemberatasan Korupsri (KPK) RI terkait dugaan korupsi dana APBD Siak tahun anggaran 2013,14 dan 2015;
  2. Bahwa masyarakat yang mengatasnamakan anti korupsi ternyata pernah mendemo Syamsuar didepan Gedung KPK RI. Dalam orasinya,  mereka menuding Syamsuar terlibat dalam dugaan korupsi APBD selama menjabat sebagai Bupati Siak. Aksi ini bertempatan Syamsuar di periksa Penyidik KPK RI beberapa waktu lalu.
Catatan Calon Gubernur Riau Nomor Urut 2 "Lukman Edy" :

  • Pernah diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI pada tahun 2007 sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran (Damkar)Pemprov Riau yang merugikan keuangan negara Rp 4,5 miliar. Saat itu dirinya menjabat sebagai menteri PDTM.
Catatan Calon Gubernur Riau Nomor Urut 3 "Dr.H.Firdaus,ST.,MT" : 
  1. Pernah dilaporkan oleh sejumlah aktivis anti korupsi ke lembaga hukum (Polri, Kejagung, dan KPK RI atas dugaan korupsi APBD tahun 2013,2014 dan 2015.
  2. Selain itu, Dr.H.Firdaus,ST., MT, diduga telah dilaporkan oleh sejumlah tokoh hingga disidangkan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait dugaan kepemilikan 2 (dua) Kartu Keluarga (KK Ganda) atas nama Firdaus.
  3. Selain itu, Firdaus juga diduga kurang memperhatikan nasib warganya sendiri atas pemberiannya Izin Pengeboran Minyak kepada Pengusaha/kontraktor yang ditunjuk SKK Migas untuk mengambil minyak bumi di daerah Rumbai Bukit, Kota Pekanbaru. Pasalnya izin tersebut tertera nama dan ditanda tangannya. Akibatnya warga disekitar lokasi pengeboran merasa kecewa.
Catatan Calon Gubernur Nomor Urut 4 "Ir. H. Arsyadjuliandi Rachman" : 
  1. Pernah dituding terlibat dalam kasus dugaan gratifikasi pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) 2013 silam saat menjabat sebagai anggota DPR RI komisi VII;
  2. Diduga terlibat kasus korupsi proyek pembangunan RTH Tunjuk Ajar Integritas provinsi riau (Tugu Anti Korupsi), sebagaimana keterangan saksi dalam persidangan di pengadilan Tipikor Pekanbaru, majelis hakim meminta JPU untuk menetapkan Gubernur Riau sebagai tersangka.
Selanjutnya, terkait catatan tersebut dan dikaitkan dengan himbauan tokoh masyarakat diatas, maka dapat masyarakat riau lebih cermat dan jeli untuk menentukan pilihan terhadap para calon yang akan memimpin riau selama 5 tahun kedepan. Apabila masyarakat salah dalam menentukan pilihannya akan berakibat pada nasib masyarakat riau itu sendiri.

Hingga berita ini diturunkan para calon gubri tersebut masih fokus menyampaikan ideologis kampanye mereka masing-masing untuk meraih simpati masyarakat agar dipilih sebagai pemimpin riau selama 5 tahun kedepan. Semoga cita-cita para calon ini tercapai dan diberkati tuhan yang maha esa, amin. (Tim)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas