Headlines News :
Home » » Debat Publik Kedua, Calon Gubsu Urut 1 Kembali Pertanyakan Komitmen Cagubsu Urut 2 Soal Provinsi Kepulauan Nias

Debat Publik Kedua, Calon Gubsu Urut 1 Kembali Pertanyakan Komitmen Cagubsu Urut 2 Soal Provinsi Kepulauan Nias

Written By Harian Berantas on Sunday, May 13, 2018 | 2:02:00 AM

HARIANBERANTAS, MEDAN- Kandidat calon wakil Gubernur Provinsi Sumatera Utara (Sumut) nomor urut 1, Musa Rajeckshah (Ijeck) kembali bertanya mengenai pemekaran daerah kepada rivalnya, calon Wakil Gubsu, Sihar Sitorus. Namun, kali ini Ijeck bertanya mengenai adanya wacana pembentukan Provinsi Kepulauan Nias. Seperti diketahui, saat debat publik perdana lalu, Ijeck juga sempat bertanya mengenai pembentukan Provinsi Tapanuli kepada Sihar.
Suasana Debat Publik Calon Gubsu
"Ada ketimpangan pembangunan di pantai barat khususnya Nias, bagaimana tanggapan Bang Sihar kalau Nias membuat provinsi sendiri," tanya Ijeck saat debat publik calon Gubsu ronde II, di Hotel Adi Mulya, Medan,, Sabtu (12/5/2018) malam.

Mendengar pertanyaan tersebut, Sihar lantas tersenyum. Dia juga menyinggung mengenai pertanyaan serupa yang disampaikan Ijeck kepadanya pekan lalu.

"Pertanyaan ini disampaikan dua minggu berturut-turut ke saya," jawab Sihar.

Kali ini, Sihar tidak secara gamblang menyampaikan pendapatnya apakah setuju Nias menjadi provinsi sendiri atau tidak.

Menurutnya, pemekaran merupakan kewenangan pemerintah pusat. Ada beberapa kriteria yang harus didapat apabila sebuah daerah ingin melakukan pemekaran.

"Sebenarnya ada yang lebih penting dari itu (pemekaran). Nias sebenarnya memiliki potensi yang luar biasa, khusunya dari sisi sumber daya alam," tuturnya.

Oleh karena itu, kata Sihar, pihaknya akan hadir di tengah-tengah masyarakat Nias. "Nias perlu pembangunan fisik dan non fisik. Makanya kami akan hadir, alokasi anggaran untuk Nias akan diperbesar, anggarannya diambil dari efesiensi anggaran yang akan kami lakukan, mengundang pihak swasta serta mengajak BUMD yang ada untuk mengeroyok pembangunan di Nias," tutupnya.

Diketahui sebelumnya, pada taggal 14 Desember 2017 tahun lalu, pihak BPP-PKN Perwakilan Jakarta secara resmi mengadakan rapat pleno dan dihasilkan beberapa poin antara lain, Provinsi Kepulauan Nias adalah harapan dan kerinduan masyarakat Kepulauan Nias (KepNis) yang telah lama dirindukan untuk diperjuangkan secara bersama-sama seluruh elemen masyarakat melalui BPP-PKN dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat KepNis, sehingga mengalami kemajuan dan sejajar dengan daerah lain.

BPP-PKN pun, komitmen, solid dan sungguh-sungguh mempersiapkan dan melaksanakan beberapa hal seperti, meng-update persyaratan administrasi dan dokumen sesuai persyaratan peraturan dan undang-undang.

Kemudian, melakukan sosialisasi kepada masyarakat Kepulauan Nias baik di daerah Kepulauan Nias maupun diluar daerah, agar masyarakat mengetahui progress dan menfaat terbentuknya provinsi, termasuk membuat website BPP-PKN dan buku acuan mengenai manfaat dibentuknya Provinsi.

Mempersiapkan Blue Print Kepulauan Nias pasca terbentuknya Provinsi, sebagai acuan dan pedoman pembangunan jangka panjang, melakukan audensi dan lobi-lobi kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kemendagri, kepada Legislatif (Komisi II DPR RI) termasuk kepada Fraksi 2 Partai di DPR dan DPD-RI khususnya Kemite I.

Sehingga seluruh peserta rapat pleno, memiliki pandangan dan komitmen yang sama yaitu terbentuknya Provinsi adalah jawaban dan jembatan emas meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Nias tanpa terkecuali. (hlw)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas