Headlines News :
Home » » Anak Digunakan Untuk Bom Bunuh Diri, Presiden Jokowi: Teroris di Surabaya Sungguh Biadab

Anak Digunakan Untuk Bom Bunuh Diri, Presiden Jokowi: Teroris di Surabaya Sungguh Biadab

Written By Harian Berantas on Monday, May 14, 2018 | 9:35:00 AM

HARIANBERANTAS, SURABAYA- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengutuk keras aksi bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur. Jokowi mengatakan aksi ini biadab dan di luar kemanusiaan karena melibatkan anak-anak untuk menjadi korban bom bunuh diri.

"Tindakan terorisme kali ini sungguh biadab dan di luar batas kemanusiaan yang menimbulkan korban masyarakat, kepolisian dan juga anak-anak yang tidak berdosa. Termasuk pelaku yang menggunakan dua anak berumur kurang lebih 10 tahun yang digunakan juga untuk pelaku bom bunuh diri," kata Jokowi di RS Bhayangkara, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018).

Jokowi mengatakan terorisme adalah kejahatan terhadap kemanusiaan dan tidak ada kaitannya dengan agama apa pun. Dia menegaskan agama apa pun mengajarkan menolak aksi terorisme apa pun alasannya.

"Tak ada kata yang dapat menggambarkan betapa dalam rasa duka cita kita semuanya atas jatuhnya korban akibat serangan bom bunuh diri di Surabaya," ujarnya.

Jokowi mengaku telah memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan pelaku bom bunuh diri. Kepala negara juga memerintahkan untuk membongkar jaringan sampai ke akar-akarnya.

"Aparat tak akan membiarkan tindakan pengecut semacam ini dan mengajak semua anggota masyarakat untuk bersama-sama memerangi terorisme, memerangi radikalisme yang bertentangan dengan nilai agama, nilai luhur sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai Ketuhanan dan menjunjung tinggi nilai kebinekaan," ujarnya.

Jokowi juga mengimbau seluruh rakyat di seluruh pelosok tanah air agar tetap tenang dan tetap waspada. "Hanya dengan upaya bersama seluruh bangsa terorisme dapat kita berantas kita harus bersatu melawan teroris," tegasnya.

"Mari kita berdoa kepada korban yang meninggal dunia semoga mereka mendapat tempat yang terbaik di sisi Allah SWT dan kepada keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan," sambungnya.

Jokowi memastikan biaya pengobatan dan perawatan para korban akan ditanggung oleh pemerintah. ***(rzk/soz)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas