Headlines News :
Home » » Diduga PT. SSR Kebun Talangjerinjing "Tilap" Hak Normatif Tenaga Kerja

Diduga PT. SSR Kebun Talangjerinjing "Tilap" Hak Normatif Tenaga Kerja

Written By Harian Berantas on Friday, April 6, 2018 | 4:42:00 PM

HARIANBERANTAS, INHU -Sengketa Perselisihan Hubungan Industrial ( PHI ) antara tenaga kerja buruh harian lepas ( BHL )dengan PT. Swakarsa Sawit Raya (SSR) kebun Talangjerinjing Desa Talangjerinjing, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri hulu ( Inhu ) berbuntut panjang. Sehingga PHI tersebut secara resmi dilaporkan ke Dinas Tenaga Kerja Kab. Inhu.
Laporan Karyawan Ke Disnakertrans Inhu, (06/04/2018)
Ali Amsar Siregar selaku pelapor yang sebelumnya sudah mendapat surat kuasa dari tenaga kerja BHL PT. SSR kebun Talangjerinjing menyerahkan surat laporan tersebut ke Disnaker Kab. Inhu, Jumat (06/04) sekira pukul 10.00 Wib.

Hari ini ( Jumat- red ) sengketa tenaga kerja yang terjadi di PT. SSR kebun Talangjerinjing resmi kami laporkan, " Kata Ali Amsar kepada Harianberantas.co.id usai menyerahkan laporannya.

Masalah seperti ini gak bisa kita biarkan. Karena ini menyangkut hak normatif semua tenaga kerja yang sudah diatur dalam Undang Undang ( UU ) no 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Bagaimana tidak, ratusan tenaga kerja BHL baik yang perawatan maupun yang pemanen sudah bertahun - tahun hak normatifnya terkesan terabaikan oleh PT. SSR. "Yah pokoknya seperti gak manusia lah tenaga kerja itu dibuatnya, "Sebutnya menceritakan.

Adapun PHI antara tenaga kerja BHL dengan PT. SSR kebun Talangjerinjing yang tertuang dalam surat laporan tersebut adalah sebagai berikut.
  1. Bahwa pekerja/buruh diberlakukan yang dinilai bukan ukuran tenaga manusia untuk mencapai hari kerja ( HK )
  2.  Bahwa pekerja/buruh diberlakukan penerimaan gaji masih di bawah upah minimum kabupaten (UMK) sesuai ketentuan UU Ketenagakerjaan 
  3. Bahwa pekerja/buruh diberlakukan pemotongan gaji setiap bulanya untuk iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan tanpa memiliki kartu kepesertaan
Kepala Bidang PHI Ketenagakerjaan Inhu, Yaspan MT, saat dikonfirmasi Harianberantas.co.id, Jumat ( 06/04 ) di ruang kerjanya mengatakan, surat laporan kan baru masuk ke bagian umum, nanti pimpinan akan disposisikan ke bidang yang menyangkut Ketenagakerjaan. "Tunggulah dulu setelah didisposisikan pimpinan, setelah itu baru bisa saya proses, "ucapnya.

Secepatnya akan kita proses. Kedua belah pihak yang bersengketa itu akan kita panggil. Baik pihak dari tenaga kerja maupun pihak dari PT. SSR, biar jelas duduk permasalahannya,"sebut Yaspan menjelaskan.

Sementara, Manager PT. SSR kebun Talangjerinjing, Ir Mursanif belum berhasil dikonfirmasi hingga berita ini diturunkan. (Lamhot Manurung)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas