Headlines News :
Home » » Biadab, Anak Tiri Disetubuhi Hingga Melahirkan, Warga : “Jenuh” Pelaku Tak Kunjung Ditangkap

Biadab, Anak Tiri Disetubuhi Hingga Melahirkan, Warga : “Jenuh” Pelaku Tak Kunjung Ditangkap

Written By Harian Berantas on Saturday, March 24, 2018 | 8:32:00 PM

HARIANBERANTAS. KAMPAR- Masyarakat Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, mengaku jenuh dengan tindakan jajaran Reskrim Polres Kampar-Riau. Kejenuhan terjadi akibat terduga pelaku biadab yang menyetubuhi anak tiri hingga melahirkan, tak kunjung ditangkap aparat Kepolisian Sektor Kampar kesatuan Polda Riau. demikian dikatakan aparat Desa Karya Indah, KY, kepada awak media, Jumat (23/3/2018) kemaren. 

Menurut KY, Polres Kampar sudah mengetahui keberadaan pelaku, namun belum dilakukan penangkapan. “ Tanggal 11 kemarin kami laporkan ke Polres Kampar, bahwa pelaku nelfon ke istrinya, dilacak nomor-nya dapatlah titik lokasinya, tanggal 13 kami kembali melapor, dilacak lagi lokasinya dapat ditempat yang sama, tapi sampai sekarang tidak ditangkap, saya hubungi ke Polres Kampar katanya nunggu Kasat Reskrim, gak taulah pak, jenuh kami jadinya,” ungkap KY.

Kasat Reskrim Polres Kampar, AKP fazri, ketika dikonfirmasi via selulernya tidak berhasil. Panggilan seluler tidak dapat terhubung, pesan singkat sms konfirmasi terkirim  belum menerima balasan.

Diberitakan sebelumnya, tindakan cepat, tanggap dilakukan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Riau, menyikapi rilisan sejumlah media tentang dugaan kasus yang menimpa seorang anak perempuan dibawah umur, HM (13 tahun).

HM (korban), telah melahirkan seorang bayi perempuan di Rumah Sakit Sansani Pekanbaru, diduga hasil perbuatan bejat (Disetubuhi) ayah tirinya. Bayi perempuan HM lahir prematur secara normal, Senin (5/3/2018).

Atas kejadian tersebut, Ketua LPA Riau, Esther Yuliani, langsung turun investigasi lapangan, Kamis (15/3/2018).

Sekira pukul 7:30 wib, dari kediamannya Kota Pekanbaru, Esther Yuliani akan melakukan kunjungan ke tiga titik lokasi antara lain, Polres Kampar, RSUD Kabupaten Kampar dan Kediaman orang tua Korban di Desa Karya Indah.

Langkah yang diawal dilakukan Esther mengunjungi pelayanan perlindungan perempuan dan anak (P2PA) Polres Kampar.

Selanjutnya Esther Yuliana ke RSUD Kabupaten Kampar didampingi penyidik pembantu unit P2PA Polres Kampar, Fitri, Sekretaris Forum Bela Negara Republik Indonesia (FBN-RI) Kabupaten Kampar, Manganar M Nainggolan, melihat dan memastikan langsung kondisi serta pelayanan medis bayi yang dilahirkan korban (HM).

Selepas dari Polres Kampar dan RSUD Kampar, sekira pukul 17:30 wib Esther Yuliani melanjutkan perjalanannya ke kediaman orang tua korban, Desa Karya Indah, km 11, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar. Demikian disampaikan Esther Yuliani, kepada BerkasRiau.com. (rls) 

Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas