Headlines News :
Home » » Dugaan Penyimpangan Pembangunan USB SMPN 05 Langgam dan Gratifikasi, Kadis Pendidikan Pelalawan Meradang, Kasek Minta Maaf

Dugaan Penyimpangan Pembangunan USB SMPN 05 Langgam dan Gratifikasi, Kadis Pendidikan Pelalawan Meradang, Kasek Minta Maaf

Written By Harian Berantas on Thursday, February 1, 2018 | 7:38:00 PM

HARIANBERANTAS, PELALAWAN- Dilansir portal (situs) borgolnews.com, terkait temuan tim LSM Penjara-Indonesia dan Wartawan mengenai proses pembangunan Sekolah Baru di Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan dengan nilai sebesar Rp.2,3 miliar lebih, tanpa PPTK dan Konsultan pengawas itu, diduga penuh kecurangan yang berpotensi merugikan keuangan negara.

Diberitakan borgolnews.com, disaat pemerintah pusat gempar membrantas Korupsi dan Presiden Joko Widodo membuat peraturan jitu dengan sebutan nama Saber Pungli, dinilai bertolak belakang dengan perilaku oknum pejabat di wilayah daerah Kabupaten Pelalawan–Riau, terkait proses pembangunan SMPN 05 Kecamatan Langgam yang dinilai sangat memprihatinkan, karena kwalitas pembangunannya yang buruk.

Diberitakan media massa sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan minta jatah sebesar Rp.15 juta dari Kepala Sekolah setempat, dan sebesar Rp.1500.000 lagi perbulan selama pengerjaan proyek tersebut terlaksana (180) hari kalender (HK).

Diterangkan, ketua LSM Penjara, DL Gultom, yang merupakan salah satu tim saat melakukan pantauan dilokasi proyek pembangunan SMPN 05 Kecamatan Langgam itu, Kepala Sekolah, Syukur, meminta DL Gultom (ketua LSM), datang ke Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan yaitu, pada tanggal 15 Januari 2018 lalu.

Dalam kesempatan pertemuan sesuai jadwal yang ditentukan sang Kasek, Syukur, ternyata yang ditemui oleh ketua LSM Penjara-Indonesia, DL Gultom bersama redaksi media borgolnews.com, hanya Kepala Dinas pendidikan, Syafrudin, tanpa di hadiri sang Kasek SMPN 05 Kecamatan Langgam, Syukur.

Ketika wawancara soal penerimaan dugaan upeti sebesar Rp.15 juta/bulan berlangsung menurut DL Gultom, Kepala Dinas Pendidikan Pelalawan, Syafrudin Pun membenarkan, jika Kepala Sekolah (Kasek), Syukur, telah datang menemui Kadis Pendidikan,  Syafrudin, untuk minta maaf atas perkataanya.

Dijelaskan Syafrudin (Kadis), kalau jatah uang sebesar Rp.1500.000 yang diterima dari anak buahnya (Kepala Sekolah), tidak ada hubungan dengan nilai proyek USB SMPN 05 Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan, jelas DL Gultom mengulangi pernyataan sang Kadis. (red/borgolnews/harianberantas).
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas