Headlines News :
Home » » Humas Polres Kampar Sebarkan Rilis Berita Hoax di Group WhatssApp

Humas Polres Kampar Sebarkan Rilis Berita Hoax di Group WhatssApp

Written By Harian Berantas on Thursday, January 11, 2018 | 3:53:00 PM

Harianberantas, Pekanbaru - Kode Etik Journalis (KEJ) dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers kembali ditunggangi oknum yang tak bertanggung jawab. Dimana kali ini oknum Polres Kampar kesatuan Polda Riau, bersama beberapa oknum Wartawan dan perusahaan Pers media diketahui telah menyebarkan berita bohong melalui sarana internet (media internet) untuk memojokkan salah satu perusahaan Pers, yaitu media siber riauinvestigasi.com.
 

               Deni Yusra Humas Polres Kampar                      Bukti Postingan Rilis Berita 

Adapun dugaan perbuatan melawan hukum dalam penyebaran informasi yang tidak benar, bohong dan hoax yang dirilis dan diposting dalam WhatssApp group rekan Polres Kampar, yang dilakukan oknum Humas Polres Kampar (Deni Yusra) kepada beberapa rekan Pers media yang tergabung didalam group WA Rekan Polres Kampar terkait pemberitaan yang dimuat perusahaan Pers Media Riau Investigasi pada tanggal 09   Januari 2018 sebelumnya dengan judul “Diduga Campur Tangan Aparat Polres Kampar, Eka Rianto ST “ Pak Kapolres Marah-marah” "

Berikut rilis berita Polres Kampar yang diposting melalui WhatssApp Group Rekan Polres Kampar, yang terkesan mengkebiri UU Pokok Pers Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers:

“ Terkait Pemberitaan Miring di Media Online, Kapolres Kampar berikan penjelasannya

Kampar – Selasa (9/1/2018), terkait pemberitaan media online riau investigasi yang menyebutkan bahwa Kapolres Kampar marah kepada wartawan media tersebut karena melakukan pemotretan dan peliputan tentang proyek pembangunan ruang tahanan Polres Kampar ini penjelasan Kapolres
Saat dikonfirmasi langsung kepada Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto SIK, MH, dijelaskan beliau sebagai berikut:

1.    Bahwa Kapolres Kampar menyatakan tidak pernah memarahi wartawan riau investigasi terkait masalah pembangunan ruang tahanan Polres Kampar yang merupakan proyek hibah Pemkab. Kampar.
2.    Bahwa pembangunan ruang tahanan Polres Kampar ini dilaksanakaan sepenuhnya oleh Pemkab Kampar melalui Dinas PU tanpa campur tangan pihak Polres Kampar.
3.    Lokasi pembangunan ruang tahanan ini berada didalam lingkungan Polres Kampar, sepatutnya siapapun yang ingin berkegiatan dilingkungan Markas Kepolisian hendaknya meminta izin kepada kesatuan terkait karena ada aturan internal yang mengatur untuk memasuki Markas Kepolisian.
4.    Kapolres Kampar tidak menghalangi pihak manapun yang ingin mengetahui proses pembangunan ini asalkan sesuai aturan dan etikanya, bahkan bila perlu Pihak Kepolisian akan mendampinginya apabila telah meminta izin selama tidak menyalahi aturan atau mengganggu aktivitas kerja personil.
5.    Kapolres Kampar meminta kepada wartawan terkait maupun medianya untuk meluruskan pemberitaan ini yang terkesan mendiskreditkan Kapolres Kampar maupun instansinya.

Dalam pemberitaan ini juga disebutkan bahwa wartawan riau Investigasi telah melakukan pembicaraan telepon yang cukup lama dengan Kasat Reskrim AKP Fajri SH, SIK terkait masalah proyek pembangunan ruang tahanan Polres Kampar ini, namun saat dikonfirmasi kepada Kasat Reskrim Polres Kampar ini beliau juga membantah pernah berkomunikasi dengan wartawan Riau Investigasi ini, sehingga apa yang disampaikan dalam pemberitaan media ini perlu diluruskan.

Demikian penjelasan Kapolres Kampar terkait pemberitaan media riau investigasi sebagaimana dijelaskan melalui Humas Polres Kampar, diharapkan penjelasan ini dapat meluruskan pemberitaan sebelumnya.

Relis berita yang terkesan bohong dan hoax yang diposting dan dibagikan kepada rekan Wartawan media yang tergabung dalam Group WA Rekan Polres Kampar untuk dipublikasi dengan berbagai macam judul dan kemasan isi berita yang tidak sesuai fakta, dan hanya mengkibiri kaidah-kaidajh Jurnalis.

Uniknya, rilis berita yang masing-masing diposting beberapa media online itupun, dijadikan dan dianggap sebuah karyanya masing-masing si-Wartawan media itu sendiri tanpa menyebutkan asal mual sumber berita yang diperoleh, seperti ulah media  detakkampar.co.id, utusannews.com, liputankepri.com, buserkriminal.com, puterariau.com, nusapos.com,redaksimedinas.com,kabarpesisir.com,ulasfakta.com
Bahkan ada diantara beberapa media media online tersebut memuat judul yang terkesan bohong dan hoax yaitu dimuat media media www.puterariau.com dengan judul “Kapolres Kampar sayangkan Berita Hoak Media Online Lokal di Riau yang Tak Profesional“.

Postingan judul berita media puterariau.com yang tidak pernah melakukan konfirmasi berita terlebih dahulu tersebut, terkesan menghasut dan merusak tatanan hubungan kemitraan yang baik antara insan Pers dengan Polres Kampar, serta merusak dan perampasan kebebasan Pers Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Sebab judul dan kemasan isi berita medianya tidak benar, bohong dan hoax. 

Dengan tindakan perbuatan melawan hukum dalam hal penyebaran berita bohong dan hoax melalui via WhatssApp dan media internet yang diduga dilakukan oleh oknum Polres Kampar, dan beberapa media online tersebut diatas, jajaran pemimpin perusahaan Pers Media Riau Investigasi yang diterbitkan PT. Media Putra Melayu Surya Abadi, Notaris, ADE RADIANSYAH PUTRA, SH. MKn, dan SK Kemenkumham RI, Nomor: AHU - 0004147.AH.01.01, menyatakan sikap akan melakukan somasi resmi sesuai peraturan perndang-undangan Pers No 40 Tahun 1999 Tentang Pers, dan peraturan perundang-undangan hukum lainnya.

Langkah pernyataan sikap jajaran pimimpinan perusahaan Pers Media Riau Investigasi untuk menggugat dan menguji material hukum terkait dugaan perbuatan para aktor penyebar berita yang tidak benar tersebut, sebagai efek jera bagi oknum-oknum yang tak bertanggung jawab berikutnya. 

Sumber : RiauInvestigasi.Com

Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas