Headlines News :
Home » » Dugaan Korupsi Pembangunan Areal Parkir Stadion Kampar Tahun 2012 sebesar Rp10 Miliar Menguak

Dugaan Korupsi Pembangunan Areal Parkir Stadion Kampar Tahun 2012 sebesar Rp10 Miliar Menguak

Written By Harian Berantas on Monday, January 15, 2018 | 7:48:00 PM


HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Tahun 2012 memang sudah lama berlalu, namun yang nama dugaan pelanggaran hukum, kapan saja dan dimana pun harus dituntut untuk dipertanggungjawabkan.
Pasalnya, pada tahun anggaran 2012 silam yang lalu, pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Kampar-Riau yang dipimpin oleh Bupati Jefry Noer, diketahui telah mengalokasikan nilai APBD yang diperuntukkan untuk pembangunan lokasi parkir stadion Bangkinang dengan nama kegiatannya “Pekerjaan Pembangunan Landscape dan Areal Parkir Stadion Tuanku Tambusai.

 Beginilah kondisi areal parkir stadion Tuanku Tambusai-Kampar saat diukur tim Wartawan dan aktivis

Namun, proses pelaksanaan pekerjaan pembangunan landscape (taman)  dan areal parkir stadion Tuanku Tambusai di Kabupaten Kampar tahun anggaran 2012 tersebut penuh dengan misteri dan sandiwara.

Mengapa tidak,  mulai dari keberadaan proyek yang kabarnya sudah rampung dikerjakan, sarat dengan penyimpangan hingga nilai biaya anggaran yang dianggap lelucon menjadi sorotan media ini.
   
Hal ini sungguh menarik diungkapkan karena besaran nilai proyek itu hanya untuk membangun sebuah lahan parkir dan harus menghabiskan biaya anggaran yang berasal dari sumber dana APBD Kampar sebesar R10 miliar. 

Sungguh ironis, ternyata uang rakyat yang cukup lumayan besar (Rp10 M) itu, hanya untuk membangun lahan parkir stadion saja dengan ukuran luas tidak mencapai  0,3 hektar.

Dugaan penyimpangan (korupsi) ini mulai terungkap, setelah awak media ini bersama salah satu aktivis anti korupsi dari Pekanbaru-Riau melakukan penelusuran dilokasi beberapa waktu lalu yang didukung dengan perolehan beberapa bukti penyimpangan lapangan.

Disebutkan, dalam ULP pemkab Kampar tahun anggaran 2012, serta informasi lain yang berhembus menjadi refrensi untuk mencari kebenaran proyek itu.  Sehingga tim media Harian Berantas bersama beberapa Wartawan media lokal lain dan aktivis dari LSM, mencoba mencari kebenaran terkait keberadaan lokasi paket proyek yang diduga penuh penyimpangan dan rekasaya itu.

Pada saat di lokasi, keberadaan proyek itu ditemukan terletak persis di depan pintu Stadion Tuanku Tambusai Bangkinang.

Dimana terlihat kegiatan pembangunan yang telah rampung dilakukan pengerjaannya, tiga baris landscape yang berbentuk taman yang agak panjang ditanami pohon pinang, dan juga pekerjaan sekitar dua puluh ribuan paving block disertai cor yang berukuran panjang sekitar dua puluh meter saja, Itu pun hanya terletak pada satu tempat.

Informasi yang dihimpun media dari salah seorang warga sekitar stadion bernama bernisial Is mengatakan, "Setahu saya proyek yang dibangun pada tahun 2012 di stadion  itu areal parkir yang sekarang itu bang. Kalau lahan parkir yang diseberang di jalan lintas kalau gak salah, dikerjakan tahun 2013 atau 2014" ujar Is.

Oyong Rizal ST selaku penanggungjawab atau PPTK proyek tersebut saat hendak dikonfirmasi awak media, (08/01) dikantornya pekan lalu, tak masuk kantor. “Saya dilapangan pak. Hari ini saya tak masuk kantor, kata Oyong.

Sementara konfirmasi tertulis media terkait kasus dugaan penyimpangan proyek landscape dan areal parkir stadion Kampar yang didanai APBD Kampar tahun 2012 senilai Rp10 miliar itu, sampai berita ini naik, keterangan yang pasti dari pihak pejabat terkait, belum ada. (hombing).

Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas