Headlines News :
Home » » Dinas PU Perkim Riau Diduga "Kongkalikong" dangan Rekanan.

Dinas PU Perkim Riau Diduga "Kongkalikong" dangan Rekanan.

Written By Harian Berantas on Friday, January 5, 2018 | 3:00:00 PM

HARIANBERANTAS, INHU- Proyek pembangunan, peningkatan kualitas PSU permukiman Kabupaten Inhu 2, yang bersumber dari APBD TA 2017 Prov Riau melalui satuan kerja ( Satker) Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Prov Riau, patut diduga jadi ajang korupsi. Pasalnya, pekerjaan proyek pembangunan, peningkatan kualitas PSU permukiman Kab Inhu 2 yang menggunakan APBD Prov Riau TA 2017 sebesar Rp 2.2 Milyar yang dikerjakan oleh pihak rekanan PT. Gading Perkasa yang berkantor di jalan Ade Irma Suryani no 10 Rengat ini, tidak tuntas di tahun 2017 Silam.

Alhasil, volume pekerjaan dilapangan banyak yang terbengkalai, sehingga menimbulkan teka teki di awal tahun 2018 ini.

Dari hasil pantauan tim wartawan www.harianberantas.co.id, Jumat (05/01) di salah satu titik lokasi pekerjaan yang dilaksanakan oleh PT. Gading Perkasa selaku pemegang kontrak kerja dengan masa kerja 90 hari kalender, yaitu jalan Bumi Bhakti Rt 05 Rw 08 Kelurahan Pematangreba, Kecamatan Rengat Barat, Kab Inhu, terlihat 5 (lima) orang tenaga kerjanya sedang bekerja melanjutkan kembali pekerjaan proyek tersebut. Bahkan, sudah ada lebih kurang 8 meter dikerjakan tambahan hasil kerja tahun 2017.

Awak media www.harianberantas.co.id menggali informasi dari 5 orang pekerja tersebut. kelimanya mengatakan, mulai dari semalam (Kamis 04/01-red) kami sudah bekerja kembali. Bapak kan tau kami ini hanya pekerja. Disuruh kerja, ya kami pun kerja, " Kata salah satu  pekerja yang tidak ingin ditulis jati dirinya.

Menurut Dwi, warga Rengat selaku pelaksana proyek tersebut saat diwawancarai di lokasi proyek mengatakan, PT. Gading Perkasa, sudah diblacklist oleh pihak Dinas Perkim Prov Riau. Karena, volume pekerjaan yang dibayarkan hanya 44 % dari kontrak kerja.

"Sebelumnya sudah saya sampaikan sama Pak Manipol selaku PPTK proyek ini. Lagi pula masyarakat yang memakai jalan ini, meminta kepada saya, agar dilanjutkan karena, tanggal 10 nanti ada warga perumahan yang mau pesta,"Ucapnya dengan singkat.

Melihat dilanjutkannya pekerjaan proyek tersebut, patut diduga ada kongkalikong antara pihak rekanan selaku pelaksana proyek dengan pihak dinas terkait.

Secara terpisah, Pejabat Pengawas Teknis Kegiatan ( PPTK), Manipol, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Jumat (05/01) membenarkan ada pekerjaan lanjutan APBD Prov Riau TA 2017 yang dikerjakan oleh PT. Gading Perkasa di titik lokasi pekerjaan Jalan Bumi Bhakti Rt 05 Rw 08, Kel. Pematang Reba, Kec. Rengat Barat, Kab. Inhu, untuk menyelesaikan pekerjaan yang tidak siap di tahun 2017 kemarin. Sedangkan PT. Gading Perkasa selaku pemilik kontrak sudah diblacklist dengan alasan pekerjaan proyek itu dilapangan tidak tuntas sesuai perjanjian yang termuat dalam kontrak kerja pada tahun 2017 silam.

Ketika ditanya realisasi pembayaran kepada pihak rekanan PT. Gading Perkasa. Manipol mengatakan, yang dibayarkan hanya sesuai dengan hasil pekerjaan yang selesai dikerjakan. Total hasil pekerjaan yang tuntas hanya sekitar 44 %. Pokoknya PT. Gading Perkasa sudah diblacklist, Sebut Manipol menjawab awak media.

Sementara, Yamin, selaku pemilik PT. Gading Perkasa mengatakan, PT PT. Gading Perkasa itu milik saya. Tapi, bukan saya yang mengerjakan proyek itu. Perusahaan saya pinjamkan kepada Dwi Rengat melalui kesepakatan di Akte Notaris. Saya sudah tau bahwa pekerjaan proyek tersebut tidak tuntas dikerjakan di tahun 2017 lalu.

"Masalah perusahaan saya kena blacklist, saya sudah tau, itu urusan saya nanti dengan sipeminjam," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, tidak diketahui siapa rekanan atau perusahaan yang melanjutkan pekerjaan proyek milik PU Riau yang terbengkalai tersebut. Sehingga patut diduga adanya persengkokolan antara pihak Dinas PU Riau dengan rekanan untuk meraup keuntungan yang lebih besar. ( Lam Manurung).
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas