Headlines News :
Home » » Diduga PT PLM Gunakan BBM Bersubsidi, Devisi Hanter LAI Riau Minta Penegak Hukum Bertindak

Diduga PT PLM Gunakan BBM Bersubsidi, Devisi Hanter LAI Riau Minta Penegak Hukum Bertindak

Written By Harian Berantas on Friday, January 26, 2018 | 9:02:00 PM

HARIANBERANTAS, INHU- Perusahaan PT. Palm Lestari Makmur (PLM) bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit yang terletak di Desa Penyaguhan Kecamatan Batang Gansal Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) diduga kuat menggunakan BBM (Bahan Bakar Minyak) bersubsidi jenis solar untuk kepentingan aktivitas perusahaan. 

 puluhan jerigen plastik, ukuran 20-30 liter yang berisikan BBM jenis solar dari SPBU

Berdasarkan hasil investigasi dilapangan, ditemukan puluhan jerigen ukuran 20-30 liter yang berisi minyak solar berjejer didepan perusahaan tersebut.

Menurut keterangan salah seorang karyawan yang berhasil ditemui awak media dilokasi menyatakan, jika BBM jenis solar tersebut dibeli dari salah satu SPBU yang ada di Kecamatan Batang Gansal.

Menyikapi hal ini, Ketua Divisi Hanter (Pertahanan Teritorial) Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) Provinsi Riau melalui Ketua Bidang Advokasi, Syawal Harahap SH, dengan meminta aparat hukum dalam hal ini Polres Inhu maupun Kejaksaan Inhu untuk menyikapi masalah ini.

“Bagaimana sebuah perusahaan bisa dengan bebas menggunakan BBM bersubsidi dalam melakukan aktivitasnya, tentu akibat lemahnya pengawasan dari pihak  terkait,” ungkapnya. Untuk itu atas nama lembaga ini kita meminta kepada pihak-pihak yang berwenang untuk menindak lanjuti masalah ini.

“Ini adalah masalah serius, sebab BBM bersubsidi merupakan haknya masyarakat dan bukan untuk digunakan oleh perusahaan, karena BBM untuk perusahaan harus pakai BBM Industri ” tegasnya.

Dijelaskan Syawal, selama ini kita sudah mendengar jika banyak perusahaan yang menggunakan BBM Bersubsidi dalam melakukan kegiatannya, namun hal tersebut sulit untuk dibuktikan.

“Namun hari ini kita melihat langsung hal tersebut, dan bahkan berdasarkan pengakuan dari pihak perusahaan sendiri mereka membeli BBM tersebut dari SPBU, hal ini tentu saja sudah melanggar aturan,” pungkasnya.

Terpisah, Humas PT. PLM, Ridwan saat dikonfirmasi awak media ini melalui sambungan telepon selulernya, Kamis (25/01) mengatakan, gak ada PT. PLM pakai BBM bersubsidi, karena dari dulu kita pakai BBM Industri melalui Bu Asung yang di PT. SKIP. PT. SKIP itukan group Pak Johor Toko Damai Rengat. "Kurasa kalau kita pakai BBM bersubsidi sudah lama dipermasalahkan pihak kepolisian, baik Polres Inhu maupun Polda Riau," ucapnya 

Pak Johor kan punya saham juga di PT. PLM, makanya kebutuhan BBM kita order melalui PT. SKIP. Kalau dibilang kami pakai BBM bersubsidi seperti yang diakui si sopir itu gak benar. Kalaupun sopir saat itu ada muatan BBM yang katanya dari SPBU, kan PT. PLM juga ada sopir kontrak, entah mau dibawa kemana BBM itu, saya sendiri gak tau," sebutnya menjawab Harian Berantas. (L Manurung)  
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas