Headlines News :
Home » » AKBP Deni Okvianto Diduga Campur Tangan Dalam Proyek Rutan Polres Kampar, Eka Rianto ST: "Pak Kapolres Marah-Marah"

AKBP Deni Okvianto Diduga Campur Tangan Dalam Proyek Rutan Polres Kampar, Eka Rianto ST: "Pak Kapolres Marah-Marah"

Written By Harian Berantas on Tuesday, January 9, 2018 | 11:29:00 AM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Terkait terbengkalainya pekerjaan proyek rutan Polres Kampar dengan nilai kontrak tahun 2017 sebesar Rp1. 575.296.000 atau Rp1,5 miliar yang pengerjaannya masih dikerjakan hingga kini (2018) oleh kontraktor CV. Lidya Pratiwi, terkesan adanya campur tangan oleh aparat Polres setempat. Pasalnya,  tim media dan aktivis dari LSM saat turun ke lokasi untuk mengambil dokumen gambar proyek rutan yang berada di Kabupaten Kampar Bangkinang beberapa hari yang lalu membuat Kapolres Kampar, AKBP Deni Okvianto, berang


 PPTK, Eko Rianto ST saat menghubungi Kapolres Kampar melalui Kasat Reskrim AKP Fajri, Senin (08/01)
 
Hal ini secara eksklusif disampaikan oleh PPTK proyek Dinas PUPR Kabupaten Kampar Eka Rianto, ketika Wartawan dan LSM menyambangi ruang kantornya sembari menyampaikan surat konfirmasi.

"Oh bapak yang kemarin yang datang photo-photo itu (Proyek Rutan Polres)  di kantor Polres? Pak Kapolres itu marah-marah dan marah besar. Pak kasat disuruh untuk mencari tahu, karena datang seperti penyusup aja", ujar Eko Rianto ST kepada media dan aktivis dari LSM Komunitas Pemberantas Korupsi, Senin (08/01/2017) siang kemaren.

Begitu Mendengar pernyataan sang PPTK, Eko Rianto ST tersebut, tak pelak tim media yang diketuai Toro, juga ikut berang sambil menanyakan alasannya sang Kapolres Bangkinang Kabupaten Kampar itu marah-marah terhadap tim yang bertugas saat turut mengontrol kegiatan pembangunan milik negera dalam hal itu pemerintah daerah (Pemda) setempat Kampar.
 
"Ngapain pak kapolres-nya marah-marah pak?  apa alasannya?  Pak kapolres di proyek itu sebagai apa kok marah-marah. Seharusnya dia Kapolres, AKBP Deni Okvianto itu minta syukur karena ada yang memantau bobrok yang terjadi di proyek itu, apalagi peruntukkan pembangunan itu untuk Polres Kampar itu sendiri". tanyanya balik sembari meminta untuk menelepon Kapolres Kampar dimaksud.

Melalui sambungan nomor handphon miliknya Eka Rianto ST kepada Kapolres, AKBP Deni Okvianto melalui Kasat Reskrim, AKP Fajri, yang ingin mencari tim Wartawan dan LSM yang telah berhasil mengambil dokumen gambar proyek rutan polres itu.

"Pak, ini mereka (Wartawan-red) yang photo-photo proyek rutan kemarin di polres, karena kemarin pak kapolres marah-marah, kita jumpa sama dulu sama mereka", ujarnya Eka ketika menghubungi seorang polisi yang diketahui bernama Fajri, pangkat AKP itu.

Komunikasi pun langsung disambut baik oleh ketua tim, Toro, melalui handphon miliknya PPTK proyek, Eka Rianto ST dengan percakapan yang cukup lumayan panjang dan terdokumentasi dalam rekaman sebagai salah satu bukti buat Divpropam Polri selanjutnya.

Dalam percakapan antara oknum Polres Kampar dengan media, petugas Polres Kampar yang mengaku bernama Fajri itu membantah adanya campur tangan pihaknya sebagai aparat hukum dalam urusan pembangunan proyek yang diduga penuh kecurangan itu.


Ia juga mengatakan bahwa proyek itu belum di serahterimakan oleh dinas PUPR Kabupaten Kampar ke pihak polres Kampar hingga saat ini, dan lagi yang meminta rutan Polres Bangkinang itu dulu dibangun, Kapolres kepada Bupati Kampar, sebut Fajri. (Tim)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas