Headlines News :
Home » » Berikut Hak Jawab/Tanggapan Redaksi Serangkaian 9 Berita Bupati Bengkalis Yang Dimuat Harian Berantas, semoga bermanfaat!

Berikut Hak Jawab/Tanggapan Redaksi Serangkaian 9 Berita Bupati Bengkalis Yang Dimuat Harian Berantas, semoga bermanfaat!

Written By Harian Berantas on Thursday, November 9, 2017 | 10:36:00 AM

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..!

Kami sangat berterima kasih atas respon pengaduan saudara Amril Mukminin, Bupati Bengkalis kepada Dewan Pers tanggal 30 Juli 2017 mengenai pemberitaan kami pada edisi tanggal 6, 11, 12, 17, 19 Januari 2017, tanggal 3 Mei 2017, tanggal 6 Juni 2017, tanggal 22, 25 Agustus 2017, sebagiamana rekomendasi dari hasil pernyataan penilaian dan rekomendasi (PPR) Dewan Pers Nomor: 25/PPR-DP/IX/2017. Kami memohon maaf  jika hal tersebut menjadi kurang berkenan menurut saudara Amril Mukminin (Bupati) terhadap kami. 

   Dok; Penyelesaian Pengaduan Bupati Bengkalis terhadap media Harian Berantas, Selasa (29/08/2017) 

Sebagai penjelasan, akan kami tuangkan beberapa hal dalam point-point di bawah ini:
  1. Terima kasih atas pengaduan Saudara Amril Mukminin, Bupati, mengenai berita yang dimuat perusahaan Pers Media Harian Berantas, edisi Jumat  tanggal 6 Januari 2017 dengan judul, “Terkait Dugaan Korupsi Bansos Rp272 M, Bupati Amril Mukminin Tak Kebal Hukum”, dan berita edisi Kamis 12 Januari 2017 yang berjudul menurut isi remondasi PPR Dewan Pers “Bupati Bengkulu Terancam Dilaporkan Balik ke Polisi”. Dimana menurut penelitian Dewan Pers dalam hal memperhatikan  judul dan isi kemasan berita yang dimuat Pers Media Harian Berantas tersebut, mengandung konflik kepentingan.
Perlu kami kritisi, bahwa berita yang dimuat Pers Media Harian Berantas pada edisi Jumat  tanggal 6 Januari 2017, merupakan perkembangan berita informasi ketika tersangka, barang bukti dan berkas Ketua DPRD Bengkalis yaitu, Heru Wahyudi diserahkan oleh penyidik Polda Riau kepada penyidik Aspidsus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau pada hari Rabu (04/01/2017), dalam hal kasus perbuatan dugaan tindak pidana korupsi anggaran basos/hibah tahun 2012. 

Dimana saudara Bupati Amril Mukminin saat menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Bengkalis periode 2009-2014 bersama tersangka lainnya di dalam Laporan Hasil Audit BPKP Perwakilan Provinsi Riau, dan beberapa Surat Dakwaan Jaksa (JPU) yang kami peroleh, dan diperkuat lagi dengan bukti Putusan Hakim Tipikor PN/PT Pekanbaru dalam kasus korupsi yang sama, saudara Bupati Amril Mukminin pada saat menjabat anggota DPRD Bengkalis periode 2009-2014, disebut telah ikut serta memperkayakan diri dari nilai kerugian keuangan negara  yang terjadi.

Perlu kami kritisi, bahwa berita yang dimuat media Harian Berantas pada edisi Jumat  tanggal 6 Januari 2017 tersebut, juga telah diberitakan media massa yang terdiri dari media stasiun televisi, media cetak dan elektronik.

Sementara berita yang dimuat media Harian Berantas edisi Jumat  tanggal 6 Januari 2017 yang berkaitan dengan kasus dugaan korupsi dana Bansos/Hibah untuk Kabupaten Bengkalis tahun 2012 yang sebesar Rp272.277.491.850 (Rp272 miliar) dimaksud, berdasarkan hasil wawancara yang kami lakukan kepada Kapolda Riau, Irjen Pol Zulkarnain melalui Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, dan kepada Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, yaitu Mispiduan SH, MH, pada hari Kamis tanggal 05 Januari 2017, dimana  saat ini bukti rekaman hasil wawancara yang kami lakukan masih terdokumentasi (tersimpan) sesuai kemasan pemberitaan media Harian Berantas. 

Perlu kami kritisi, selain Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, dan Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Mispiduan SH, MH yang merupakan sumber informasi, sehingga media Harian Berantas dapat memuat berita edisi tanggal 6 Januari 2017 tersebut, didasari beberapa sumber informasi lainnya yaitu bukti tanda terima surat laporan dan klarifikasi kasus dugaan korupsi anggaran bansos/hibah yang disampaikan oleh LSM Komunitas Pemberantas Korupsi kepada lembaga Ombudsman RI, Presiden RI, DPR RI, Kapolri dan Polda Riau. Kami memohon maaf  jika hal tersebut kurang berkenan menurut saudara Amril Mukminin (Bupati) terhadap kami. 

2.    Terima kasih atas pengaduan saudara Amril Mukminin, Bupati selaku anggota DPRD Bengkalis periode 2009-2014 kepada Dewan Pers, mengenai berita kami media harianberantas.co.id edisi Kamis 19 Januari 2017, dengan judul “Kapolda Riau Pimpin Audensi Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Bansos Bengkalis” 

Perlu kami jelaskan, bahwa berita yang dimuat media harianberantas.co.id pada edisi Kamis 19 Januari 2017, memang benar. Dimana agenda audiensi soal perkembangan kasus dugaan korupsi Bansos Bengkalis tahun 2012, dan ditangani oleh Reskrimsus Polda Riau sejak tahun 2013 tersebut, dipimpin langsung oleh Kapolda Riau bersama tiga (3) orang personilnya yaitu, Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Dir Binmas Polda Riau, Kombes Kris, dan Direktur Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Rivai Sinambela. Kami mohon maaf  jika hal tersebut kurang berkenan menurut saudara Amril Mukminin (Bupati) terhadap kami, karena bukti dugaan keterlibatan saudara Amril Mukminin dan kawan-kawan dalam kasus dugaan korupsi Bansos/Hibah yang sama, telah kami sampaikan kepada Kapolda Riau, Kapolri, Presiden, KPK, dan Komisi II DPR RI.

3.    Terima kasih juga atas pengaduan saudara Amril Mukminin, Bupati, selaku mantan anggota DPRD Bengkalis dalam kasus dugaan korupsi dana bansos/hibah untuk Kabupaten Bengkalis tahun 2012, mengenai berita kami media harianberantas.co.id pada edisi 11 Januari 2017 dengan judul berita, “Bupati Amril Mukminin Diduga Terlibat, Polda Riau Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Bansos Bengkalis’ dan serta judul berita edisi 3 Mei 2017, “Lagi-Lagi Ketua DPRD Bengkalis Terdakwa Korupsi Bansos Bengkalis Dituntut 8,6 Tahun Penjara, Kapolri Dituntut Usut Dugaan Keterlibatan Amril, dkk”.

Perlu kami kritisi, bahwa berita yang dimuat perusahaan Pers media harianberantas.co.id pada edisi 11 Januari 2017 yang berjudul, “Bupati Amril Mukminin Diduga Terlibat, Polda Riau Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Bansos Bengkalis’, berdasarkan wawancara kami media harianberantas.co.id kepada ketua investigasi Laskar Anti Korupsi (LAKI), pada hari Rabu (11/01/2017) sore, juga kepada koordinator Team Observasi Penggunaan Anggaran Negara dan Anggaran Daerah (TOPAN-AD) wilayah Riau, Sumbar, Jambi, pada hari yang sama (11/01/2017), serta keterangan Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, sebagaimana isi kemasan berita perusahaan Pers harianberantas.co.id

Perlu kami kritisi, bahwa isi kemasan judul berita “Bupati Amril Mukminin Diduga Terlibat, Polda Riau Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Bansos Bengkalis” diatas, dibarengi upaya konfirmasi yang telah kami perusahaan Pers media harianberantas.co.id lakukan kepada saudara Amril Mukminin selaku mantan anggota DPRD Bengkalis (2009-2014). Bahkan jawaban/keterangan konfirmasi tertulis yang disampaikan perusahaan media harianberantas.co.id kepada saudara Amril Mukminin pada bulan November 2016 dan bulan Januari 2017, tidak saudara jawab.

4.    Mengenai judul berita yang dimuat harianberantas.co.id pada edisi 3 Mei 2017, memang berangkat dari fakta persidangan pada saat Jaksa (JPU) menyerahkan rekap sebagai bukti jika para anggota DPRD Bengkalis (2009-2014) ada terlibat dalam kasus dugaan korupsi yang sama kepada Hakim yang mengadili perkara pada Pengadilan Negeri Pekanbaru. 

Perlu kami jelaskan, bahwa berita yang  dimuat media harianberantas.co.id, berkaitan dengan kasus dugaan korupsi anggaran bantuan sosial (bansos)/hibah untuk Kabupaten Bengkalis tahun 2012 yang sebesar Rp272.277.491.850 (Rp272 miliar) yang kaitannya dengan saudara Amril Mukminin, Bupati selaku mantan anggota DPRD Bengkalis (2009-2014), berdasarkan bukti data yang kami himpun dalam Laporan Hasil Audit (LHA) BPKP RI Perwakilan Provinsi Riau, Nomor: SR-250/PW04/5/2015 tanggal 3 Juli 2015, dan didalam Surat Dakwaan Jaksa terhadap beberapa Terdakwa lainnya, diperkuat lagi dengan bukti putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Pekanbaru dan Pengadilan Tinggi Pekanbaru terhadap beberapa terpidana korupsi lainnya yang sama. 

Dimana dalam LHA BPKP RI Perwakilan Provinsi Riau, Surat Dakwaan Kejaksaan dan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Pekanbaru dan Pengadilan Tinggi Pekanbaru yang kami peroleh, menyebutkan jika suadara Amril Mukminin bersama kawan-kawan yang lain, disebutkan telah ikut menikmati dan memperkayakan diri sendiri atas kerugian keuangan negara dalam kasus dugaan korupsi anggaran Bansos/Hibah untuk Kabupaten Bengkalis tahun 2012 yang sebesar Rp272.277. 491.850 (Rp272 miliar) tersebut.

Mengingat pasal demi pasal atas hasil pernyataan penilaian dan rekomendasi (PPR) Dewan Pers, Nomor: 25/PPR-DP/IX/2017 tentang pengaduan Amril Mukminin terhadap media siber harianberantas.co.id yang kami terima pada tanggal 07 Oktober 2017 yang pada intinya menyebutkan, “Apabila rekomendasi ini (PPR-Dewan Pers) tidak dilaksanakan oleh Teradu (harianberantas.co.id), maka Pengadu atau pihak yang merasa dirugikan dapat membawa kasus ini ke proses hukum (pengadilan)”.

Selain itu, kami mengukur pemberitaan yang harus dipublish bukan dari damai atau tidaknya nilai berita tersebut, tetapi apakah berita itu mengandung kebenaran yang harus diberitakan, karena kami berkeyakinan pesan damai sejati hanya bisa hadir melalui penegakan kebenaran.

Dan yang terpenting dari ini semua, pada dasarnya dalam penulisan berita yang kami lakukan, kami tidak hanya bertanggung jawab terhadap pribadi-pribadi manusia, tetapi kami juga bertanggung jawab kepada Tuhan Yang Kuasa, sehingga kami merasa perlu mempublikasi dan meluruskannya lebih dalam.

Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih atas pengaduan saudara Amril Mukminin, Bupati selaku anggota DPRD Bengkalis periode 2009-2014 kepada lembaga Dewan Pers terhadap pemberitaan kami.


Wassalamu’alaikum wr. wb.



Redaksi/Penjab
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas