Headlines News :
Home » » Sidang Kasus Suap Gubernur Bengkulu, "Saya Ikut Pilkada Berdarah-Darah, Habis Ratusan Miliar..."

Sidang Kasus Suap Gubernur Bengkulu, "Saya Ikut Pilkada Berdarah-Darah, Habis Ratusan Miliar..."

Written By Harian Berantas on Saturday, October 14, 2017 | 2:16:00 PM

HARIANBERANTAS, BENGKULU- Ridwan Mukti selaku Gubernur Bengkulu non aktif, menjalani sidang perdananya dalam perkara dugaan suap, Kamis (12/10/2017) di Bengkulu. Agenda sidang perdana mendengarkan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam dakwaan yang dibacakan JPU disebutkan, pada pertemuan dengan para kontraktor pemenang proyek di kantor Gubernur Bengkulu, pada 5 Juni 2017, Ridwan Mukti sempat marah besar pada para kontraktor yang dianggap kurang patuh.

“Saya ini ikut pilkada berdarah-darah, habis ratusan miliar. Emang kalian di mana selama ini? Jangan-jangan kalian lawan, bukan pendukung saya? Kenapa enggak pamit sama saya? Saya ini mantan pengusaha dan sudah dua periode jadi bupati. Ini sekarang saya jadi gubernur, saya penguasa di Bengkulu,” ujar JPU menirukan Ridwan saat membacakan dakwaan. 

Dalam dakwaannya, JPU memastikan bahwa koordinasi pungutan fee proyek 10 persen atas instruksi Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti yang disampaikan ke istrinya Liliy Madari.

JPU menuntut agar Ridwan Mukti dijerat dengan pasal 12 huruf a UU Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan undang-undang  2001 jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Di pengadilan usai mendengar dakwaan yang dibuat jaksa, Ridwan menyebut dakwaan jaksa dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak ia pahami.

“Saya tidak mengerti apa maksud dari dakwaan. Hanya sedikit saja isi dakwaan itu yang saya pahami,” sebut Ridwan Mukti.

Sidang perdana ini mengagendakan pembacaan dakwaan oleh Tim JPU. Dimana ada 4 orang penuntut umum KPK, yakni M Helmi Syarif, Haerudin, Dian Hamisena, dan Putra Iskandar. 

Sementara itu Maqdir Ismail, penasihat hukum Ridwan Mukti, menganggap JPU memaksakan keterlibatan Ridwan Mukti dari kasus suap yang dilakukan istrinya Lilly Madari. ***
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas