Headlines News :
Home » , » Dugaan Korupsi Mengendap Selama 7 Tahun, Akhirnya Terendus Dua Pejabat Aktif Inhu Jadi Tersangka

Dugaan Korupsi Mengendap Selama 7 Tahun, Akhirnya Terendus Dua Pejabat Aktif Inhu Jadi Tersangka

Written By Harian Berantas on Saturday, October 7, 2017 | 12:31:00 PM

HARIANBERANTAS, INHU--- Kurang kurang lebih tujuh tahun mengendap, akhirnya kasus dugaan korupsi dana Kas Daerah (Kasda) tahun anggaran 2010 yang lalu memakan korban dua pejabat aktif Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) jadi tersangka. Bahkan satu orang diantaranya telah ditahan, sedangkan satu orang lagi masih tahanan kota.
Ilustrasi
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Indragiri Hulu (Inhu), Riau, Supardi SH MH melalui Kasi Pidsus, Agus Sukandar SH, mengatakan, kedua orang TSK ini terkait dengan dugaan kasus korupsi Kas Daerah (Kasda) Pemkab Inhu. Mereka adalah itu Plt Kadis Pasar dan Perdagangan, Raja Marwan Indra Saputra dan Kepala Bidang (Kabid) Informatika Diskominfo Pemkab Inhu, Encik Afrizal.

Keduanya ditetapkan menjadi TSK kasus dugaan korupsi karena tahun 2010 silam melakukan pencarian Kas Daerah sebesar Rp 1,4 miliar dari tiga bank, yakni Bank Mandiri, Bank BNI dan bank BUMD milik Pemkab Inhu, BPR Indra Arta Rengat.

Agus Sukandar menjelaskan, TSK atas nama Raja Marwan Indra Saputra tidak ditahan karena kondisi kesehatan.

“Karena alasan medis, TSK Marwan ditetapkan menjadi tahanan kota,” jawab Kasi Pidsus, Sabtu (7/10/2017).

“Sedangkan kepada TSK atas nama Encik Afrizal telah ditahan dan dititipkan di Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru,” sambung Agus.

Terpisah Kapolres Inhu, AKBP Arif Bastari SIK MH dan Kasat Reskrim AKP Andrie Setiawan SIK, melalui Kanit Tipikor Iptu Agy Ketaren mengatakan BAP tahap II dari Penyidik Tipikor Polres Inhu ke Penyidik Tipikor Kejaksaan Inhu, Senin (2/10/2017).

Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Inhu Ir Hendrizal  MSi membenarkan dua pejabat Inhu mejadi TSK Korupsi. “Barangkali untuk memudahkan penyidikan,” jawab Hendrizal, Jumat (7/10/2017).

Lagi, Hendrizal tidak menepis penangguhan penahanan kepada TSK atas nama Raja Marwan Indra Saputra karena alasan sakit. “Pak Marwan sakit, kan tidak mungkin ditahan,” singkat Hendrizal. ( Lamhot )
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas