Headlines News :
Home » » Demo di Kantor Bupati, GOPR-P Minta Dirut RSUD Selasih Pelalawan Dicopot

Demo di Kantor Bupati, GOPR-P Minta Dirut RSUD Selasih Pelalawan Dicopot

Written By Harian Berantas on Wednesday, October 11, 2017 | 1:17:00 AM

HARIANBERANTAS, PELALAWAN- Puluhan massa yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Peduli Rakyat Pelalawan (GOPR-P), melakukan aksi unjuk rasa (demo) di kantor Bupati Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau, terkait buruknya pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah Selasih (RSUD) Kabupaten Pelalawan, Selasa (10/10/2017).

Aksi unjuk rasa tersebut dikoordinator oleh Bowonaso alias Anas Laia dan sebagai pimpinan juru bicara Faizal,  dengan tujuan menyampaikan pernyataan sikap terkait pelayanan terhadap masyarakat di Rumah Sakit Umum Daerah Selasih (RSUD) Kabupaten Pelalawan yang dinilai buruk, serta meminta Bupati, HM. Harris agar Direktur Dr. Ahmad Krinen dicopot dari jabatannya.

Dalam unjuk rasa siang itu, ada sepuluh (10) pernyataan sikap yang disampaikan diantaranya, - Pelayanan pasien lamban dari meja pendaftaran kepenindakan pasien dengan memakan waktu 30 menit, bahkan sampai berjam-jam.

Dugaan Korupsi di RSUD Selasih tahun 2013 sampai dengan 2016. - Pengelolaan anggaran tidak transparan dan terbukti adanya temuan BPK terkait Klime BPJS tahun 2013/2014. Temuan SPJ 2015 yang kemudian dikembalikan di tahun 2016 oleh BPK. 

Sikap pelayanan tidak ramah kepada pasien. - Dokter POLI Bedah yang tidak stanby di tempat. - Lakukan pengembalian retribusi klime BPJS ke kas daerah. - Kondisi ruangan yang tidak bersih (Baik toilet, kamar pasien dan air).

Tidak jelasnya Administrasi pembayaran biaya pengobatan di RSUD Selasih. - Dirut, Ahmad Krinen diyakini fokus dalam mendukung salah satu seorang Cagubri 2018, karena dia sering mengumbar informasi bahwa Dirut RSUD Selasih ini berada di tim Ring-1 mendukung Cagubri 2018 dan saya sebagai salah satu tim pemenang salah satu calon gubernur 2018.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda), T. Mukhlis dalam menyambut aspirasi yang disampaikan aksi GORP-P. bahkan pihaknya mengaku, telah berkoordinasi dengan Bupati Pelalawan, HM. Harris, Wabup Drs. H. Zardeawan dan para Asisten tentang persoalan ditubuh Dirut RSUD Selasih Pelalawan.

"Setelah saya tahu informasi akan ada Demo hari ini tentang masalah pelayanan di RSUD Selasih. Saya langsung koordinasi dengan pak Pelalawan," terangnya kepada aksi.

Selanjutnya, jawab Sekda untuk permintaan pencopotan Direktur (Dirut) Rumah Sakit Umum Daerah Selasih (RSUD) harus melalui mekanisme dan aturan yang berlaku sebagaimana di oerkut dengan kebijakan Pimpinan (Bupati) dan atau Baperjakad.

"Masalah Direktur (Dirut) Rumah Sakit Umum Daerah Selasih (RSUD) Dr. Ahmad Krinen sebenarnya sudah ada catatan permasalahan ini"

Dikatakan Sekda lagi, untuk menghadirkan Direktur RSUD Selasih dihadapan rekan-rekan, apakah dapat menyelesaikan masalah sebagaiman tuntutan kawan-kawan?. Permintaan rekan-rekan untuk menghadirkan disini Dirut Ahmad Krinen, tentu tidak akan menyelesaikan masalah kan," tegas Sekda dihadapan pengunjuk rasa.

Meskipun rekan-rekan dari GORP-P tidak melakukan aksi demo pada hari ini. Kami selaku pemerintah tetap membuat tim gabungan menindaklanjuti persoalan di RSUD Selasih itu. Apalagi, persoalan ini bukan lagi masalah Ahmad Krinen melainkan masalah institusi dibawah pemerintah (Pemda) Pelalawan, T. Mukhlis, serta  turut menandatangani berita acara kesepakatan bersama dalam penyelesaian permasalahan RSUD Selasih Pelalawan, bersama-sama dengan pengunjuk rasa atas nama Gabungan Organisasi Peduli Rakyat Pelalawan (GOPR-P). 

Menyikapi aksi unjuk rasa yang berlangsung dikantor Bupati Pelalawan, Selasa (10/10) ini, Direktur (Dirut) Rumah Sakit Umum Daerah, Ahmad Krinen Selasih, saat dikonfirmasi melalui via seluler pribadinya, tak dijawab. (Tim)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas