Headlines News :
Home » » Wali Kota Cilegon Ditetapkan Tersangka di Kasus Dugaan Suap

Wali Kota Cilegon Ditetapkan Tersangka di Kasus Dugaan Suap

Written By Harian Berantas on Sunday, September 24, 2017 | 2:12:00 AM

HARIANBERANTAS, JAKARTA- Lembaga anti rasuah atau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi sebagai tersangka kasus dugaan suap. Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah pihaknya memeriksa Iman Aryadi secara intensif usai dilakukan penangkapan dini hari tadi.

"KPK meningkatkan status penanganan perkara dan menetapkan TIA (Tubagus Iman Aryadi) Wali Kota Cilegon sebagai tersangka," kata Basaria di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu 23 September 2017.
Petugas KPK menunjukan barang bukti uang sebanyak satu milyar rupiah lebih dari operasi tangkap tangan izin amdal proyek pembangunan pusat pembelanjaan medern di kawasan Cilegon, Banten, saat rilis di gedung KPK, Jakarta,Sabtu (23/9)
Basaria menjelaskan, selain Wali Kota Cilegon, KPK juga menetapkan lima orang lain sebagai tersangka. Kelimanya yaitu, ADP, H, BDU, TDS, dan EW. 

"Diduga sebagai pemberi (suap) yaitu, BDU, TDS dan EW," jelas Basaria.

BDU, TDS dan EW yang diduga sebagai pemberi suap dijerat pasal 5 ayat 1 huruf a atau pasal 5 ayat 1 huruf b atau pasal 13 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang nomor 20 Tahun 2001, pasal 55 Ayat 1 KUHP.

"Sebagai pihak yang diduga menerima TIA, ADP dan H disangkakan melanggar Undang-Undang nomor 20 Tahun 2001, Passal 55 ayat 1 ke-1 KUHP," pungkas Basaria. (soz)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas