Headlines News :
Home » » Proyek Pemeliharaan Jalan Dalam Kota Pematang Reba Diduga Berbau Korupsi

Proyek Pemeliharaan Jalan Dalam Kota Pematang Reba Diduga Berbau Korupsi

Written By Harian Berantas on Wednesday, September 27, 2017 | 9:55:00 PM

HARIANBERANTAS, INHU- Proses pengerjaan paket proyek pemeliharaan jalan dalam kota Pematang Reba melalui Satuan Kerja (Satker) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang yang bersumber biaya APBD Kabupaten Inhu tahun anggaran 2017 yang dikerjakan oleh pihak ketiga dalam hal ini PT. Nagamas Mitra Usaha, diduga sarat penyimpangan yang berbau korupsi.

Pasalnya, PT. Nagamas Mitra Usaha selaku pelaksana proyek pemeliharaan jalan dalam kota Pematang Reba yang bersumber biaya dari APBD Inhu 2017, dengan kontrak No. 01/KONT/DPUPR-BM/PML/VI/2017 tanggal 14 Juni 2017 senilai Rp3.172.180.000 atau sebesar Rp3,1 miliar lebih, masa pelaksanaannya 180 hari kalender (HK) diduga menggunakan batu pecah base A bercampur tanah kuning.

Berdasarkan hasil pantauan investigasi Perwakilan/Kabiro Harian Berantas wilayah Kabupaten Inhu, Lamhot Manurung, Selasa 26/09/2017 sekira pukul 17.00 wib pada titik pekerjaan dilokasi jalan Seminai, secara jelas ditemukan kondisi proyek di jalan Seminai yang pengerjaannya sudah selesai dilakukan hanya menggunakan material jenis batu pecah Base A bercampur tanah kuning. Bahkan alat berat milik rekanan kontraktor pun, terlihat terparkir di halaman rumah warga setempat.

Selanjutnya, Rabu 27/09/2017 sekira pukul 10.00 Wib, Perwakilan/Kabiro Harianberantas ini  kembali melakukan pemantauan atas hasil pekerjaan proyek pemeliharaan jalan dalam kota Pematang Reba tersebut, namun kondisi pembangunannya terlihat telah menggunakan material batu pecah base A untuk menutupi bahan material Base yang bercampur tanah kuning sebelumnya.

Sehingga, bahan material berupa batu pecah base A telah berubah atau berbeda dengan material batu pecah base A yang sudah terpasang semalaman sebelumnya.

Mandor pelaksana PT. NAGAMAS MITRA USAHA yang berhasil diwawancara harianberantas, Rabu (27/09) di lokasi proyek, jalan Seminai mengatakan, setahu saya material batu pecah yang dipakai adalah material batu pecah base A dari Merak."Saya tidak tau kalau batu base itu bercampur tanah kuning. Langsung aja tanya sama pimpinan. Saya hanya mandor dalam proyek ini," ucapnya.

Selain itu, salah satu anggota konsultan Pengawas CV. BINA CIPTA LESTARI, Delta, saat konfirmasi di lokasi proyek itu juga kepada Harian Berantas, juga mengatakan hal yang sama. jikalau paket proyek pemeliharaan jalan dalam kota Pematang Reba menggunakan bahan material batu pecah base A.

"Kalau mau bertanya lebih jauh proyek ini, langsung saja berkomunikasi dengan pimpinan saya. Namanya pak Ridwan," sebut Delta sambil memberikan nomor hp atasanya itu.

Terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) Proyek pemeliharaan jalan dalam kota Pematang Reba, Marjohan ST, saat diwawancarai media ini di ruang kerjanya, Rabu (27/09) mengatakan, titik titik lokasi kerja PT. NAGAMAS MITRA USAHA selaku pelaksana antara lain jalan lingkar terminal, jalan Kesuma, jalan Seminai dan jalan lingkar Kantor Bupati.

"Saya dapat info dari Pak Kabid DPUPR, Nafriadi katanya pelaksana proyek pemeliharaan jalan dalam kota Pematang Reba memakai material batu pecah base A bercampur tanah kuning. Mendengar info seperti itu, langsung saya tanya sama pelaksana. Ternyata memang betul seperti yang disampaikan Pak Kabid, " ucap PPK ini.

Tambahnya, PT. Nagamas Mitra Usaha selaku pelaksana proyek pemeliharaan jalan dalam kota Pematang Reba, mengakui bahwa material yang dipakai dicampur sedikit dengan tanah kuning. Alasannya sebagai perekat batu tersebut," sebut Marjohan menceritakan pengakuan pelaksana.

"Jangan lagi dimasukkan yang seperti itu, dirawat saja kembali yang sudah terpasang itu. Saya tidak mau lagi kalian buat yang seperti itu," pinta Marjohan menjawab awak media. (Ans/Lamhot)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas