Headlines News :
Home » » Dugaan Penyalahgunaan UP di Disdik Bengkalis Rp1,2 Miliar Perlu Diusut

Dugaan Penyalahgunaan UP di Disdik Bengkalis Rp1,2 Miliar Perlu Diusut

Written By Harian Berantas on Wednesday, September 27, 2017 | 3:05:00 PM

HARIANBERANTAS, BENGKALIS-  Berdasarkan Bukti data otentik diperoleh Harian Berantas dan diperkuat LHP Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI, dengan No. 18.C/LHP/XVIII.PEK/05/2017, tanggal 27 Mei 2017, ditemukan adanya dugaan pelanggaran hukum dalam pengelolaan Uang Persediaan (UP) tahun anggaran 2016 di Dinas Pendidikan (Disdik) Bengkalis, sebesar Rp 1,2 Miiar.
Ilustrasi
Dugaan pelanggaran hukum tersebut, juga dikemukakan oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Bengkalis, Abdul Kadir kepada sejumlah media.

"Kami awalnya, merasa terkejut dengan temuan ini. BPK menyebutkan, Uang Persediaan (UP) di Disdik telah digunakan oleh Bendahara Pengeluaran (BP) yang dibantu oleh 4 orang BP Pembantu pada semua bidang. berdasarkan bukti setor pengembalian atas dana UP ke Kas Daerah dilakukan sebanyak 3 tahap, tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, terangnya.

Menurutnya (Abdul Kadir), berdasarkan hasil pemeriksaan BPK RI menerangkan, keberadaan fisik kas Disdik pada tanggal 24 Pebruari 2017 diketahui, tidak dapat ditunjukan oleh Bendahara Pengeluaran. "Jadi berdasarkan hasil konfirmasi tim BPK RI kepada Bendahara Pengeluaran Disdik, diketahui dana sebesar Rp 1,2 miliar itu, dipergunakan untuk kepentingan pribadi,” ujar Kadir menambahkan.

Sehingga dari hasil rekoemndasi BPK RI tersebut, Bendahara Pengeluaran Disdik, harus diberi sanksi administratif sesuai ketentuan yang berlaku oleh Kepala Dinas Pendidikan, tegasnya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi pada Bendahara Pengeluaran (BP) Disdik Bengkalis, Rusmalidar, melalui Short Message Service (SMS) mengatakan temuan itu, karena belum disetor sampai 31 Desember 2016.

"Itukan belum di setor sampai 31 Desember 2016, sedangkan Maret 2017, udah diselesaikan setorannya, kenapa harus dipersoalkan lagi, "ujarnya ketus.

Selain itu, dari bukti data yang diperoleh Harian Berantas, ditemukan beberapa dugaan penyimpangan anggaran yang dikelola oleh BP atau Bendahara Pengeluaran Disdik Bengkalis mulai dari tahun 2014 s/d tahun 2016 lalu, termasuk uang persediaan (UP) itu juga. Namun rencana dugaan penyalahgunaan anggaran yang berpostensi tersebut bakal diungkap publik hingga adanya perhatian aparat hukum yang membidangi lembaga Tipikor. (Af)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas