Headlines News :
Home » » Meski Frengky Terduga Penghina Suku Batak sudah Minta Maaf, Proses Hukum Tetap Ditempuh

Meski Frengky Terduga Penghina Suku Batak sudah Minta Maaf, Proses Hukum Tetap Ditempuh

Written By Harian Berantas on Saturday, August 26, 2017 | 12:37:00 PM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU--- Salah satu dari tokoh pemuda masyarakat Batak di Pekanbaru, Ir. Ganda Mora, akan mengundang pemuda-pemudi Batak yang terdiri dari mahasiswa/i yang ada di Kota Pekanbaru dan sekitarnya, untuk bersama-sama dalam waktu dekat ikut serta melaporkan unsur dugaan penghinaan harkat, martabat, dan harga diri suku Batak yang diunggah melalui media sosial Facebook oleh Frengki, yang juga merupakan adik sepupu Bupati Kabupaten Bengkalis, Amril Mukminin itu.
Adek-adek kita khususnya suku Batak dari mahasiswa saya undang untuk bersama-sama melaporkan ujaran caci maki dan atau penghinaan terhadap suku kita Batak itu kepolisi. Sebab tindakan penghinaan terhadap suku itu merupakan kerugian moril yang dialami oleh seluruh Suku Batak, tegas Ganda Mora.

Ir. Ganda Mora merupakan salah satu dari tokoh pemuda masyarakat Batak yang ada di Pekanbaru-Riau itu mengatakan, "Permintaan maaf Frengki kepada salah seorang saudara kita bernama Rio Fransiskus Harahap di Kota Duri tetap kita hargai dan menerimanya. Namun yang perlu diketahui, yang namanya Suku Batak itu banyak hingga keluar negeri sana dan berbagai ragam Marga.
Surat Pernyataan dan Permohonan Maaf Frengki atas perbuatannya
Kita akan tetap menempuh jalur hukum, dan adek-adek kita dari mahasiswa/I itulah nantinya yang akan meneruskan pelaporan resmi mereka ke Polisi, supaya proses hukumnya terus berjalan," kata Ir. Ganda, kepada Harian Berantas, Jum,at (25/08/2017) tadi malam.

Ganda Mora mengatakan, sebagai warga Negara yang baik di Republik ini, sangat memahami betul kalau perbauatan ujaran penghinaan terhadap suku dan lain sebagainya itu, apalagi lewat media akun facebook, sangat dilarang dan hukumannya pun berat. 

Tapi ia ingin hal ini menjadikan efek jera dan pelajaran bagi yang lain tanpa terkecuali. “Saya akan mengajak adek-adek kita dari mahasiswa khususnya orang Batak, untuk bertindak cepat melaporkan kasus yang terjadi itu dilaporkan ke Polisi minggu depan." tegas Ganda Mora, yang menyesali perilaku Frengki terduga penghina salah satu etnis suku tersebut.

Bahkan belum lama ini juga, saat tengah jalannya aksi damai ratusan masyarakat atas nama “Gerakan Masyarakat Kabupaten Bengkalis” di Kantor Bupati Bengkalis, Mapolres, Kejari dan didepan gedung kantor DPRD Bengkalis, (21/07/2017), secara tiba-tiba saja media ini dihampiri oleh dia Frengki tanpa sedikit punya tata cara etika, dengan sontak mengatakan, “Saya ini adiknya pak Riki Ketua Pemuda Pancasila di Kabupaten Bengkalis ini. Saya ini adiknya Bupati…..!!! Saya baca berita di Media Harian Berantas itu, macam ada saja masalah keluarga kami sama Bapak di Media Harian Berantas itu.

Tolong kalau ada masalah keluarga kami, duluan hubungi saya, baru diberitakan. Saya ini Frangki, sudah sering masuk keluar dari dalam penjara, ancamnya Frengki, yang diakhiri meminta untuk photo bersama dengan Redaksi Harian Berantas secara silih berganti dengan keluarganya yang hadir. (Yana/Udin).
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas